Obat Sakit Kepala Bisa Bikin Anggrek Subur dan Rajin Berbunga

Kompas.com - 05/11/2020, 16:27 WIB
Ilustrasi anggrek shutterstockIlustrasi anggrek

JAKARTA, KOMPAS.com - Menjadikan anggrek tumbuh subur dan berbunga biasanya dilakukan dengan perawatan tanaman secara khusus, seperti memberi pupuk terbaik, rutin disiram, menjauhkan sinar matahari, dan lain-lain.

Namun, siapa sangka kalau membuat anggrek subur dan berbunga bisa dilakukan menggunakan obat sakit kepala?

Cara tak lazim tersebut nyatanya dilakukan oleh pegiat tanaman hias dan juga seorang kreator konten Youtube, Fahri Orchid.

Baca juga: 5 Tanaman Hias Bunga yang Cocok Ditanam Saat Musim Hujan

"Fahri kali ini mau bagi tips supaya anggrek sobat sekalian subur dan berbunga banyak. Tipsnya sangat sederhana, ini hanya memberikan anggrek obat (sakit kepala) yang sudah kadaluarsa," jelas Fahri dikutip Kompas.com dari channel Youtube Fahri Orchid & Outfit, Kamis (5/11/2020).

Daripada membuang obat sakit kepala yang sudah kedaluwarsa, Fahri menganjurkan pecinta anggrek untuk memberikan obat kadaluarsa ke bunga anggrek yang dimiliki agar subur dan rajin berbunga.

Tak hanya obat sakit kepala, obat lain seperti antibiotik, vitamin, obat anti mabok yang berbentuk tablet, kapsul atau serbuk juga sangat bagus untuk anggrek.

Bukan tanpa alasan dan sembarangan. Menurut Fahri, ada hal baik yang didapat bunga anggrek ketika diberi obat sakit kepala dan maupun obat lainnya.

Baca juga: 8 Tanaman Hias Indoor yang Mudah Dirawat

"Karena di dalam obat ini ada banyak nutrisi yang bisa diserap anggrek dan memberikan efek yang bagus, sehingga angrek sobat sekalian subur dan juga berbunga banyak," jelas Fahri.

Terkait pemberian obat ke anggrek, hal itu dapat dilakukan dengan meletakkan obat-obatan sebanyak 2-3 butir di sekitar akar anggrek.

Fahri mengatakan bahwa obat tersebut nutrisinya akan diserap anggrek pelan-pelan. Ketika anggrek disiram, hal itu akan mengikiskan obat yang kemudian diserap oleh akar.

 

Untuk anggrek yang ditempelkan papan, bisa menggunakan keranjang pupuk dekastar atau kain kassa sebagai media meletakkan obat, dan diselipkan di antara akar-akar anggrek.

"Mungkin sobat sekalian tidak pernah mengira bahwa ternyata obat kadaluarsa bisa untuk pupuk ya, jadi enggak mubazir lagi obatnya. Jangan lupa berdoa untuk pemberian obat ini," pungkas Fahri.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X