Perancis Dorong Kembali Resolusi Gencatan Senjata atas Konflik di Gaza

Kompas.com - 19/05/2021, 09:07 WIB
Ledakan menerangi langit malam di Gaza pada Selasa (18/5/2021). Jet tempur Israel terus membombardir Gaza dan menewaskan lebih dari 200 orang selama sepekan terakhir. AFP PHOTO/MAHMUD HAMSLedakan menerangi langit malam di Gaza pada Selasa (18/5/2021). Jet tempur Israel terus membombardir Gaza dan menewaskan lebih dari 200 orang selama sepekan terakhir.

PARIS, KOMPAS.com - Perancis, salah satu anggota tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB), mengajukan resolusi gencatan senjata dalam konflik Israel-Gaza.

Presiden Perancis Emmanuel Macron berkoordinasi dengan mitranya, Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi dan Raja Yordania Abdullah II, untuk menyetujui resolusi gencatan senjata.

Baca juga: Telepon PM Israel, Biden Dukung Gencatan Senjata di Gaza

"Ketiga negara sepakat pada tiga elemen sederhana, yaitu penembakan harus dihentikan, waktunya untuk gencatan senjata, dan Dewan Keamanan PBB harus menangani masalah tersebut," kata Istana Elysee, istana kepresidenan Perancis, seperti dilansir AFP pada Rabu (19/5/2021).

Perancis telah menyerukan untuk gencatan senjata segera dalam beberapa hari, dan mengatakan mendukung mediasi yang dipimpin oleh Mesir.

Baca juga: Ada 5 Negara Anggota Tetap Dewan Keamanan PBB, untuk Apa?

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Macron pada Senin (17/5/2021) menggarisbawahi pentingnya mediasi Mesir setelah melakukan pembicaraan di Paris dengan Sisi, meski ada kekhawatiran oleh para aktivis atas catatan hak asasi Kairo.

Dewan Keamanan PBB telah gagal mengadopsi deklarasi sederhana soal konflik Palestina dan Israel di Gaza.

Baca juga: Mesir Janji Beri Dana Bantuan Rp 7,1 Triliun untuk Rekonstruksi Gaza

Sebab, Amerika Serikat, anggota tetap DK PBB dan sekutu setia Israel, menolak tiga draf pernyataan sebelumnya yang diusulkan oleh China, Norwegia, dan Tunisia, yang menyerukan diakhirinya pertempuran.

Duta Besar China untuk PBB Zhang Jun mengatakan bahwa selama pertemuan tertutup, para anggota DK PBB "mendengar proposal yang dibuat oleh rekan Perancis kami di Dewan, dan untuk China, tentu saja kami mendukung semua upaya untuk memfasilitasi diakhirinya krisis dan kembali pada perdamaian di Timur Tengah."

Baca juga: POPULER GLOBAL: Momen Pilot Israel saat Lihat Anak-anak Gaza | Militer AS Bicara Soal Konflik Israel-Palestina


Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lengserkan Rezim 12 Tahun, Ini Janji dan Tantangan PM Baru Israel Naftali Bennett

Lengserkan Rezim 12 Tahun, Ini Janji dan Tantangan PM Baru Israel Naftali Bennett

Global
Tahanan Tertua di Guantanamo Bebas Setelah Ditahan Ilegal 16 Tahun Lebih

Tahanan Tertua di Guantanamo Bebas Setelah Ditahan Ilegal 16 Tahun Lebih

Global
Warga Ibu Kota Rusia Akan Diberi Cuti Berbayar guna Redam Lonjakan Covid-19

Warga Ibu Kota Rusia Akan Diberi Cuti Berbayar guna Redam Lonjakan Covid-19

Global
Inilah Kota Paling Layak Huni 2021, Bukan di Eropa, Dekat Indonesia

Inilah Kota Paling Layak Huni 2021, Bukan di Eropa, Dekat Indonesia

Global
Virus Corona Terus Bermutasi, Akankah Muncul Varian Maha Kuat?

Virus Corona Terus Bermutasi, Akankah Muncul Varian Maha Kuat?

Global
China Dituduh Coba Menutupi Kebocoran Radiasi Pembangkit Nuklir Taishan

China Dituduh Coba Menutupi Kebocoran Radiasi Pembangkit Nuklir Taishan

Global
 Pemerintahan Baru Israel Dikhawatirkan Bisa Lebih Keras ke Palestina

Pemerintahan Baru Israel Dikhawatirkan Bisa Lebih Keras ke Palestina

Global
China Protes, Pernyataan G7 Singgung Uighur hingga Asal Usul Covid-19

China Protes, Pernyataan G7 Singgung Uighur hingga Asal Usul Covid-19

Global
Covid-19 di Taiwan Memburuk, Presiden Tsai Ing-wen Minta Maaf

Covid-19 di Taiwan Memburuk, Presiden Tsai Ing-wen Minta Maaf

Global
Penemu Bangkai Kapal Titanic Tawarkan Bantuan Cari MH370, tapi Ditolak

Penemu Bangkai Kapal Titanic Tawarkan Bantuan Cari MH370, tapi Ditolak

Global
Pawai Motor Tanpa Masker, Presiden Brasil Didenda Rp 1,6 Juta

Pawai Motor Tanpa Masker, Presiden Brasil Didenda Rp 1,6 Juta

Global
PM Israel Naftali Bennett Ahli Berbisnis, Pernah Tarik Investor Jutaan Dolar AS

PM Israel Naftali Bennett Ahli Berbisnis, Pernah Tarik Investor Jutaan Dolar AS

Global
Partai Islam Israel yang Menangkan Naftali Bennett Bersumpah Rebut Kembali Tanahnya

Partai Islam Israel yang Menangkan Naftali Bennett Bersumpah Rebut Kembali Tanahnya

Global
Marko Arnautovic dan Arti Selebrasi 'OK' yang Jadi Kontroversi

Marko Arnautovic dan Arti Selebrasi "OK" yang Jadi Kontroversi

Global
Minta Covid-19 Cepat Berakhir, Warga di India Berdoa kepada 'Dewi Corona'

Minta Covid-19 Cepat Berakhir, Warga di India Berdoa kepada "Dewi Corona"

Global
komentar
Close Ads X