Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Mencegah Pembusukan Ujung Bunga dengan Susu Bubuk

Kompas.com - 14/07/2022, 11:51 WIB
Nabilla Ramadhian,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Susu bubuk tidak hanya bisa dikonsumsi oleh manusia, juga membantu mencegah terjadinya pembusuka ujung bunga pada buah-buah hasil panen.

Kondisi yang umum terjadi pada buah tomat ini ternyata juga bisa menyerang buah lain seperti terong, paprika, mentimun, labu, bahkan melon.

Baca juga: Jangan Buang Susu Formula Kedaluwarsa, Ini Manfaatnya untuk Tanaman

Dengan memanfaatkan susu bubuk, kamu menyelamatkan buah pada panen berikutnya, meski buah yang sudah terdampak tidak bisa diselamatkan.

Disadur dari Home Guides SF Gate, Kamis (14/7/2022), pembusukan ujung bunga, juga disebut blossom-end rot, menyebabkan bagian bawah buah menjadi busuk dan cekung.

Ilustrasi terong unguDan-Cristian P?dure? on Unsplash Ilustrasi terong ungu

Namun, apa yang menyebabkan hal ini terjadi? Untuk mengetahui lebih lanjut, simak selengkapnya.

Seputar pembusukan ujung bunga

Pembusukan ujung bunga terjadi karena tanaman kekurangan kalsium. Buah-buahan akan mengembangkan noda coklat yang membuat bagian bawah buah terlihat seperti telah terendam air.

Nantinya, noda coklat ini akan menjadi rata dan kasar. Saat ini, tidak ada cara untuk menyelamatkan buah yang terdampak pembusukan ujung bunga.

Buah yang terdampak harus segera dipetik dan dibuang sebelum menarik hama atau patogen seperti jamur. Bisa pula ditambahkan ke tumpukan kompos.

Baca juga: 7 Manfaat Susu Bubuk untuk Tanaman, Cegah Jamur hingga Jadi Pupuk

Kekurangan kalsium

Tanaman yang kekurangan kalsium tidak selalu menunjukkan bahwa kamu kurang berusaha dalam merawatnya. Sebagai contoh, hujan yang berlebihan dapat menyebabkan unsur hara terlepas dari tanah.

 

Kemungkinan lainnya, menurut Michigan State University Extension, adalah periode kekeringan yang terjadi setelah periode hujan lebat dapat dengan cepat menghentikan pergerakan kalsium di dalam tanaman.

Ilustrasi paprika. PIXABAY/WWW_SLON_PICS Ilustrasi paprika.

Hal ini dapat menyebabkan kekurangan kalsium selama pengembangan buah, bahkan jika ada banyak kalsium yang tersedia di dalam tanah untuk diserap.

Mencegah pembusukan ujung bunga

Dalam mencegah pembusukan ujung bunga, kamu perlu mencari tahu apa yang menyebabkan tanaman kekurangan kalsium.

Ada banyak kemungkinan, termasuk fakta bahwa mungkin kualitas tanahnya buruk dan mereka membutuhkan pemupukan kompos atau pupuk matang.

Dalam hal ini, kamu bisa melakukan tes tanah untuk memastikan apakah ini masalanya. Cari nitrogen atau garam yang sangat tinggi pada hasil tes tanah.

Baca juga: Penyebab Pembusukan Ujung Bunga pada Tanaman Tomat dan Mencegahnya

Jika tanah memiliki kandungan nitrogen atau garam yang sangat tinggi, mereka dapat menghambat penyerapan kalsium.

Lakukan pula tes pH tanah untuk memastikan mereka tidak terlalu tinggi atau terlalu rendah. Jika hasilnya seimbang, ingat-ingat tentang apa yang terjadi baru-baru.

Salah satunya, apakah kamu mengolah tanah di dekat tanaman. Jika iya, akarnya mungkin terlalu rusak untuk menyerap nutrisi, termasuk kalsium.

 

Ilustrasi mentimun. PIXABAY/CICO ZELJKO Ilustrasi mentimun.

Apabila tidak punya banyak waktu untuk mencari tahu alasan buah mengalami pembusukan ujung bunga, gunakan susu.

Susu mengandung kalsium yang dibutuhkan tanaman. Semua jenis susu bisa digunakan, dalam hal ini susu bubuk.

Encerkan dulu susu dengan air untuk memudahkannya menyerap ke dalam tanah. Gunakan sekitar 118-236 mililiter susu per tanaman.

Baca juga: Ingin Budidaya Mentimun? Simak, Berikut Caranya

Jaga agar tanaman disiram secara konsisten setelah diberi susu. Pantau buah-buahan baru untuk mengetahui apakah kamu harus menambahkan lebih banyak susu atau tidak.

Menurut Harvest to Table, kamu juga bisa menaburkan sekitar 59-118 mililiter susu bubuk sebagai pupuk ke tanah di sekitar batang.

Namun, mereka tidak akan memengaruhi tanaman sampai proses penyiraman terjadi agar susu bubuk masuk ke dalam tanah. Terkait buah tomat, hindari menyemprotkan susu pada daun tanamannya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com