Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gelombang Panas India Capai 47,4 Derajat Celsius, Sekolah di New Delhi Tutup

Kompas.com - 21/05/2024, 18:34 WIB
Aditya Jaya Iswara

Penulis

Sumber AFP

NEW DELHI, KOMPAS.com - Otoritas India di Ibu Kota New Delhi pada Selasa (21/5/2024) memerintahkan sekolah-sekolah ditutup setelah gelombang panas membuat suhu mencapai 47,4 derajat Celsius.

Pekan ini biro cuaca India memperingatkan gelombang panas parah. Suhu di pinggiran wilayah Najafgarh, New Delhi, mencatatkan angka tertinggi yaitu 47,4 derajat Celsius pada Senin (20/5/2024), terpanas di seluruh negeri.

Para pihak berwenang di negara bagian lain—termasuk Haryana, Madhya Pradesh, Punjab, dan Rajasthan—juga memerintahkan penutupan sekolah, menurut laporan India Today yang dikutip kantor berita AFP.

Baca juga: Tak Ada yang Bicara Perubahan Iklim di Pemilu India, Apa Sebabnya?

Suhu musim panas yang menyengat bukan hal jarang di India. Penelitian ilmiah selama bertahun-tahun menemukan bahwa perubahan iklim menyebabkan gelombang panas menjadi lebih lama, sering, dan intens.

Departemen Meteorologi India kemudian memperingatkan dampak panas terhadap kesehatan, terutama bagi bayi, orang lanjut usia, dan penderita penyakit kronis.

Pada Mei 2022, suhu di sebagian wilayah Delhi pernah mencapai 49,2 derajat Celsius, menurut laporan media-media India saat itu.

Para analis berpendapat, cuaca panas turut membuat jumlah pemilih di pemilu India turun, selain prediksi kuat bahwa Perdana Menteri Narendra Modi akan mengamankan masa jabatan ketiga dengan mudah.

Putaran pemungutan suara berikutnya dari pemilu India yang berlangsung enam minggu akan digelar pada Sabtu (25/5/2024), termasuk di Delhi.

Baca juga:

Komisi pemilu India kemudian membentuk satuan tugas untuk meninjau dampak gelombang panas dan kelembapan sebelum setiap putaran pemungutan suara.

Pada saat yang sama, negara-negara bagian di selatan India termasuk Tamil Nadu dan Kerala dilanda hujan lebat beberapa hari terakhir.

Badai besar juga melanda beberapa bagian negara pekan lalu, termasuk di ibu kota keuangan Mumbai. Angin kencang merobohkan papan reklame raksasa yang menewaskan 16 korban dan menyebabkan puluhan orang terjebak.

Baca juga: Pemilu India: Pencoblosan Fase Kedua Digelar Hari Ini di Tengah Ancaman Gelombang Panas

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com