Usai Mundur dari Pilpres Italia, Silvio Berlusconi Masuk Rumah Sakit Lagi

Kompas.com - 24/01/2022, 16:04 WIB
Silvio Berlusconi saat berkampanye di Roma, Italia, Sabtu (19/10/2019). Pilpres Italia digelar pada 24 Januari 2022 dan Berlusconi jadi salah satu kandidatnya. AP PHOTO/ANDREW MEDICHINISilvio Berlusconi saat berkampanye di Roma, Italia, Sabtu (19/10/2019). Pilpres Italia digelar pada 24 Januari 2022 dan Berlusconi jadi salah satu kandidatnya.

ROMA, KOMPAS.com - Mantan perdana menteri Italia Silvio Berlusconi kembali masuk rumah sakit pada Minggu (23/1/2022) untuk pemeriksaan rutin, kata juru bicaranya.

Hal tersebut disampaikan sehari setelah Silvio Berlusconi mengundurkan diri dari pencalonannya di pilpres Italia 2022.

Dokternya, Alberto Zangrillo dari rumah sakit San Raffaele Milan, mengonfirmasi bahwa pria berusia 85 tahun itu dirawat pada Minggu pagi untuk pemeriksaan klinis berkala yang sudah direncanakan untuk beberapa waktu.

Baca juga: Jelang Pilpres Italia 24 Januari, Bisakah Silvio Berlusconi Jadi Presiden?

Dikutip dari kantor berita AFP, salah satu sekutu politik Berlusconi, Matteo Salvini dari partai Liga anti-imigrasi mengatakan, dia melakukan panggilan telepon yang lama dengan Silvio Berlusconi dan kondisinya tenang serta sehat.

Silvio Berlusconi giat berkampanye di belakang layar untuk menjadi presiden berikutnya dalam pilpres Italia yang dimulai di parlemen pada pada Senin (24/1/2022), tetapi mundur pada Sabtu malam (22/1/2022).

Pencalonannya selalu gagal, paling tidak karena dia masih terlibat dalam proses hukum atas skandal pesta seks "Bunga Bunga"-nya.

Eks bos AC Milan itu mengatakan, dia menarik diri karena rasa tanggung jawab nasional, dan Italia perlu bersatu di belakang seorang kandidat saat memerangi pandemi virus corona.

Meski begitu, laporan media-media memberitakan bahwa keluarganya khawatir tentang kesehatan Silvio Berlusconi.

Berlusconi, yang menjadi perdana menteri untuk partai kanan tengah Forza Italia tiga kali selama 1994-2011, menjalani operasi jantung terbuka pada 2016 dan keluar masuk rumah sakit dalam beberapa bulan terakhir.

Pada September 2020, setelah dirawat di rumah sakit selama 11 hari karena pneumonia terkait Covid, dia berkata hampir mati.

Para analis juga meragukan dia berpeluang menang di antara lebih dari 1.000 pemilih yang terdiri dari anggota parlemen, senator, dan perwakilan daerah.

Favorit untuk menggantikan Sergio Mattarella sebagai Presiden Italia adalah Perdana Menteri Mario Draghi, tetapi pilpres Italia yang dilakukan melalui pemungutan suara rahasia hasilnya sangat sulit diprediksi.

Baca juga: Mengenal Sistem Pilpres Italia 2022 dan Para Kandidatnya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pertarungan Mata-mata antara Barat dan Rusia Memanas di Tengah Perang Ukraina

Pertarungan Mata-mata antara Barat dan Rusia Memanas di Tengah Perang Ukraina

Global
KBRI Roma Adakan Joint Webinar dengan Utusan Swiss, Bahas Pertanian Digital

KBRI Roma Adakan Joint Webinar dengan Utusan Swiss, Bahas Pertanian Digital

Global
AS Akan Hapus 5 Kelompok Ekstremis Ini dari Daftar Organisasi Teroris Asing

AS Akan Hapus 5 Kelompok Ekstremis Ini dari Daftar Organisasi Teroris Asing

Global
McDonald's Akan Keluar dari Rusia dan Jual Bisnisnya

McDonald's Akan Keluar dari Rusia dan Jual Bisnisnya

Global
Meski Ada Larangan Ekspor, India Akan Tetap Kirim Gandum ke Negara yang Membutuhkan

Meski Ada Larangan Ekspor, India Akan Tetap Kirim Gandum ke Negara yang Membutuhkan

Global
Sempat Alami Masalah Kesehatan, Ratu Elizabeth II Akhirnya Hadiri Perayaan Jubilee

Sempat Alami Masalah Kesehatan, Ratu Elizabeth II Akhirnya Hadiri Perayaan Jubilee

Global
Turki: Finlandia Gabung NATO dengan Damai, Swedia Provokatif

Turki: Finlandia Gabung NATO dengan Damai, Swedia Provokatif

Global
Saingi Krakatau, Letusan Gunung Tonga Jadi Ledakan Terbesar di Atmosfer yang Pernah Tercatat

Saingi Krakatau, Letusan Gunung Tonga Jadi Ledakan Terbesar di Atmosfer yang Pernah Tercatat

Global
Ketika Angklung Bergema di Markas AC Milan...

Ketika Angklung Bergema di Markas AC Milan...

Global
Derita Warga India “Disengat” Gelombang Panas hingga 49 Derajat Celsius

Derita Warga India “Disengat” Gelombang Panas hingga 49 Derajat Celsius

Global
Korea Utara: Lebih dari 1 Juta Orang Dikhawatirkan Telah Terinfeksi Covid-19

Korea Utara: Lebih dari 1 Juta Orang Dikhawatirkan Telah Terinfeksi Covid-19

Global
Kisah Ibu dengan 7 Anak Berkebutuhan Khusus, Sempat Jenuh tapi Tak Menyerah

Kisah Ibu dengan 7 Anak Berkebutuhan Khusus, Sempat Jenuh tapi Tak Menyerah

Global
Hassan Sheik Mohamud Terpilih sebagai Presiden Somalia untuk Kedua Kalinya dengan Pemilu Damai

Hassan Sheik Mohamud Terpilih sebagai Presiden Somalia untuk Kedua Kalinya dengan Pemilu Damai

Global
Penembakan Massal di Gereja California AS, Pelaku Tembak Jemaat Lansia, Insiden Kedua Minggu Ini

Penembakan Massal di Gereja California AS, Pelaku Tembak Jemaat Lansia, Insiden Kedua Minggu Ini

Global
Profil Sheikh Mohamed bin Zayed, Presiden UEA, Ahli Strategi yang Karismatik

Profil Sheikh Mohamed bin Zayed, Presiden UEA, Ahli Strategi yang Karismatik

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.