Tangki BBM di Ibu Kota Sierra Leone Meledak, 80 Orang Tewas Terbakar

Kompas.com - 06/11/2021, 17:20 WIB
Tangkapan layar dari video kebakaran akibat ledakan tangki bensin di wilayah Wellington, ibu kota Freetown, Sierra Leone, Jumat (5/11/2021). Ledakan terjadi akibat kecelakaan kendaraan. AP PHOTOTangkapan layar dari video kebakaran akibat ledakan tangki bensin di wilayah Wellington, ibu kota Freetown, Sierra Leone, Jumat (5/11/2021). Ledakan terjadi akibat kecelakaan kendaraan.

FREETOWN, KOMPAS.com - Sebuah tangki BBM di Freetown, ibu kota Sierra Leone, meledak dan menewaskan sedikitnya 80 orang pada Jumat malam (5/11/2021) waktu setempat.

Orang-orang di dalam mobil dan jalan-jalan di sekitarnya dilaporkan terbakar, kata petugas penyelamat dan perawat.

Kantor berita AFP melaporkan ledakan terjadi di pom bensin, sedangkan Reuters mewartakan bahwa yang meledak adalah truk tanker bahan bakar akibat tabrakan.

"Kami menemukan 80 jenazah dari lokasi kecelakaan tadi malam dengan ambulans kami," kata petugas penyelamat dari Palang Merah kepada AFP.

Baca juga: Antre Berjam-jam demi Bahan Bakar, Warga Lebanon Ramai-ramai Shalat di Pom Bensin

Ia menambahkan, operasi penyelamatan masih berlangsung pada Sabtu pagi (6/11/2021).

Seorang perawat di rumah sakit tempat para korban dirawat mengkonfirmasi jumlah korban tewas kepada AFP.

Dia juga merawat banyak perempuan, pria, dan anak-anak dengan luka berat.

Menurut sejumlah saksi, ledakan terjadi ketika sebuah kendaraan terbakar di pom bensin setelah kecelakaan di jalan.

Api kemudian menjalar di area tersebut, membakar orang-orang di dalam mobil dan di jalan-jalan dekatnya.

Wakil Presiden Sierra Leone Mohamed Juldeh Jalloh telah tiba di lokasi pada Sabtu.

Baca juga: Nozzle SPBU Rusak, Bensin Bocor dan Konsumen Harus Bayar Rp 546.000

*Redaksi melakukan perubahan judul dari yang sebelumnya "Pom Bensin di Ibu Kota Sierra Leone Meledak" menjadi "Tangki BBM di Ibu Kota Sierra Leone Meledak", menyesuaikan update terbaru dari lokasi kejadian.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Temuan Perwakilan Barat di Norwegia, Taliban Minta Aset Dicairkan

Temuan Perwakilan Barat di Norwegia, Taliban Minta Aset Dicairkan

Global
Efek Ghozali: Bagaimana Cara Menjual NFT dan Apakah Transaksinya Aman?

Efek Ghozali: Bagaimana Cara Menjual NFT dan Apakah Transaksinya Aman?

Internasional
Wanita Ini Memaksa Seorang Ibu untuk Menjual Anaknya dengan Menawarkan Rp7,1 Miliar

Wanita Ini Memaksa Seorang Ibu untuk Menjual Anaknya dengan Menawarkan Rp7,1 Miliar

Global
Setelah Kisahnya Tersebar, Rohana Mengaku Dapat Tawaran Kuliah dari 2 Universitas di Malaysia

Setelah Kisahnya Tersebar, Rohana Mengaku Dapat Tawaran Kuliah dari 2 Universitas di Malaysia

Global
NASA: Letusan Gunung Api Tonga Ratusan Kali Lebih Kuat dari Bom Atom Hiroshima

NASA: Letusan Gunung Api Tonga Ratusan Kali Lebih Kuat dari Bom Atom Hiroshima

Global
China Cabut Lockdown di Xi'an Jelang Olimpiade Beijing

China Cabut Lockdown di Xi'an Jelang Olimpiade Beijing

Global
Pemburu Harta Karun Amatir Berhasil Gali Tumpukan Emas Celtic Berusia 2.000 Tahun

Pemburu Harta Karun Amatir Berhasil Gali Tumpukan Emas Celtic Berusia 2.000 Tahun

Global
Jean-Jacques Savin, Petualang Perancis Tewas dalam Misi Mendayung Solo Melintasi Atlantik

Jean-Jacques Savin, Petualang Perancis Tewas dalam Misi Mendayung Solo Melintasi Atlantik

Global
Selama 2021, China Menghukum Lebih dari 600.000 Pejabat, Ini Alasannya

Selama 2021, China Menghukum Lebih dari 600.000 Pejabat, Ini Alasannya

Global
UEA Cegat 2 Rudal Balistik yang Ditembakkan Houthi dari Yaman

UEA Cegat 2 Rudal Balistik yang Ditembakkan Houthi dari Yaman

Global
China Terbangkan 39 Pesawat Tempur ke ADIZ Taiwan, Terbanyak Kedua yang Tercatat

China Terbangkan 39 Pesawat Tempur ke ADIZ Taiwan, Terbanyak Kedua yang Tercatat

Global
Usai Mundur dari Pilpres Italia, Silvio Berlusconi Masuk Rumah Sakit Lagi

Usai Mundur dari Pilpres Italia, Silvio Berlusconi Masuk Rumah Sakit Lagi

Global
Ribuan Orang Berdemo Menentang Mandat Masker dan Vaksin di AS

Ribuan Orang Berdemo Menentang Mandat Masker dan Vaksin di AS

Global
Ukraina-Rusia Makin Tegang, AS Perintahkan Warganya Segera Keluar dari Kiev

Ukraina-Rusia Makin Tegang, AS Perintahkan Warganya Segera Keluar dari Kiev

Global
Terungkap Syarat AS ke Iran untuk Bisa Kembali Patuh ke Kesepakatan Nuklir 2015

Terungkap Syarat AS ke Iran untuk Bisa Kembali Patuh ke Kesepakatan Nuklir 2015

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.