Malaysia Kerahkan Jet Tempur untuk Cegat 16 Pesawat Militer China

Kompas.com - 01/06/2021, 20:58 WIB
Dalam foto ini diambil 10 Februari 2020, dan dirilis oleh Republik Pertahanan Tiongkok (ROC) Kementerian Pertahanan Nasional, Angkatan Udara Taiwan F-16 di latar depan terbang di atas sayap Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok (PLAAF) H -6 pembom saat melewati dekat Taiwan. Republic of China (ROC) Ministry of National Defense via APDalam foto ini diambil 10 Februari 2020, dan dirilis oleh Republik Pertahanan Tiongkok (ROC) Kementerian Pertahanan Nasional, Angkatan Udara Taiwan F-16 di latar depan terbang di atas sayap Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok (PLAAF) H -6 pembom saat melewati dekat Taiwan.

PUTRAJAYA, KOMPAS.com - Angkatan Udara Malaysia menyatakan, mereka mengirim jet tempur untuk mencegat 16 pesawat tempur China yang melintas.

Insiden itu terjadi di kawasan pesisir Laut China Selatan, perairan yang menjadi disengketakan dua negara.

Angkatan udara "Negeri Jiran" menyatakan, pesawat militer jenis pengangkut mendekat dalam formasi taktis.

Baca juga: Jet Tempur Inggris Cegat 2 Pesawat Militer Rusia di Laut Utara

Dilansir AFP Selasa (1/6/2021), pesawat "Negeri Panda" tersebut sekitar 60 mil laut dari garis pantai.

Mereka terdeteksi oleh radar, di mana militer Malaysia mencoba untuk melakukan komunikasi dengan pesawat itu.

Karena semakin mendekat, jet tempur pun dikerahkan untuk mencegat mereka, di mana pesawat lawan tidak mendekati wilayah udara "Negeri Jiran".

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Angkatan Udara Malaysia menjelaskan, pesawat tersebut bergerak dalam formasi yang dianggap mencurigakan.

"Insiden ini sangat serius karena berkaitan dengan kedaulatan negara dan keselamatan penerbangan," jelas Putrajaya.

Apalagi, lokasi tempat mereka terbang pada Senin (31/5/2021) merupakan area yang sibuk dengan lalu lintas udara.

"Negeri Panda" mengeklaim hampir seluruh Laut China Selatan, dan membangun pangkalan di pulau-pulau sekitar perairan.

Manuver salah satu raksasa ekonomi dunia tersebut membuat marah negara yang merasa punya hak atas perairan itu.

Meski sering berbeda pendapat, hubungan China dan Malaysia ramah meski insiden pada Senin tak biasa.

Selain Kuala Lumpur, negara yang juga mengeklaim Laut China Selatan adalah Vietnam, Filipina, Brunei, hingga Taiwan.

Baca juga: Rusia Kirim 5 Pesawat Berisi Bantuan Kemanusiaan, Perancis Kirim 2 Pesawat Militer Pasca-ledakan di Lebanon


Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejumlah Roket Hantam Dekat Kabul, Afghanistan Masih Tegang

Sejumlah Roket Hantam Dekat Kabul, Afghanistan Masih Tegang

Global
Pemimpin ISIS di Afrika yang Dibunuh Perancis Kepalanya Dihargai Rp 71,2 Miliar

Pemimpin ISIS di Afrika yang Dibunuh Perancis Kepalanya Dihargai Rp 71,2 Miliar

Global
Belum Divaksin, Presiden Brasil Ngeyel Bakal Hadir di Sidang Umum PBB

Belum Divaksin, Presiden Brasil Ngeyel Bakal Hadir di Sidang Umum PBB

Global
Misteri Al Naslaa, Batu yang Terbelah dengan Sempurna di Arab Saudi

Misteri Al Naslaa, Batu yang Terbelah dengan Sempurna di Arab Saudi

Global
Surat Wasiat Pangeran Philip Dirahasiakan Selama 90 Tahun, Ini Sebabnya...

Surat Wasiat Pangeran Philip Dirahasiakan Selama 90 Tahun, Ini Sebabnya...

Global
71 Persen Populasi China Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Penuh

71 Persen Populasi China Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Penuh

Global
Pemilu Kanada 2021: Profil Erin O'Toole, Pemula yang Berpeluang Kalahkan PM Justin Trudeau

Pemilu Kanada 2021: Profil Erin O'Toole, Pemula yang Berpeluang Kalahkan PM Justin Trudeau

Global
Taliban Larang Staf Wanita Masuk Kementerian Urusan Perempuan Afghanistan

Taliban Larang Staf Wanita Masuk Kementerian Urusan Perempuan Afghanistan

Global
Kali Pertama dalam 30 Tahun, Pasukan Jepang Gelar Latihan Skala Besar

Kali Pertama dalam 30 Tahun, Pasukan Jepang Gelar Latihan Skala Besar

Global
Pemilu Kanada, PM Justin Trudeau Terancam Kalah dari Pemula

Pemilu Kanada, PM Justin Trudeau Terancam Kalah dari Pemula

Global
Rusia: India Berminat Borong Sistem Pertahanan S-500

Rusia: India Berminat Borong Sistem Pertahanan S-500

Global
10 Pemimpin Terlama dalam Sejarah Pemerintahan Manusia

10 Pemimpin Terlama dalam Sejarah Pemerintahan Manusia

Internasional
Penanganan Evakuasi dari Afghanistan Tak Maksimal, Menlu Belanda Mundur

Penanganan Evakuasi dari Afghanistan Tak Maksimal, Menlu Belanda Mundur

Global
Bantu Australia Bangun Kapal Selam Bertenaga Nuklir, AS: Tak Cari Konflik dengan China

Bantu Australia Bangun Kapal Selam Bertenaga Nuklir, AS: Tak Cari Konflik dengan China

Global
POPULER GLOBAL: Taliban Usir Ribuan Warga dari Rumahnya Tanpa Alasan | Warga El Salvador Demo Tolak Bitcoin

POPULER GLOBAL: Taliban Usir Ribuan Warga dari Rumahnya Tanpa Alasan | Warga El Salvador Demo Tolak Bitcoin

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.