China Terbangkan 39 Pesawat Tempur ke ADIZ Taiwan, Terbanyak Kedua yang Tercatat

Kompas.com - 24/01/2022, 16:35 WIB
Sebuah jet tempur J-16 milik militer China, yang dikerahkan untuk terbang di wilayah Taiwan. AP via Sky NewsSebuah jet tempur J-16 milik militer China, yang dikerahkan untuk terbang di wilayah Taiwan.

TAIPEI, KOMPAS.com - China menerbangkan 39 pesawat tempur yang kebanyakan jet tempur ke zona pertahanan udara Taiwan (ADIZ) pada Minggu (23/1/2022), kata pemerintah pulau itu seraya menyebutkan bahwa tindakan tersebut adalah inkursi harian terbesar kedua dalam catatan.

Rekor terbanyak adalah 56 pesawat tempur pada 4 Oktober 2021.

Kementerian pertahanan Taiwan pada Minggu malam mengatakan, mereka melihat 39 pesawat tempur dari China memasuki ADIZ.

Baca juga: Rekor Lagi, China Terbangkan 56 Pesawat Militer ke Langit Taiwan

Mereka menambahkan, Taiwan mengerahkan pesawatnya sendiri untuk menyiarkan peringatan dan mengerahkan sistem rudal pertahanan udara untuk melacak jet-jet yang memasuki zonanya.

Pesawat-pesawat tempur itu termasuk 24 pesawat tempur J-16 - yang menurut para ahli adalah salah satu jet favorit China untuk menguji pertahanan udara Taiwan - 10 pesawat tempur J-10, dan satu pengebom H-6 berkemampuan nuklir.

Masih belum diketahui mengapa China meluncurkan misi satu hari yang begitu besar.

Namun, dikutip dari AFP, inkursi itu terjadi setelah Amerika Serikat dan Jepang melakukan latihan angkatan laut di Laut Filipina, wilayah yang mencakup perairan di sebelah timur Taiwan.

Sebanyak 10 kapal Angkatan Laut AS, termasuk kapal induk USS Carl Vinson dan USS Abraham Lincoln, berpartisipasi dalam latihan dengan Jepang pada 17-22 Januari untuk pencegahan dan tanggapan yang efektif, tulis Pasukan Bela Diri Maritim Jepang pada Senin (24/1/2022) di Twitter.

Taiwan baru teratur mempublikasikan datanya tentang inkursi udara mulai September 2020.

Oktober 2021 tetap menjadi bulan tersibuk dalam catatan, dengan 196 inkursi yang 149 di antaranya dilakukan hanya dalam empat hari saat Beijing memperingati Hari Nasional tahunannya.

Zona pertahanan tidak sama dengan wilayah udara teritorial Taiwan, tetapi mencakup wilayah yang jauh lebih besar dan tumpang tindih dengan bagian dari ADIZ China sendiri.

Baca juga: Akhir dari Perang Saudara China dan Sejarah Berdirinya Taiwan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kali Pertama dalam 50 Tahun, Kongres AS Bicarakan Soal UFO

Kali Pertama dalam 50 Tahun, Kongres AS Bicarakan Soal UFO

Global
WHO: Omicron Bikin Kebijakan Nol-Covid China Tidak Berkelanjutan

WHO: Omicron Bikin Kebijakan Nol-Covid China Tidak Berkelanjutan

Global
Turki Kembali Keberatan Swedia dan Finlandia Gabung NATO

Turki Kembali Keberatan Swedia dan Finlandia Gabung NATO

Global
Covid Korea Utara: 3 Pesawat Terbesar Dikirim ke China untuk Ambil Bantuan Medis

Covid Korea Utara: 3 Pesawat Terbesar Dikirim ke China untuk Ambil Bantuan Medis

Global
Rusia Klaim 1.730 Tentara Ukraina Menyerah di Pabrik Baja Azovstal

Rusia Klaim 1.730 Tentara Ukraina Menyerah di Pabrik Baja Azovstal

Global
Polandia Janji Bantu Swedia dan Finlandia jika Diserang Sebelum Jadi Anggota NATO

Polandia Janji Bantu Swedia dan Finlandia jika Diserang Sebelum Jadi Anggota NATO

Global
Kisah Atlet Bulu Tangkis dari Indonesia Alih Profesi Jadi Pebisnis Kue di Jerman

Kisah Atlet Bulu Tangkis dari Indonesia Alih Profesi Jadi Pebisnis Kue di Jerman

Global
Lewat Sidang Kejahatan Perang, Tentara Rusia Minta Maaf kepada Janda Ukraina

Lewat Sidang Kejahatan Perang, Tentara Rusia Minta Maaf kepada Janda Ukraina

Global
Ketika Burj Khalifa Gedung Tertinggi di Dunia Hilang Ditelan Badai Pasir...

Ketika Burj Khalifa Gedung Tertinggi di Dunia Hilang Ditelan Badai Pasir...

Global
Kemlu: Penolakan Masuk terhadap UAS, Kedaulatan Singapura

Kemlu: Penolakan Masuk terhadap UAS, Kedaulatan Singapura

Global
Teh Madu dan Iklan Layanan Masyarakat, Cara Korut 'Hadapi' Covid-19

Teh Madu dan Iklan Layanan Masyarakat, Cara Korut "Hadapi" Covid-19

Global
Kasus Covid-19 Korea Utara Diduga Sudah Mendekati Angka 2 Juta

Kasus Covid-19 Korea Utara Diduga Sudah Mendekati Angka 2 Juta

Global
Rusia Disebut Tembaki Jet-jet Tempur Israel dengan S-300 di Suriah

Rusia Disebut Tembaki Jet-jet Tempur Israel dengan S-300 di Suriah

Global
Pejabat Rusia yang Tentang Invasi ke Ukraina Tertangkap Basah di Perbasatan AS-Meksiko

Pejabat Rusia yang Tentang Invasi ke Ukraina Tertangkap Basah di Perbasatan AS-Meksiko

Global
Ukraina Terkini: 700 Pejuang Mariupol Menyerah, AS Buka Kembali Kedubes di Kyiv

Ukraina Terkini: 700 Pejuang Mariupol Menyerah, AS Buka Kembali Kedubes di Kyiv

Global
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.