Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Prihatin Kecelakaan Helikopter Presiden Iran, China Siap Beri Dukungan dan Bantuan

Kompas.com - 20/05/2024, 10:49 WIB
Albertus Adit

Penulis

Sumber AFP

BEIJING, KOMPAS.com - Pemerintah China pada Senin (20/5/2024) menyatakan keprihatinannya atas kecelakaan helikopter Presiden Iran Ebrahim Raisi.

China berjanji akan memberikan dukungan serta membantu dalam operasi penyelamatan, lantaran helikopter Presiden Iran jatuh.

Sebelumnya, helikopter Kepresidenan Iran hilang kontak yang membawa Ebrahim Raisi serta Menteri Luar Negeri Hossein Amir-Abdollahian dan lainnya, di Provinsi Azerbaijan Timur di barat laut Iran pada hari Minggu, kata laporan.

Baca juga: Helikopter Kepresidenan Iran Kecelakaan, Belum Diketahui Raisi Ada di Dalam

Dikutip dari AFP pada Senin (20/5/2024), Bulan Sabit Merah Iran mengatakan pada hari Senin bahwa helikopter telah ditemukan dan situasinya “tidak baik”.

"Pihak China sangat prihatin atas pendaratan keras helikopter yang ditumpangi Presiden Raisi, dan kami berharap Presiden Raisi dan awak pesawat berada dalam keadaan selamat dan sehat," stasiun televisi negara CCTV mengutip pernyataan Kementerian Luar Negeri China.

China memantau situasi dengan cermat dan akan memberikan semua dukungan dan bantuan yang diperlukan untuk operasi penyelamatan.

Diketahui, China adalah mitra dekat Iran, mitra dagang terbesarnya, dan pembeli utama minyak yang terkena sanksi.

Iran dan China telah memperdalam hubungan dagang dalam beberapa tahun terakhir, meskipun upaya Beijing untuk menarik Iran ke dalam proyek infrastruktur utama Inisiatif Sabuk dan Jalan (BRI) menjadi rumit karena sanksi.

Selain itu, China juga telah lama memainkan peran penting dalam mempersenjatai Iran, membantu upayanya memodernisasi perangkat keras dan taktik militernya.

Mereka juga memfasilitasi transfer teknologi dan mesin untuk program nuklir terlarang Iran, menurut RAND Corporation.

Baca juga: Penasihat AS Bertemu PM Israel Bahas Gencatan Senjata di Gaza

Amerika Serikat telah berulang kali mengajukan seruan publik kepada China untuk menggunakan pengaruhnya terhadap Iran untuk mengendalikan ketegangan di kawasan, yang diperburuk oleh perang Israel-Hamas.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com