Vonis 18 Tahun Zul Zivilia, Isak Tangis Istri hingga Munculnya Nama Steve Emmanuel

Kompas.com - 19/12/2019, 10:27 WIB
Zul Zivilia usai menjalani sidang putusannya pada Rabu (18/12/2019) di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat. KOMPAS.com/IRA GITAZul Zivilia usai menjalani sidang putusannya pada Rabu (18/12/2019) di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Vokalis grup band Zivilia, Zulkifli atau Zul, telah menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat, Rabu (18/12/2019).

Sebelumnya, JPU memberikan tuntutan penjara seumur hidup kepada Zul.

Namun pelantun "Aishiteru" itu mengajukan nota pembelaan dan meminta hukumannya diringankan.

Lantas apa vonis majelis hakim terhadapnya? Berikut fakta sidang putusan Zul Zivilia:

Baca juga: Alasan Menyentuh Istri Zul Zivilia Tidak Mau Jual Piano Suaminya

1. Pasrah

Saat ditemui sebelum sidang, Zul mengaku pasrah menjalani sidang putusannya.

"Menghadapi putusan ya saya bertawakal kepada Allah. Yang jelas kami sudah berusaha untuk membuktikan di persidangan bahwa saya tidak terlibat di jaringan ini dan saya hanya pemakai," lanjutnya.

Zul mengaku yakin bahwa putusan hakim akan lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU).

Baca juga: Istri Zul Zivilia Habis-habisan demi Suami dan Pertahankan Piano...

"Insya Allah yakin (hukuman diringankan). Enggak (takut), tawakal aja," ujarnya.

2. Vonis 18 tahun penjara

Hakim kemudian memutuskan, Zul mendapat hukuman 18 tahun penjara karena terbukti bersalah.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X