Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kapal Tanker Minyak Dihantam Rudal di Lepas Pantai Yaman

Kompas.com - 18/05/2024, 16:29 WIB
Irawan Sapto Adhi

Penulis

Sumber AFP

DUBAI, KOMPAS.com - Sebuah kapal tanker minyak mentah dihantam rudal di lepas pantai Yaman pada Sabtu (18/5/2024).

Insiden tersebut tepatnya terjadi di lepas pantai wilayah Kota Mokha yang menghadap ke selat Bab al-Mandeb yang strategis.

"Sebuah kapal tanker minyak mentah berbendera Panama dilaporkan diserang sekitar 10 mil laut di barat daya Mokha. Kapal tersebut terindikasi ditembak rudal dan ada kebakaran di bagian kemudi kapal," kata perusahaan keamanan maritim Ambrey, sebagaimana dikutip dari AFP.

Baca juga: Yaman Nyatakan Akan Terus Serang Kapal di Laut Merah sampai Perang Gaza Disetop

Perusahaan tersebut kemudian menyatakan telah menerima informasi yang mengindikasikan bahwa kapal tanker tersebut telah menerima bantuan.

"Salah satu unit kemudi kapal dilaporkan masih berfungsi," jelas mereka.

Sementara itu, Badan keamanan maritim angkatan laut Inggris mengaku sempat menerima laporan tentang sebuah kapal yang mengalami kerusakan ringan setelah dihantam oleh benda tak teridentifikasi.

"Kapal dan kru dalam keadaan selamat dan melanjutkan perjalanan ke pelabuhan berikutnya," tambah United Kingdom Maritime Trade Operations (UKMTO).

UKMTO mengatakan, insiden tersebut terjadi di 140 kilometer di lepas pantai Hodeidah, Yaman, tanpa menyebutkan jenis kapal yang terlibat.

Belum ada informasi dari mana rudal berasal.

Baca juga: Krisis di Laut Merah, Keceriaan Ramadhan bagi Yaman Berkurang

Namun, kelompok Houthi yang didukung Iran, yang menguasai sebagian besar wilayah Yaman, dilaporkan telah melancarkan puluhan serangan terhadap kapal-kapal di dalam dan sekitar Laut Merah sejak November.

Mereka melakukannya ebagai bentuk solidaritas terhadap warga Palestina di Gaza yang sedang dilanda perang.

Serangan-serangan Houthi telah memicu serangan balasan oleh pasukan AS dan Inggris dan pembentukan koalisi internasional untuk melindungi jalur pelayaran vital melalui Teluk Aden dan Laut Merah.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

Singapura Kerja Keras Bersihkan 400 Ton Minyak Tumpah di Pulau Sentosa

Singapura Kerja Keras Bersihkan 400 Ton Minyak Tumpah di Pulau Sentosa

Global
Kisah Perempuan Adat Meksiko yang Terkurung 12 Tahun di RSJ AS karena Tak Bisa Bahasa Inggris

Kisah Perempuan Adat Meksiko yang Terkurung 12 Tahun di RSJ AS karena Tak Bisa Bahasa Inggris

Global
KBRI Canberra dan CESA Perpanjang MoU Pembelajaran Bahasa Indonesia di Australia

KBRI Canberra dan CESA Perpanjang MoU Pembelajaran Bahasa Indonesia di Australia

Global
Serangan Drone Sebabkan Kebakaran di Tangki Minyak Rusia, Ukraina Belum Klaim

Serangan Drone Sebabkan Kebakaran di Tangki Minyak Rusia, Ukraina Belum Klaim

Global
Nasib Para Ibu Tunggal Afghanistan di Bawah Pemerintahan Taliban

Nasib Para Ibu Tunggal Afghanistan di Bawah Pemerintahan Taliban

Internasional
Ketahuan Mencontek Pakai Alat AI Canggih, Mahasiswa Turkiye Ditangkap

Ketahuan Mencontek Pakai Alat AI Canggih, Mahasiswa Turkiye Ditangkap

Global
Netanyahu Bubarkan Kabinet Perang, Apa Dampaknya?

Netanyahu Bubarkan Kabinet Perang, Apa Dampaknya?

Internasional
Terapi Telan Ikan Mentah di Hyderabad India untuk Obati Asma

Terapi Telan Ikan Mentah di Hyderabad India untuk Obati Asma

Global
Argentina Bongkar Panel Surya yang Salah Dipasang di Sisi Perbatasan Chile

Argentina Bongkar Panel Surya yang Salah Dipasang di Sisi Perbatasan Chile

Global
Rusia Mulai Latihan Angkatan Laut di Pasifik, Dekat Korea Selatan dan Jepang

Rusia Mulai Latihan Angkatan Laut di Pasifik, Dekat Korea Selatan dan Jepang

Global
Eks PM Thailand Thaksin Shinawatra Didakwa Menghina Kerajaan

Eks PM Thailand Thaksin Shinawatra Didakwa Menghina Kerajaan

Global
Rangkuman Hari Ke-845 Serangan Rusia ke Ukraina: Jabatan di Kemenhan | Rusia Terus Maju dan Serang

Rangkuman Hari Ke-845 Serangan Rusia ke Ukraina: Jabatan di Kemenhan | Rusia Terus Maju dan Serang

Global
AS Disebut Tertinggal Jauh di Belakang China di Bidang Tenaga Nuklir

AS Disebut Tertinggal Jauh di Belakang China di Bidang Tenaga Nuklir

Global
Ahli Bedah AS Minta Platform Media Sosial Diberi Peringatan seperti Bungkus Rokok

Ahli Bedah AS Minta Platform Media Sosial Diberi Peringatan seperti Bungkus Rokok

Global
Seperti Ini Suasana Pemakaman 2 Warga Sipil Lebanon Korban Perang

Seperti Ini Suasana Pemakaman 2 Warga Sipil Lebanon Korban Perang

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com