Kompas.com - 14/05/2021, 22:59 WIB

KOMPAS.com — Ketika tensi di Eropa turun pasca berakhirnya Perang Dunia II, gejolak justru memanas di wilayah Mandat Palestina.

Kelompok Zionis melancarkan serangan terus menerus kepada orang Inggris di wilayah itu.

Mereka menuntut dibukanya keran imigrasi untuk bangsa Yahudi, yang masih tertahan di kamp Holocaust Nazi Jerman.

Baca juga: Konflik Israel-Palestina (1): Gerakan Zionisme sampai Mandat Palestina

Aksi kekerasan yang terus terjadi di Mandat Palestina berujung pembentukan Komite Investigasi Anglo-Amerika pada 1946.

Komite ini kemudian menyetujui rekomendasi Amerika Serikat (AS), terkait pemindahan segera 100.000 pengungsi Yahudi di Eropa ke Palestina, dan merekomendasikan tak ada negara Arab atau Yahudi di Palestina.

Namun, implementasi rekomendasi ini ternyata tak semudah yang dibayangkan.

Partai Buruh Inggris berang karena Presiden AS Harry S Truman mendukung imigrasi 100.000 pengungsi Yahudi, tetapi menolak temuan komite lainnya.

Kondisi inilah yang membuat Inggris mengumumkan niatnya menyerahkan Mandat Palestina ke tangan PBB.

Baca juga: Konflik Israel-Palestina (2): Bentrokan Awal sampai Solusi Dua Negara

Pembagian wilayah

PBB lalu membentuk Komite Khusus untuk Palestina (UNSCOP) pada 15 Mei 1947. Terdiri dari 11 negara, komite ini melakukan sidang dan kunjungan ke Palestina untuk melakukan investigasi.

Pada 31 Agustus 1947, laporan UNSCOP merekomendasikan kepada Sidang Umum PBB sebuah skema pembagian wilayah Palestina dalam masa transisi, selama dua tahun dimulai pada 1 September 1947.

Halaman:
Sumber Kompas.com

Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seluruh Biksunya Ketahuan Pakai Narkoba Setelah Tes Urin, Kuil di Thailand Sampai Kosong

Seluruh Biksunya Ketahuan Pakai Narkoba Setelah Tes Urin, Kuil di Thailand Sampai Kosong

Global
Pejabat Iran Akhirnya Mengaku Ratusan Orang Tewas dalam Kerusuhan Pasca-kematian Mahsa Amini

Pejabat Iran Akhirnya Mengaku Ratusan Orang Tewas dalam Kerusuhan Pasca-kematian Mahsa Amini

Global
China Usir Kapal Angkatan Laut AS yang Masuk Secara Ilegal di Perairan Dekat Spratlys

China Usir Kapal Angkatan Laut AS yang Masuk Secara Ilegal di Perairan Dekat Spratlys

Global
NATO Bersiap Perkuat Sayap Timur Aliansinya, tapi Hadapi Masalah Infrastruktur dan Logistik

NATO Bersiap Perkuat Sayap Timur Aliansinya, tapi Hadapi Masalah Infrastruktur dan Logistik

Global
Kapsul Orion dari Misi Artemis 1 NASA Berhasil Pecahkan Rekor Apollo 13

Kapsul Orion dari Misi Artemis 1 NASA Berhasil Pecahkan Rekor Apollo 13

Global
WHO Ganti Nama Cacar Monyet atau Monkeypox Menjadi 'mpox'

WHO Ganti Nama Cacar Monyet atau Monkeypox Menjadi 'mpox'

Global
Demo Covid di China: Aparat Mulai Mengekang Aksi Protes, Kepung Titik Pertemuan dan Buru Demonstran

Demo Covid di China: Aparat Mulai Mengekang Aksi Protes, Kepung Titik Pertemuan dan Buru Demonstran

Global
Jalur Komunikasi Khusus AS-Rusia Disebut Dipakai Sekali Saat Perang Ukraina, Untuk Apa?

Jalur Komunikasi Khusus AS-Rusia Disebut Dipakai Sekali Saat Perang Ukraina, Untuk Apa?

Global
Bongkahan Es Besar Pecah di Danau Minnesota dengan 200 Pemancing di Atasnya

Bongkahan Es Besar Pecah di Danau Minnesota dengan 200 Pemancing di Atasnya

Global
Daftar Sejumlah Aksi Besar Memprotes Pembatasan Covid-19 di China

Daftar Sejumlah Aksi Besar Memprotes Pembatasan Covid-19 di China

Global
Washington Post Kembangkan Jurnalisme Iklim, Apa Itu?

Washington Post Kembangkan Jurnalisme Iklim, Apa Itu?

Global
Peneliti AS Sebut Orang Tak Butuh Minum 8 Gelas Air Tiap Hari

Peneliti AS Sebut Orang Tak Butuh Minum 8 Gelas Air Tiap Hari

Global
4 Nelayan Indonesia Didenda Ratusan Juta di Australia, Punya Sirip Hiu di Kapal

4 Nelayan Indonesia Didenda Ratusan Juta di Australia, Punya Sirip Hiu di Kapal

Global
Tembakan Pasukan Israel Bunuh 3 Warga Palestina di Tepi Barat

Tembakan Pasukan Israel Bunuh 3 Warga Palestina di Tepi Barat

Global
Piala Dunia: Pelatih Arab Saudi Bantah Pemain Dapat Mobil Rolls-Royce

Piala Dunia: Pelatih Arab Saudi Bantah Pemain Dapat Mobil Rolls-Royce

Global
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.