KISAH MISTERI: Pasukan X, Satuan Komando Rahasia Yahudi, Pahlawan Perang Dunia II

Kompas.com - 24/06/2021, 23:51 WIB
Pasukan Inggris mengambil posisi di pantai Sword selama D-Day 06 Juni 1944 setelah pasukan Sekutu menyerbu pantai Normandia. D-Day, 06 Juni 1944 masih merupakan salah satu pertempuran paling memilukan dan konsekuensial di dunia, karena pendaratan Sekutu di Normandia menyebabkan pembebasan Prancis yang menandai titik balik di teater Barat Perang Dunia II. AFP PHOTO/STRPasukan Inggris mengambil posisi di pantai Sword selama D-Day 06 Juni 1944 setelah pasukan Sekutu menyerbu pantai Normandia. D-Day, 06 Juni 1944 masih merupakan salah satu pertempuran paling memilukan dan konsekuensial di dunia, karena pendaratan Sekutu di Normandia menyebabkan pembebasan Prancis yang menandai titik balik di teater Barat Perang Dunia II.

Lane tertangkap pada misi berikutnya. Dia diinterogasi oleh Field Marshal Rommel, yang tidak pernah menduga bahwa tentara Inggris ini sebenarnya adalah seorang Yahudi dari Budapest.

Salah satu rekan X Troopers Lane adalah Ian Harris (Hans Ludwig Hajos), seorang Yahudi Jerman diasingkan. Dia pernah seorang diri menangkap seluruh resimen Jerman hanya dengan
“Tommy Gun”.

Dia senang melawan Nazi dan menerima Medali Militer Angkatan Darat Inggris, karena membunuh sejumlah SS Pemuda Hitler yang fanatik selama penyeberangan Rhine.

Peter Masters (Peter Arany) adalah seorang anak laki-laki artistik dari Wina. DIa terpilih untuk mendarat di D-Day sebagai bagian dari 'Pasukan Sepeda'.

Setelah “digunakan” untuk menarik keluar sarang senapan mesin Jerman, Masters adalah salah satu tentara Sekutu pertama, yang berhasil mencapai Jembatan Pegasus, tujuan utama dalam kampanye awal Normandia.

Tapi mungkin salah satu yang paling luar biasa dari semuanya adalah kisah Manfred Gans, seorang Yahudi ortodoks dari Borken, Jerman.

Gans berada di garis depan pendaratan D-Day. Dia membunuh, menangkap serta menginterogasi Nazi yang tak terhitung jumlahnya. Dia juga merebut pertahanan pantai Jerman yang penting.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Gans memiliki banyak luka yang mengancam nyawa di Normandia, namun berhasil bertahan hidup. Dia bertempur di Jerman, Belgia, dan Belanda.

Pada hari-hari memudarnya perang, ia memimpin sebuah jip dan melaju menerobos “neraka apokaliptik” Nazi Jerman di kamp konsentrasi Theresienstadt. Di sini, dia berhasil menyelamatkan orang tuanya sendiri.

Baca juga: 6 Kisah Misteri Harta Karun Peninggalan Perang Dunia II

Rahasia yang terkubur

Itu hanyalah beberapa dari kisah luar biasa dari pasukan komando rahasia X Troop.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Sumber TIME
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.