Kompas.com - 15/05/2021, 07:30 WIB
Umat terlihat di dalam masjid setelah ledakan bom di pinggiran Kabul pada 14 Mei 2021, yang menewaskan sedikitnya 12 orang. AFPUmat terlihat di dalam masjid setelah ledakan bom di pinggiran Kabul pada 14 Mei 2021, yang menewaskan sedikitnya 12 orang.

KABUL, KOMPAS.com - Sebanyak 12 orang tewas di Afghanistan ketika sebuah bom meledak di masjid di tengah Shalat Jumat.

Dalam insiden di Distrik Shakar Dara, sebelah utara ibu kota Kabul, 15 jemaah juga dilaporkan terluka.

Juru bicara kepolisian Ferdaws Faramarz mengatakan berdasarkan investigasi awal, si imam yang bernama Mofti Norman menjadi target serangan.

Baca juga: Jelang Gencatan Senjata Idul Fitri, Taliban Rebut Daerah Dekat Ibu Kota Afghanistan

Ledakan bom saat Shalat Jumat itu terjadi di hari kedua dari tiga hari gencatan senjata untuk merayakan Idul Fitri.

Tidak ada kelompok yang mengeklaim bertanggung jawab, di mana sorotan langsung diarahkan pemerintah kepada kelompok Taliban.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Serangan di masjid ini terjadi saat AS dan sekutunya bersiap menarik pasukan mereka dari negara konflik itu.

Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid membantah mereka dalang ledakan itu, dan mengecam siapa pun pelakunya.

Mujahid balik menuding badan intelijen Afghanistan sebagai biang kerok insiden yang membunuh 12 jemaah tersebut.

Salah satu jemaah, Muhibullah Sahebzada mengungkapkan dia baru saja tiba di masjid saat ledakan terjadi.

Dia mengatakan mendengar teriakan anak kecil saat asap mulai membubung dan melihat jenazah bergelimpangan.

Sahebzada mengatakan, dia meyakini bom tersebut disembunyikan di bawah mimbar dan diledakkan begitu shalat digelar.

"Saya sangat takut jika terjadi ledakan kedua, jadi saya segera pulang ke rumah," papar Sahebzada dilansir Sky News (14/5/2021).

Insiden ini terjadi setelah pada akhir pekan lalu, sebuah tiga bom meledak di Distrik Basht-i-Darchi, menewaskan puluhan orang.

Korban tewas kebanyakan adalah anak sekolah yang saat itu baru saja pulang dari sekolah, dengan ratusan lainnya terluka.

Baca juga: Ledakan Bus di Afghanistan Jelang Gencatan Senjata Idul Fitri oleh Taliban


Sumber Sky News
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X