Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hewan Misterius Muncul Saat Pelantikan Pejabat India, Berkaki 4, Hanya Tampak Samar

Kompas.com - 11/06/2024, 19:03 WIB
Aditya Jaya Iswara

Penulis

Sumber AFP

NEW DELHI, KOMPAS.com - Saat pengambilan sumpah para pejabat India di Ibu Kota New Delhi, Minggu (9/6/2024) malam waktu setempat, seekor hewan misterius muncul di atas tangga.

Hewan itu tampak melintas di Istana Presiden yang dijaga ketat, berjalan di atas karpet merah tempat sejumlah anggota parlemen India yang baru terpilih, termasuk Perdana Menteri Narendra Modi, duduk.

Waktu itu para prajurit sedang berdiri tegap dan salah satu anggota parlemen berjalan untuk menandatangani dokumen setelah sumpah jabatan.

Baca juga: Heboh Alat Fitness Gerak Sendiri di India, Diduga Hantu Sedang Latihan

Makhluk itu sepertinya tidak diperhatikan oleh orang-orang di sana, tetapi tidak luput dari pantauan netizen.

Stasiun tv lokal NDTV yang mengunggah video viral itu menyebut hewan tersebut misterius.

Hewan itu terlihat tak sampai empat detik di layar, penampakannya hanya samar-samar sehingga sulit mengidentifikasi bintik, garis, atau tanda-tanda lainnya.

Namun, polisi Delhi pada Senin (10/6/2024) di media sosial X menepis spekulasi bahwa itu binatang liar dan menyebutnya sebagai kucing rumahan biasa.

"Mohon jangan percaya rumor yang tidak masuk akal seperti itu," tulisnya.

Baca juga: Profilnya Misterius, Wali Kota Bamban di Filipina Diduga Mata-mata China

Perdebatan di media-media

Ribuan orang termasuk para kepala negara bagian di India menghadiri upacara di istana Rashtrapati Bhavan di Delhi. Jutaan orang lainnya menonton langsung di televisi.

Media-media India pada Senin membahas misteri hewan berekor panjang itu.

The Hindustan Times menggambarkannya sebagai makhluk berbulu berkaki empat, sedangkan The Times of India memiliki pendapat sendiri yang menyebutnya seperti kucing.

Dikutip dari kantor berita AFP, anjing dan kucing jalanan biasa ditemukan di Delhi, tetapi jarang berukuran seperti yang terlihat di video.

Macan tutul juga kadang-kadang terlihat di sudut-sudut yang lebih liar di pinggiran kota.

Adapun lahan istana presiden yang luas berbatasan dengan hutan Delhi Ridge, taman yang lebat dan tidak beraturan.

Pegunungan yang terjal membentang ratusan kilometer ke selatan ke Rajasthan, lokasi harimau hidup di cagar alam.

Tidak ada cheetah di Delhi. Cheetah Asia terakhir yang berkeliaran di subbenua tersebut diyakini mati diburu pada 1947 oleh seorang pangeran India.

Tahun lalu, cheetah yang dibawa dari Namibia dilepaskan ke alam liar di Taman Nasional Kuno, suaka margasatwa di India bagian tengah.

Baca juga: Cheetah Muncul Lagi di Alam Liar India Setelah 70 Tahun Punah

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

Thailand Segera Jadi Negara Asia Tenggara Pertama Legalkan Pernikahan Sesama Jenis

Thailand Segera Jadi Negara Asia Tenggara Pertama Legalkan Pernikahan Sesama Jenis

Global
Monolit Misterius Muncul di Gurun Las Vegas

Monolit Misterius Muncul di Gurun Las Vegas

Global
Pengunjuk Rasa Anti-Pemerintah Israel Turun ke Jalan, Serukan Pemilu Baru

Pengunjuk Rasa Anti-Pemerintah Israel Turun ke Jalan, Serukan Pemilu Baru

Global
Putin: Korea Utara dengan Tegas Dukung Invasi Rusia di Ukraina

Putin: Korea Utara dengan Tegas Dukung Invasi Rusia di Ukraina

Global
Perang di Gaza Mereda meski Ada Ledakan di Selatan, Korban Tewas Minim

Perang di Gaza Mereda meski Ada Ledakan di Selatan, Korban Tewas Minim

Global
[POPULER GLOBAL] 4 Pelayat Tewas Tertabrak Mobil | Pesan Idul Adha Joe Biden

[POPULER GLOBAL] 4 Pelayat Tewas Tertabrak Mobil | Pesan Idul Adha Joe Biden

Global
Euro 2024: Kursi Stadion Kharkiv yang Hancur Dipamerkan di Munich Jelang Ukraina Vs Romania

Euro 2024: Kursi Stadion Kharkiv yang Hancur Dipamerkan di Munich Jelang Ukraina Vs Romania

Global
Alasan dan Dampak Netanyahu Bubarkan Kabinet Perang Israel

Alasan dan Dampak Netanyahu Bubarkan Kabinet Perang Israel

Global
Di Montpellier Perancis, Ada Pajak Gaji 2 Persen untuk Danai Transportasi Gratis

Di Montpellier Perancis, Ada Pajak Gaji 2 Persen untuk Danai Transportasi Gratis

Global
Ibu Kota Rusia Dilanda Wabah Botulisme, 121 Orang Butuh Pertolongan Medis

Ibu Kota Rusia Dilanda Wabah Botulisme, 121 Orang Butuh Pertolongan Medis

Global
Negara Mana Saja yang Paling Banyak Dibahas di Parlemen Uni Eropa?

Negara Mana Saja yang Paling Banyak Dibahas di Parlemen Uni Eropa?

Global
Merasakan Pahitnya Perayaan Idul Adha 2024 di Gaza, Tepi Barat, dan Masjid Al Aqsa... 

Merasakan Pahitnya Perayaan Idul Adha 2024 di Gaza, Tepi Barat, dan Masjid Al Aqsa... 

Global
Apa Korelasi Air Zamzam dan Ibadah Haji?

Apa Korelasi Air Zamzam dan Ibadah Haji?

Global
Mesin Terbakar di Udara, Pesawat Virgin Australia Mendarat Darurat

Mesin Terbakar di Udara, Pesawat Virgin Australia Mendarat Darurat

Global
Rusia Tanggapi KTT Ukraina di Swiss: Tak Buahkan Hasil, Presiden Putin Masih Terbuka untuk Dialog

Rusia Tanggapi KTT Ukraina di Swiss: Tak Buahkan Hasil, Presiden Putin Masih Terbuka untuk Dialog

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com