Kompas.com - 23/09/2021, 16:14 WIB
FILE - Dalam file foto Senin 20 September 2021 ini, lava meletus dari gunung berapi dekat El Paso di pulau La Palma di Canaries, Spanyol. Sebuah gunung berapi yang sudah lama tidak aktif di sebuah pulau kecil Spanyol di Samudra Atlantik meletus pada Minggu 19 September 2021, memaksa evakuasi ribuan orang. AP PHOTO/KIKE RINCONFILE - Dalam file foto Senin 20 September 2021 ini, lava meletus dari gunung berapi dekat El Paso di pulau La Palma di Canaries, Spanyol. Sebuah gunung berapi yang sudah lama tidak aktif di sebuah pulau kecil Spanyol di Samudra Atlantik meletus pada Minggu 19 September 2021, memaksa evakuasi ribuan orang.

MADRID, KOMPAS.com - Letusan gunung berapi La Palma di Kepulauan Canary Spanyol bisa berlangsung selama tiga bulan, menurut perhitungan para ahli.

Institut Vulkanologi Kepulauan Canary mengatakan pada Rabu (22/9/2021) bahwa letusan di pulau La Palma dan akibatnya dapat berlangsung hingga 84 hari.

Baca juga: Gunung di Pulau La Palma Spanyol Meletus, 5.000 Warga Mengungsi

Lembaga itu mengatakan telah melihat perhitungan panjang letusan sebelumnya di kepulauan itu.

Seperti letusan terbaru, aktivitas vulkanik akan diikuti aliran lava deras dan aktivitas seismik yang berlangsung lama.

Artinya, warga masih bisa menghadapi risiko gempa bumi, aliran lahar, gas beracun, abu vulkanik, dan hujan asam.

Lembaga tersebut juga melaporkan pada Selasa (21/9/2021) malam, terjadi peningkatan jumlah letusan kecil yang melemparkan batu dan abu tinggi ke udara dari gunung berapi La Palma.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sejak letusan pada Minggu lalu, sungai lava yang kuat, setinggi enam meter, telah menelan 185 bangunan, sebagian besar rumah di pedesaan.

Pada Selasa (21/9/2021), aliran lahar sedang menuruni bukit menuju pantai pulau yang lebih padat penduduknya.

FILE - Dalam file foto Selasa, 21 September 2021 ini, lava dari letusan gunung berapi mengalir menghancurkan rumah-rumah di pulau La Palma di Canaries, Spanyol. AP PHOTO/EMILIO MORENATTI FILE - Dalam file foto Selasa, 21 September 2021 ini, lava dari letusan gunung berapi mengalir menghancurkan rumah-rumah di pulau La Palma di Canaries, Spanyol.

Petugas darurat di pulau itu berusaha mengalihkan sebagian lahar dengan traktor pemindah material untuk membersihkan jalur, sehingga batuan cair dapat mengikuti, dengan harapan menjauhkannya dari rumah penduduk.

Namun, para pejabat mengatakan mereka tidak tahu apakah itu akan berhasil.

Baca juga: Gunung Berapi Meletus di Pulau Atlantik, Pertama Kali dalam 50 Tahun

Halaman:

Video Pilihan

Sumber Sky News
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menlu Jepang Dorong Peningkatan Kerja Sama dengan Indonesia, Ini yang Dibahas

Menlu Jepang Dorong Peningkatan Kerja Sama dengan Indonesia, Ini yang Dibahas

Global
5 Orang Tewas saat Massa Anti-kudeta Ditabrak Pasukan Keamanan Myanmar dengan Mobil

5 Orang Tewas saat Massa Anti-kudeta Ditabrak Pasukan Keamanan Myanmar dengan Mobil

Global
Kanselir Jerman Angela Merkel Pensiun Usai 16 Tahun Berkuasa, Apa Rencana Selanjutnya?

Kanselir Jerman Angela Merkel Pensiun Usai 16 Tahun Berkuasa, Apa Rencana Selanjutnya?

Global
Anggota DPR AS Unggah Foto Natal Menenteng Senjata Api, Selang Beberapa Hari Setelah Penembakan di Sekolah

Anggota DPR AS Unggah Foto Natal Menenteng Senjata Api, Selang Beberapa Hari Setelah Penembakan di Sekolah

Global
10 Letusan Gunung Api Terbesar di Dunia, Ada 2 dari Indonesia

10 Letusan Gunung Api Terbesar di Dunia, Ada 2 dari Indonesia

Internasional
Pasukan Keamanan Myanmar Tabraki Pengunjuk Rasa dengan Mobil

Pasukan Keamanan Myanmar Tabraki Pengunjuk Rasa dengan Mobil

Global
Tentara India Salah Sasaran Tewaskan 14 Warga Sipil, Awalnya Targetkan Pemberontak

Tentara India Salah Sasaran Tewaskan 14 Warga Sipil, Awalnya Targetkan Pemberontak

Global
Menggembirakan, Pertumbuhan Energi Terbarukan Global Cetak Rekor Baru

Menggembirakan, Pertumbuhan Energi Terbarukan Global Cetak Rekor Baru

Global
Pesan Angela Merkel Sebelum Letakkan Jabatan: Ambil Vaksin Secepatnya!

Pesan Angela Merkel Sebelum Letakkan Jabatan: Ambil Vaksin Secepatnya!

Global
Ledakan di Dekat Fasilitas Nuklir Natanz Iran, Terdengar Hingga 20 Kilometer

Ledakan di Dekat Fasilitas Nuklir Natanz Iran, Terdengar Hingga 20 Kilometer

Global
Di Desa Terpencil India, Setiap Orang Punya Lagu sebagai Nama

Di Desa Terpencil India, Setiap Orang Punya Lagu sebagai Nama

Global
Pertama Kali Buka Perbatasan Sejak 2 Tahun Pandemi, Fiji Sambut Meriah Turis dengan “Bula”

Pertama Kali Buka Perbatasan Sejak 2 Tahun Pandemi, Fiji Sambut Meriah Turis dengan “Bula”

Global
Menhan AS Sebut Penerbangan Pesawat China di Dekat Taiwan Seperti 'Latihan'

Menhan AS Sebut Penerbangan Pesawat China di Dekat Taiwan Seperti "Latihan"

Global
Biden dan Putin Dijadwalkan Bertemu Secara Virtual di Tengah Ketegangan Ukraina

Biden dan Putin Dijadwalkan Bertemu Secara Virtual di Tengah Ketegangan Ukraina

Global
Pejabat Pemerintah Inggris Diduga Adakan Pesta Saat Kasus Covid-19 Tinggi, Warga Lapor Polisi

Pejabat Pemerintah Inggris Diduga Adakan Pesta Saat Kasus Covid-19 Tinggi, Warga Lapor Polisi

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.