Kompas.com - 30/04/2022, 20:45 WIB

NEW YORK, KOMPAS.com - Pfizer pada Jumat (29/4/2022) mengatakan dalam uji coba besar-besaran ditemukan bahwa obat oral antivirus Covid-19 buatannya, Paxlovid, tidak ampuh mencegah infeksi virus corona pada orang yang tinggal dengan pasien Covid-19.

Pengujian itu melibatkan 3.000 orang dewasa yang merupakan anggota keluarga yang terpapar oleh seseorang yang mengalami gejala dan baru-baru ini dinyatakan positif Covid-19.

Partisipan diberikan Paxlovid selama 5 sampai 10 hari atau plasebo, sebagaimana dilansir Antara.

Baca juga: WHO Sangat Merekomendasikan Pil Covid-19 Pfizer untuk Pasien Berisiko Tinggi

Mereka yang masuk kelompok lima hari ditemukan 32 persen lebih kecil kemungkinannya terinfeksi dibanding kelompok plasebo.

Angka itu naik menjadi 37 persen di kelompok 10 hari. Akan tetapi, hasil statistiknya tidak signifikan dan mungkin hanya kebetulan.

Kendati demikian, Pfizer menyebutkan data keamanan dalam uji coba tersebut konsisten dengan riset-riset sebelumnya.

Baca juga: Pfizer Akan Jual 4 Juta Paket Dosis Pil Covid-19 ke UNICEF

Pil tersebut hampir 90 persen ampuh mencegah rawat inap atau kematian pada pasien Covid-19 yang berisiko tinggi ketika mengonsumsi lima hari Paxlovid tak lama setelah muncul gejala.

"Meski kami kecewa dengan hasil riset khusus ini, hasil ini tidak berdampak besar pada efikasi dan data keamanan yang kami amati dalam uji coba kami sebelumnya untuk pengobatan pasien Covid-19," kata CEO Pfizer Albert Bourla.

Pfizer mengatakan bahwa Paxlovid, yang terdiri atas dua antivirus yang berbeda, saat ini mengantongi izin bersyarat atau penggunaan darurat di lebih dari 60 negara di seluruh dunia untuk mengobati pasien Covid-19 yang berisiko tinggi.

Baca juga: Merck Klaim Pil Covid-nya Ampuh Lawan Omicron

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu

Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ukraina Terkini: Setelah 24 Jam, Api Masih Berkobar di Pangkalan Rusia di Crimea

Ukraina Terkini: Setelah 24 Jam, Api Masih Berkobar di Pangkalan Rusia di Crimea

Global
Pasukan China Bertolak ke Rusia untuk Latihan Militer

Pasukan China Bertolak ke Rusia untuk Latihan Militer

Global
Cerita Pria Brasil 5 Hari Bertahan Hidup di Pulau Tak Berpenghuni Hanya dengan Arang dan Air Laut

Cerita Pria Brasil 5 Hari Bertahan Hidup di Pulau Tak Berpenghuni Hanya dengan Arang dan Air Laut

Global
5 Tahun Batuk-batuk Disangka Asma, Bocah Ini Ternyata Menelan Mainan hingga Tersangkut di Tenggorokannya

5 Tahun Batuk-batuk Disangka Asma, Bocah Ini Ternyata Menelan Mainan hingga Tersangkut di Tenggorokannya

Global
Skotlandia Resmi Sediakan Pembalut Gratis untuk Publik

Skotlandia Resmi Sediakan Pembalut Gratis untuk Publik

Global
Putin Kecam Hegemoni AS, Prediksi Berakhirnya Dunia Unipolar

Putin Kecam Hegemoni AS, Prediksi Berakhirnya Dunia Unipolar

Global
Perang Kian Berlarut-larut, Remaja Ukraina Dilanda Kebosanan Akut

Perang Kian Berlarut-larut, Remaja Ukraina Dilanda Kebosanan Akut

Global
Bendera Kebangsaan Indonesia dan Monaco, Memang Serupa Tapi Tak Sama

Bendera Kebangsaan Indonesia dan Monaco, Memang Serupa Tapi Tak Sama

Global
Australia Kembalikan 333 Keramik Kapal Tek Sing, Jadi Kado Penting HUT RI ke-77

Australia Kembalikan 333 Keramik Kapal Tek Sing, Jadi Kado Penting HUT RI ke-77

Global
Keluarga Korban Serangan 9/11 Tolak Uang dari Aset Beku Bank Afghanistan: Itu Uang Rakyatnya

Keluarga Korban Serangan 9/11 Tolak Uang dari Aset Beku Bank Afghanistan: Itu Uang Rakyatnya

Global
Soekarno, Khrushchev, dan Hubungan Mesra RI-Soviet Pasca-Kemerdekaan

Soekarno, Khrushchev, dan Hubungan Mesra RI-Soviet Pasca-Kemerdekaan

Global
Dihadiri SBY, Peringatan HUT RI di KBRI Kuala Lumpur Berlangsung Khidmat

Dihadiri SBY, Peringatan HUT RI di KBRI Kuala Lumpur Berlangsung Khidmat

Global
157 Anak Meninggal dalam Waktu Kurang dari Seminggu Setelah Wabah Campak Merebak di Zimbabwe

157 Anak Meninggal dalam Waktu Kurang dari Seminggu Setelah Wabah Campak Merebak di Zimbabwe

Global
Dulu Jadi Hama, Ikan Mas Jadi Makanan Alternatif di Australia

Dulu Jadi Hama, Ikan Mas Jadi Makanan Alternatif di Australia

Global
Tidak Beli Manchester United, Elon Musk: Hanya Guyonan Lawas

Tidak Beli Manchester United, Elon Musk: Hanya Guyonan Lawas

Global
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.