Kasus Dugaan Pengeroyokan Dihentikan, Arya Claproth Tuntut Karen Pooroe Minta Maaf

Kompas.com - 24/03/2020, 13:43 WIB
Arya Satria Claproth dan kuasa hukumnya, Andreas Nahot Silitonga saat ditemui di Polres Jakarta Selatan, Kamis (5/12/2019). KOMPAS.com/Revi C Rantung Arya Satria Claproth dan kuasa hukumnya, Andreas Nahot Silitonga saat ditemui di Polres Jakarta Selatan, Kamis (5/12/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) kasus dugaan pengeroyokan dan penodongan senjata api yang dilaporkan Karen Pooroe.

Karen Pooroe sebelumnya melaporkan pihak suaminya, Arya Satria Claproth atas dugaan pengeroyokan dan penodongan dengan senjata api.

Terkait dihentikannya penyidikan kasus tersebut, Arya Satria Claproth mengaku akan memaafkan sang istri Karen Pooroe.

Namun, Arya memberikan satu syarat, yakni Karen harus meminta maaf terlebih dahulu.

Baca juga: Polisi SP3 Kasus Dugaan Pengeroyokan dan Penodongan Pistol oleh Pihak Arya Claproth

Kemudian, permintaan maaf itu dimuat tiga media surat kabar ternama Indonesia.

"Hubungi kuasa hukum saya, lakukan permohonan maaf atas ini (menunjukkan surat SP3), ke tiga media besar yang di koran," ucap Arya dalam jumpa pers di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (23/3/2020).

Lebih lanjut, Arya memberikan waktu selama tiga hari ke depan kepada Karen Pooroe untuk membuat permintaan maaf tersebut.

Dengan ancaman, apabila tidak dilakukan maka Arya berencana akan melapor balik Karen ke pihak kepolisian.

"Term and condition-nya tanya sama bapak (kuasa hukum Arya). 3x24 jam, bukan 1x24 jam. Kita kasih 3x24 jam. Kalau tidak? Kita akan lapor balik," ucap Arya dengan tegas.

Baca juga: Hasil Otopsi Anak Karen Pooroe Keluar, Kuasa Hukum: Baru Awal, Belum Rinci

Kemudian, Arya Claproth membacakan pasal 317 KUHP tentang Delik Pengaduan Fitnah.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X