Kompas.com - 30/09/2021, 16:07 WIB
Dalam file foto 27 April 2018 ini, pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kiri), berpose dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in (kanan) untuk foto di dalam Rumah Perdamaian di desa perbatasan Panmunjom di Zona Demiliterisasi, Korea Selatan. KOREA SUMMIT PRESS via APDalam file foto 27 April 2018 ini, pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kiri), berpose dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in (kanan) untuk foto di dalam Rumah Perdamaian di desa perbatasan Panmunjom di Zona Demiliterisasi, Korea Selatan.

PYONGYANG, KOMPAS.com - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menyatakan bersedia memulihkan hotline komunikasi vital dengan Korea Selatan, dalam kemungkinan tawaran rekonsiliasi.

Dia juga menuduh Amerika Serikat (AS) mengusulkan pembicaraan tanpa mengubah "kebijakan bermusuhan" terhadap Korea Utara.

Baca juga: Naik Pangkat, Adik Perempuan Kim Jong Un Tempati Pos Teratas di Pemerintahan Korea Utara

Pyongyang memutuskan sambungan telepon pada Agustus tahun ini sebagai protes terhadap latihan militer Korea Selatan-AS. Komentar terakhir Kim ini datang selama sesi parlemen tahunan Pyongyang.

"AS menggembar-gemborkan 'keterlibatan diplomatik' ... tetapi itu tidak lebih dari tipuan kecil untuk menipu masyarakat internasional, dan menyembunyikan tindakan permusuhannya, dan perpanjangan dari kebijakan permusuhan yang dilakukan oleh pemerintahan AS," sebuah laporan oleh negara bagian kata outlet berita KCNA melansir BBC pada Kamis (30/9/2021).

Namun, Kim tampaknya memperluas persyaratan damai dengan Korea Selatan.

Laporan KCNA menyatakan, Kim Jong Un berniat memastikan jalur komunikasi Utara-Selatan, yang telah terputus karena hubungan antar-Korea memburuk, untuk bisa pulih dari awal Oktober.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"(Tapi) itu tergantung pada sikap otoritas Korea Selatan, apakah hubungan antar-Korea akan dipulihkan atau terus memperburuk (seperti) keadaan saat ini."

Baca juga: Korea Utara Klaim Luncurkan Rudal Hipersonik, Teknologi Militer Mereka Makin Maju

Komentar terakhir Kim menggemakan komentar saudara perempuannya awal pekan lalu.

Kim Yo Jong sebelumnya mengatakan, Korea Utara bersedia melanjutkan pembicaraan dengan Selatan, jika mengakhiri "kebijakan permusuhan" (sanksi AS).

"Apa yang perlu disingkirkan adalah sikap berbelit-belit dan sikap bermusuhan yang membenarkan tindakan mereka sendiri, sambil menyalahkan pelaksanaan hak membela diri kita (Korea Utara) yang adil," katanya dalam sebuah pernyataan sebelumnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rusia Umumkan Kasus Pertama Varian Omicron: 2 Warga dari Afrika Selatan

Rusia Umumkan Kasus Pertama Varian Omicron: 2 Warga dari Afrika Selatan

Global
Giliran Argentina Laporkan Kasus Pertama Varian Omicron

Giliran Argentina Laporkan Kasus Pertama Varian Omicron

Global
100-an Kucing Ditemukan Mati di Sebuah Rumah di Perancis

100-an Kucing Ditemukan Mati di Sebuah Rumah di Perancis

Global
Siapakah Orang Pertama yang Menerbangkan Pesawat?

Siapakah Orang Pertama yang Menerbangkan Pesawat?

Internasional
Pria Nekat Ingin Masuk Kandang Singa untuk Ambil Berlian, Pengunjung Ikut Panik

Pria Nekat Ingin Masuk Kandang Singa untuk Ambil Berlian, Pengunjung Ikut Panik

Global
Aung San Suu Kyi Dipenjara 4 Tahun, PBB: Persidangan Palsu, Bermotif Politik

Aung San Suu Kyi Dipenjara 4 Tahun, PBB: Persidangan Palsu, Bermotif Politik

Global
Aung San Suu Kyi Dipenjara 4 Tahun, Inggris Kecam Junta Myanmar

Aung San Suu Kyi Dipenjara 4 Tahun, Inggris Kecam Junta Myanmar

Global
Pencipta Asterix Wafat Tinggalkan Komik yang Belum Selesai, Akan Diteruskan Putrinya

Pencipta Asterix Wafat Tinggalkan Komik yang Belum Selesai, Akan Diteruskan Putrinya

Global
Sejarah Penerbangan Dunia, dari Balon Udara hingga Roket

Sejarah Penerbangan Dunia, dari Balon Udara hingga Roket

Internasional
Menilik Simulasi Sidang Model ASEAN yang Diikuti Anak Muda Indonesia Secara Virtual

Menilik Simulasi Sidang Model ASEAN yang Diikuti Anak Muda Indonesia Secara Virtual

Global
Hilang Hampir Seminggu di Pedalaman, 2 Remaja Ini Selamat Tanpa Air Minum

Hilang Hampir Seminggu di Pedalaman, 2 Remaja Ini Selamat Tanpa Air Minum

Global
Nikahi Lagi Mantan Istri yang Sakit Parah, Chen Siap Donasi Ginjal dan Jual Rumah

Nikahi Lagi Mantan Istri yang Sakit Parah, Chen Siap Donasi Ginjal dan Jual Rumah

Global
75.000 Orang Meninggal, Oktober Bulan Paling Mematikan dalam Pandemi Covid-19 Rusia

75.000 Orang Meninggal, Oktober Bulan Paling Mematikan dalam Pandemi Covid-19 Rusia

Global
KBRI Beijing Gelar Media Gathering, Ini yang Disampaikan Dubes RI untuk China

KBRI Beijing Gelar Media Gathering, Ini yang Disampaikan Dubes RI untuk China

Global
Resmi, Aung San Suu Kyi Dipenjara 4 Tahun oleh Junta Myanmar

Resmi, Aung San Suu Kyi Dipenjara 4 Tahun oleh Junta Myanmar

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.