Kompas.com - 10/08/2022, 09:28 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Salah seorang eksportir tanaman hias bernama Riko menuturkan, mengekspor tanaman hias sebenarnya cukup mudah dilakukan oleh pebisnis tanaman hias.

Ekspor tanaman hias menurut saya sangat mudah, semua via daring. Kita bisa ekspor secara perorangan, membuat PT, atau memiliki perusahaan,” tuturnya dalam konferensi pers Floriculture Indonesia International (FLOII) Convex 2022 di Wyl’s Kitchen, Veranda Hotel at Pakubuwono, Jakarta, Selasa (9/8/2022).

Baca juga: Cara Industri Mempertahankan Minat terhadap Tanaman Hias

Kendati demikian, ada sebuah penghalang dalam proses mengekspor tanaman hias, yakni pengeluaran Surat Izin Pengeluaran (SIP) dari Kementerian Pertanian (Kementan).

Menurutnya, pengeluaran SIP dari Kementan dirasa cukup lambat sehingga ekspor tanaman hias tidak bisa dilakukan secepat yang diinginkan para eksportir.

Ilustrasi tanaman hias Peperomia caperata. SHUTTERSTOCK/ARTCREATIONSDESIGNSPHOTO Ilustrasi tanaman hias Peperomia caperata.

“Ini mungkin dibilang menjadi salah satu tantangan, tapi kita paham Direktorat Jenderal (Ditjen) Hortikultura sudah bekerja keras karena menangani ribuan SIP per hari, yang mana 60-70 persennya dari tanaman hias,” ujar Riko.

Direktur Jenderal (Dirjen) Hortikultura Kementan Prihasto Setyanto, dalam kesempatan yang sama, menanggapi bahwa seluruh proses pengeluaran SIP sudah dilakukan secepat mungkin.

Baca juga: UMKM Kerajinan, Aksesoris, hingga Pertanian Jabar Didorong Ekspor

Namun, dia tidak menampik bahwa proses dapat terasa lambat lantaran akan ada saja satu perusahaan tanaman hias yang mengekspor lebih dari satu jenis tanaman hias.

“Ada yang diekspor puluhan jenis, dan masing-masing jenis tanaman hias jumlahnya puluhan, ratusan, bahkan ribuan. SIP ini harus kita cek satu-satu mana yang masuk Kementan,” papar Prihasto.

Pemeriksaan jenis tanaman

Adapun yang dimaksud tanaman hias yang masuk dalam ranah Kementan adalah tanaman yang tertera dalam Keputusan Mentan Nomor 104/KPTS/HK.140/M/2/2020 tentang Komoditas Binaan Kementan.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.