Ukraina Terkini: Rusia Serbu Kota Sievierodonetsk, tetapi Gagal dan Mundur

Kompas.com - 23/05/2022, 18:29 WIB

KYIV, KOMPAS.com - Ukraina mengatakan pada Senin (23/5/2022), bahwa pihaknya telah menahan serangan terbaru di Kota Sievierodonetsk yang telah menjadi target utama serangan Moskwa sejak pasukan Rusia akhirnya merebut Kota Mariupol pekan lalu.

Kantor Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy, mengungkap pasukan Rusia telah mencoba menyerbu Sievierodonetsk, tetapi tidak berhasil dan mundur.

Kota yang berada di tepi sungai Siverskiy Donets yang berliku melalui Ukraina timur itu, telah menjadi target utama Rusia dalam beberapa hari terakhir ketika Moskwa mencoba untuk mengepung pasukan Ukraina di timur dan sepenuhnya merebut provinsi Luhansk dan Donetsk.

Baca juga: Sempat Hengkang dari Rusia, Bisnis-bisnis Barat Kembali dengan Nama Baru

Sementara itu, di Kota Mariupol, di mana ratusan pejuang Ukraina akhirnya meletakkan senjata mereka minggu lalu setelah pengepungan hampir tiga bulan, tim pembersih ranjau Rusia sedang menyisir reruntuhan pabrik baja Azovstal.

Sebuah buldoser lapis baja besar yang dicat dengan huruf putih "Z", yang telah menjadi simbol serangan Rusia, mendorong puing-puing ke samping ketika sekelompok kecil tentara mencari jalan mereka melalui reruntuhan dengan detektor logam.

“Tugasnya sangat besar. Musuh menanam ranjau darat mereka sendiri, kami juga telah menanam ranjau anti-personil sambil memblokir musuh. Jadi, kami punya pekerjaan sekitar dua minggu di depan kami,” kata seorang tentara Rusia, dilansir dari Reuters.

"Saat ini, selama dua hari terakhir, lebih dari seratus bahan peledak telah dihancurkan. Pekerjaan berlanjut," tambah tentara itu.

Baca juga: Rusia Klaim Menang di Mariupol Ukraina, Bagaimana Nasib Tahanan Perang?

Kondisi di Mariupol

Dalam foto yang diambil dari video ini yang dirilis oleh Layanan Pers Kementerian Pertahanan Rusia pada hari Selasa, 17 Mei 2022, prajurit Ukraina membawa kawan yang terluka saat mereka dievakuasi dari pabrik baja Azovstal yang dikepung di Mariupol, Ukraina. RDMPS via AP PHOTO Dalam foto yang diambil dari video ini yang dirilis oleh Layanan Pers Kementerian Pertahanan Rusia pada hari Selasa, 17 Mei 2022, prajurit Ukraina membawa kawan yang terluka saat mereka dievakuasi dari pabrik baja Azovstal yang dikepung di Mariupol, Ukraina.

Seorang pembantu Wali Kota Mariupol, Petro Andryushchenko, mengatakan penduduk yang tersisa di kotanya sekarang dalam bahaya penyakit karena selokan meluap di tengah reruntuhan.

Ukraina meyakini puluhan ribu orang tewas dalam pengepungan pasukan Rusia di kota berpenduduk lebih dari 400.000 orang itu.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Swedia dan Finlandia Gabung ke NATO, Putin: Silakan, meski Akan Ada Ketegangan

Swedia dan Finlandia Gabung ke NATO, Putin: Silakan, meski Akan Ada Ketegangan

Global
Ukraina Terkini: Inggris Akan Beri 1,21 Milliar Dollar AS demi Dukung Militer Ukraina

Ukraina Terkini: Inggris Akan Beri 1,21 Milliar Dollar AS demi Dukung Militer Ukraina

Global
NATO Resmi Undang Finlandia dan Swedia Jadi Anggota

NATO Resmi Undang Finlandia dan Swedia Jadi Anggota

Global
Rangkuman Hari Ke-126 Serangan Rusia ke Ukraina, Jokowi Kunjungi Kyiv Bertemu Zelensky, Wali Kota Kherson Diculik

Rangkuman Hari Ke-126 Serangan Rusia ke Ukraina, Jokowi Kunjungi Kyiv Bertemu Zelensky, Wali Kota Kherson Diculik

Global
[POPULER GLOBAL] PM Italia: Jokowi Bilang Putin Tak Akan Hadiri KTT G20 | Yang Akan Dibahas Putin dan Jokowi

[POPULER GLOBAL] PM Italia: Jokowi Bilang Putin Tak Akan Hadiri KTT G20 | Yang Akan Dibahas Putin dan Jokowi

Global
Kasus Naira Ashraf yang Ditikam Mati di Depan Umum: Pelaku Pembunuhan Dihukum Mati

Kasus Naira Ashraf yang Ditikam Mati di Depan Umum: Pelaku Pembunuhan Dihukum Mati

Global
Presiden Joko Widodo Disambut Presiden Zelensky di Istana Maryinsky

Presiden Joko Widodo Disambut Presiden Zelensky di Istana Maryinsky

Global
PM Inggris Desak Negara-negara Jangan Boikot KTT G20 di Indonesia meski Ada Putin

PM Inggris Desak Negara-negara Jangan Boikot KTT G20 di Indonesia meski Ada Putin

Global
Sekjen NATO Sebut Rusia Ancaman No 1 bagi Aliansi, Bagaimana dengan China?

Sekjen NATO Sebut Rusia Ancaman No 1 bagi Aliansi, Bagaimana dengan China?

Global
Menlu Malaysia Kembali Ungkap Kekhawatiran tentang Pakta AUKUS

Menlu Malaysia Kembali Ungkap Kekhawatiran tentang Pakta AUKUS

Global
Rusia Sebut Satelit Barat Bekerja untuk Musuh

Rusia Sebut Satelit Barat Bekerja untuk Musuh

Global
Sekjen NATO Berharap Swedia dan Finlandia Segera jadi Anggota

Sekjen NATO Berharap Swedia dan Finlandia Segera jadi Anggota

Global
PM Italia Sebut Indonesia Kesampingkan Partisipasi Putin di KTT G20

PM Italia Sebut Indonesia Kesampingkan Partisipasi Putin di KTT G20

Global
Perkuat Kerja Sama Pendidikan, KBRI Canberra Teken MoU dengan Catholic Education South Australia

Perkuat Kerja Sama Pendidikan, KBRI Canberra Teken MoU dengan Catholic Education South Australia

Global
Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, AS Gandeng Perusahaan Indonesia Dorong Praktik Bisnis Berkelanjutan

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, AS Gandeng Perusahaan Indonesia Dorong Praktik Bisnis Berkelanjutan

Global
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.