Kompas.com - 25/10/2021, 08:24 WIB
Foto ilustrasi seseorang membuka app store untuk mengunduh TRUTH Social, media sosial bikinan mantan presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Foto diambil di Los Angeles pada Rabu (20/10/2021). AFP PHOTO/CHRIS DELMASFoto ilustrasi seseorang membuka app store untuk mengunduh TRUTH Social, media sosial bikinan mantan presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Foto diambil di Los Angeles pada Rabu (20/10/2021).

BRASILIA, KOMPAS.com - Seorang pangeran Brasil yang menggambarkan dirinya sendiri mendukung kembalinya kepala negara Amerika Serikat (AS) yang tidak terpilih, akan memainkan peran kunci dalam situs media sosial Donald Trump, yang dikenal sebagai Truth Social.

Luiz Philippe de Orleans-Braganza adalah anggota Dewan Deputi Brasil - majelis rendah parlemen nasional negara itu - dan anggota partai politik Presiden Brasil Jair Bolsonaro.

Baca juga: Donald Trump Sebut Jenderal Tertinggi AS Orang Gila dan Biden Percaya

Orleans-Braganza adalah kepala keuangan Digital World Acquisition Corp, yang mengumumkan pada Rabu (20/10/2021) bahwa mereka akan bergabung dengan Trump Media & Technology Group.

Kesepakatan itu berarti anggota parlemen Brasil mungkin menjadi tokoh sentral saat Trump meluncurkan Truth Social, melansir Newsweek pada Minggu (24/10/2021).

Platform, yang disebut sebagai alternatif media sosial yang disetujui Trump, akan diluncurkan dalam versi beta pada November sebelum tersedia secara umum pada kuartal pertama 2022.

Tetapi Orleans-Braganza bukan hanya seorang anggota parlemen dan sekutu presiden Brasil. Dia juga keturunan Kaisar Brasil terakhir, Dom Pedro II, yang digulingkan pada 1889.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Orleans-Braganza menyebut dirinya seorang pangeran dan sering disebut pers Brasil sebagai "O Principe", bahasa Portugis untuk "sang pangeran", menurut The Financial Times.

Namun, ayahnya, yang adalah seorang pangeran, melepaskan hak kerajaannya.

Baca juga: Untuk Pertama Kali, Donald Trump Keluar dari Daftar Orang Terkaya Versi Forbes

Dia terkait dengan beberapa bekas rumah tangga kerajaan Eropa termasuk keluarga Perancis Orleans dan Bourbon, keluarga Portugis Braganza dan keluarga Wittelsbach Jerman.

Orleans-Braganza terpilih menjadi anggota Dewan Deputi Brasil pada 2018. Ketika dilantik dalam peran barunya pada 2019, dia mengenakan Ordo Kekaisaran Kristus (sebuah ordo ksatria yang didirikan oleh kaisar Pedro I dari Brasil) yang pernah menjadi milik Dom Pedro II.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber Newsweek
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.