Kompas.com - 19/08/2021, 14:21 WIB
Foto pada 24 Juli 2021 memperlihatkan mantan presiden Amerika Serikat Donald Trump berpidato tentang berbagai hal kepada para pendukungnya di perkumpulan Turning Point Action, Phoenix. AP PHOTO/ROSS D FRANKLINFoto pada 24 Juli 2021 memperlihatkan mantan presiden Amerika Serikat Donald Trump berpidato tentang berbagai hal kepada para pendukungnya di perkumpulan Turning Point Action, Phoenix.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Dalam sebuah wawancara dengan Sean Hannity, mantan presiden AS Donald Trump menyebut kekacauan di Afghanistan sebagai momen paling memalukan bagi AS.

"Hal ini jadi rasa malu terbesar, saya percaya, dalam sejarah negara kita," ujar Trump, dilansir New York Post.

Trump menggambarkan kekacauan yang sedang berlangsung di Afghanistan, sebagai penghinaan terburuk dalam sejarah Amerika.

Baca juga: Saat Wanita Afghanistan Dilanda Ketakutan, Putri Ashraf Ghani Ditemukan di New York, Hidup Bebas sebagai Seniman

“Adalah hal yang hebat bahwa kami keluar, tetapi tidak ada yang pernah menangani penarikan yang lebih buruk daripada Joe Biden,” kata presiden ke-45 itu kepada “Hannity” Fox News, Selasa (17/8/2021).

Trump duduk untuk wawancara pertamanya sejak Taliban berbaris ke Kabul pada Minggu (15/8/2021).

Taliban akhirnya mencapai klimaks penaklukan selama 96 jam di kota-kota besar Afghanistan dan ibu kota provinsi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Semuanya jatuh dengan sedikit perlawanan.

Trump pun terus mengkritik pemerintahan Biden, sembari menyalahkan para pemimpin militer dan politik Afghanistan atas runtuhnya negara dan kekacauan yang dihasilkan.

“Saya tahu pasukan keamanan Afghanistan tidak akan berperang. Saya berkata, mengapa mereka berkelahi? Mengapa tentara Afghanistan ini berperang melawan Taliban?" ujar Trump.

“Dan saya diberitahu beberapa informasi yang sangat buruk oleh banyak orang yang berbeda."

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Astronot China Mendarat di Stasiun Luar Angkasa untuk Misi Terlama

3 Astronot China Mendarat di Stasiun Luar Angkasa untuk Misi Terlama

Global
Inggris Nyatakan Penusukan David Amess sebagai Insiden Teroris

Inggris Nyatakan Penusukan David Amess sebagai Insiden Teroris

Global
Seorang Suami Bunuh Istri dengan Ular Kobra yang Sangat Kelaparan untuk Kuasai Harta

Seorang Suami Bunuh Istri dengan Ular Kobra yang Sangat Kelaparan untuk Kuasai Harta

Global
16 Oktober 1923: Walt Disney Company Berdiri

16 Oktober 1923: Walt Disney Company Berdiri

Internasional
Kondisi Mantan Presiden AS Bill Clinton Membaik, tapi Masih di RS

Kondisi Mantan Presiden AS Bill Clinton Membaik, tapi Masih di RS

Global
Siapa David Amess, Anggota Parlemen Inggris yang Tewas Ditusuk?

Siapa David Amess, Anggota Parlemen Inggris yang Tewas Ditusuk?

Global
Para Guru di Inggris Khawatir Bocah-bocah SD Peragakan Adegan Kekerasan Film Squid Game

Para Guru di Inggris Khawatir Bocah-bocah SD Peragakan Adegan Kekerasan Film Squid Game

Global
POPULER GLOBAL: China Tak Perlu Perang Rebut Taiwan | David Amess Tewas Ditusuk

POPULER GLOBAL: China Tak Perlu Perang Rebut Taiwan | David Amess Tewas Ditusuk

Global
Seorang Polisi Inggris Dipecat karena Tidak Jujur Bayar Camilan di Kantin Amal

Seorang Polisi Inggris Dipecat karena Tidak Jujur Bayar Camilan di Kantin Amal

Global
Penelitian: Iklim di Amazon pada 2500 Diramalkan Berubah Jadi Tandus

Penelitian: Iklim di Amazon pada 2500 Diramalkan Berubah Jadi Tandus

Global
Anggota Parlemen Inggris David Amess Tewas Ditusuk Saat Acara

Anggota Parlemen Inggris David Amess Tewas Ditusuk Saat Acara

Global
Dapat 6.000 Tanda Tangan, Petisi Orang Belum Divaksin Boleh Masuk Mal Singapura Hilang

Dapat 6.000 Tanda Tangan, Petisi Orang Belum Divaksin Boleh Masuk Mal Singapura Hilang

Global
Putin: 2.000 Anggota ISIS Berkumpul di Afghanistan Utara, Akan Menyamar Jadi Pengungsi

Putin: 2.000 Anggota ISIS Berkumpul di Afghanistan Utara, Akan Menyamar Jadi Pengungsi

Global
Payudara dan Pantatnya Disebut Kebesaran, Atlet Ini Gugat Nike dan Mantan Pelatihnya Rp 281 Miliar

Payudara dan Pantatnya Disebut Kebesaran, Atlet Ini Gugat Nike dan Mantan Pelatihnya Rp 281 Miliar

Global
Bom Masjid Meledak di Kandahar Afghanistan, 16 Orang Tewas

Bom Masjid Meledak di Kandahar Afghanistan, 16 Orang Tewas

Global

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.