Kompas.com - 15/05/2021, 05:00 WIB
PM Israel Yitzak Rabin berjabat tangan dengan pemimpin PLO Yasser Arafat disaksikan Presiden AS Bill Clinton usai penandatanganan Perjanjian Oslo di Washington DC pada 13 September 1993. White House/WikipediaPM Israel Yitzak Rabin berjabat tangan dengan pemimpin PLO Yasser Arafat disaksikan Presiden AS Bill Clinton usai penandatanganan Perjanjian Oslo di Washington DC pada 13 September 1993.

KOMPAS.com - Wajah Palestina berubah setelah “Perang Enam Hari” pecah pada 5 Juni 1967. Israel mengawali perang terhadap bangsa Arab itu dengan menyerbu pasukan Mesir.

Dua gelombang serangan udara dikirim untuk menghancurkan 286 pesawat tempur Mesir. Sementara itu, pasukan darat Israel juga mulai merangsek masuk di Gurun Sinai.

Baca juga: Perang 6 Hari 1967 yang Mengubah Timur Tengah

Anehnya, respon militer Mesir sangat minim dan menjelang tengah hari, Angkatan Udara (AU) Israel berani memastikan bahwa AU Mesir sudah lumpuh.

Pasukan Israel berhasil menguasai wilayah itu hanya dalam tiga hari, dengan pernyataan genjatan senjata yang disampaikan Presiden Mesir Gamal Abdul Nasser.

Di sisi lain, militer Jordania sudah menembaki kota Yerusalem meski Israel pada hari pertama perang. Padahal sejak awal “Negeri Zionis sudah meminta Jordania untuk tidak ikut campur.”

Artileri Jordania juga menembaki Tel Aviv, sementara AU Jordania menyerang sejumlah kota Israel. Setelah upaya gencatan senjata ditolak Jordania, Israel menyerang negeri itu.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada 8 Juni 1967, Israel akhirnya bisa menguasai Tepi Barat dan Yerusalem.

Suriah, yang ikut terjun dalam perang ini, sejatinya melancarkan serangan bersamaan dengan Jordania sejak awal. Artileri Suriah di Dataran Tinggi Golan menghujani wilayah Israel dengan tembakan bertubi-tubi.

Setelah mengatasi Mesir, militer Israel akhirnya dikerahkan untuk menanggapi serangan Suriah. Pada 10 Juni 1967, Israel sepakat melakukan gencatan senjata dengan Suriah setelah berhasil menguasai dataran tinggi Golan.

Perang enam hari usai dengan kemenangan mutlak di tangan Israel. Hasil dari perang ini, Israel merebut Jalur Gaza dan Semenanjung Sinai dari Mesir. Dari Jordania, Israel merebut Tepi Barat dan menguasai dataran tinggi Golan.

Baca juga: Masjid Al-Aqsa, Titik Pertikaian Panjang Palestina-Israel

Halaman:

Sumber Kompas.com
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Akhirnya Bertemu, Biden: Hal Terakhir yang Diinginkan Putin adalah Perang Dingin

Akhirnya Bertemu, Biden: Hal Terakhir yang Diinginkan Putin adalah Perang Dingin

Global
Berkelahi Kena Dua Pukulan, Pria Ini Balas dengan Lempar Granat

Berkelahi Kena Dua Pukulan, Pria Ini Balas dengan Lempar Granat

Global
Dituduh Abaikan Aturan Baru India, Twitter Kini Bisa Dituntut karena Unggahan Penggunanya

Dituduh Abaikan Aturan Baru India, Twitter Kini Bisa Dituntut karena Unggahan Penggunanya

Global
Setelah Bertemu, Putin Akui Biden Orang yang Berpengalaman

Setelah Bertemu, Putin Akui Biden Orang yang Berpengalaman

Global
Biden dan Putin Akhirnya Bertemu, Saling Lempar Nada Positif

Biden dan Putin Akhirnya Bertemu, Saling Lempar Nada Positif

Global
Permaisuri Jingu: Sang Legenda Samurai Wanita Penakluk Korea

Permaisuri Jingu: Sang Legenda Samurai Wanita Penakluk Korea

Internasional
POPULER GLOBAL: China Sindir G7 Lewat Lukisan Parodi Perjamuan Terakhir, Orang Miskin Filipina Makan 'Pagpag' dari Tempat Sampah

POPULER GLOBAL: China Sindir G7 Lewat Lukisan Parodi Perjamuan Terakhir, Orang Miskin Filipina Makan "Pagpag" dari Tempat Sampah

Global
Aktivis Greenpeace yang Mendarat di Laga Perancis Vs Jerman Beruntung Tak Ditembak Sniper

Aktivis Greenpeace yang Mendarat di Laga Perancis Vs Jerman Beruntung Tak Ditembak Sniper

Global
Lukai 2 Orang saat Mendarat di Laga Perancis Vs Jerman, Greenpeace Minta Maaf

Lukai 2 Orang saat Mendarat di Laga Perancis Vs Jerman, Greenpeace Minta Maaf

Global
Siapa Presiden Pertama di Dunia?

Siapa Presiden Pertama di Dunia?

Internasional
Penampilan Terbaru Kim Jong Un Lebih Kurus, Terserang Penyakit?

Penampilan Terbaru Kim Jong Un Lebih Kurus, Terserang Penyakit?

Global
Operation Black Tornado Marcos India: Tak Gentar Walau Peluru di Badan

Operation Black Tornado Marcos India: Tak Gentar Walau Peluru di Badan

Internasional
11.000 Pelajar Hadiri Wisuda di Wuhan Tanpa Masker dan Jaga Jarak

11.000 Pelajar Hadiri Wisuda di Wuhan Tanpa Masker dan Jaga Jarak

Global
Warga Israel Sudah Bebas Tak Pakai Masker, di Dalam atau Luar Ruangan

Warga Israel Sudah Bebas Tak Pakai Masker, di Dalam atau Luar Ruangan

Global
Iran Semakin Mendekati Batas Minimal Bahan untuk Membuat Nuklir

Iran Semakin Mendekati Batas Minimal Bahan untuk Membuat Nuklir

Global
komentar
Close Ads X