Meski Kasus Covid-19 Meninggi, Pemilu di Negara Bagian India Ini Jalan Terus

Kompas.com - 29/04/2021, 17:30 WIB
Pasien yang terinfeksi Covid-19 duduk di dalam ambulans di luar bilik pemungutan suara setelah memberikan suara mereka dalam fase kelima pemilu di Bengal Barat, India, pada 17 April 2021. AFP PHOTO/DIPTENDU DUTTAPasien yang terinfeksi Covid-19 duduk di dalam ambulans di luar bilik pemungutan suara setelah memberikan suara mereka dalam fase kelima pemilu di Bengal Barat, India, pada 17 April 2021.

KOLKATA, KOMPAS.com - Masyarakat di Negara Bagian Bengal Barat, India, tetap menjalankan pemilu tahap akhir meski kasus Covid-19 tengah tinggi.

Antrean panjang terlihat di luar bilik pemilihan, dengan pakar khawatir hajatan politik akan makin menularkan virus corona.

Pakar mengaku takut karena Bengal Barat bisa menjadi episentrum baru corona, karena kampanye terus dihelat di sana.

Baca juga: Krisis Covid-19 India: Pasien Ini Korbankan Nyawanya Setelah Serahkan Ranjang Rumah Sakit untuk Pria Muda

Pada Kamis(29/4/2021), India menorehkan 379.257 kasus infeksi harian Covid-19, tertinggi di dunia.

Sementara di Bengal Barat, pada Rabu (28/4/2021) otoritas kesehatab setempat mencatat lebih dari 17.000 kasus.

Negara bagian itu disebut sudah menghelat tujuh pemilu, dan menjadi region di mana Perdana Menteri Narendra Modi meraup suara kecil.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Modi mendapat kritikan karena dia terus menggelar kampanye masif, meski gelombang kedua virus corona mulai mewabah.

Koresponden BBC di sana, Amitabha Bhattasali mengungkapkan kebanyakan peserta kampanye tak memakai masker maupun menjaga jarak.

Baca juga: Cerita Mahasiswa Indonesia saat Tsunami Covid-19 India: Saya Tak Berani ke Laboratorium

Apa yang saat ini terjadi di India?

Rumah sakit kini mulai kewalahan karena oksigen mulai habis dan krematorium bekerja tak kenal lelah mengkremasi jenazah korban.

Pada Rabu, total korban meninggal di "Negeri Bollywood" sudah mencapai 200.000, meski pakar yakin jumlah aslinya lebih dari itu.

Halaman:
Baca tentang

Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hari Ini Dalam Sejarah: AS Larang Pengiriman Bayi Lewat Jasa Kantor Pos

Hari Ini Dalam Sejarah: AS Larang Pengiriman Bayi Lewat Jasa Kantor Pos

Global
Total Pasien Covid-19 Meninggal 2021 Lampaui Jumlah Tahun 2020

Total Pasien Covid-19 Meninggal 2021 Lampaui Jumlah Tahun 2020

Global
Pegawai RS yang Curi Kartu ATM Pasien Meninggal, Menolak Minta Maaf

Pegawai RS yang Curi Kartu ATM Pasien Meninggal, Menolak Minta Maaf

Global
Kisah Tempe di Amerika Serikat dan Pengusaha Besar yang Terinspirasi dari Malang

Kisah Tempe di Amerika Serikat dan Pengusaha Besar yang Terinspirasi dari Malang

Global
Penumpang Pesawat Harian AS untuk Pertama Kalinya Capai 2 Juta Sejak Pandemi Covid-19

Penumpang Pesawat Harian AS untuk Pertama Kalinya Capai 2 Juta Sejak Pandemi Covid-19

Global
Delta Air Diteror Lagi, Penumpang Ancam Jatuhkan Pesawat

Delta Air Diteror Lagi, Penumpang Ancam Jatuhkan Pesawat

Global
Black Metal ala Deafheaven, Dipuji Sekaligus Dihujat

Black Metal ala Deafheaven, Dipuji Sekaligus Dihujat

Global
Berat Badan Turun dari 156 Kg ke 75 Kg dalam Setahun, Pria Ini Beberkan Kisahnya

Berat Badan Turun dari 156 Kg ke 75 Kg dalam Setahun, Pria Ini Beberkan Kisahnya

Global
Ain Husniza Siswi yang Curhat Guru Penjas Bilang Pemerkosaan Itu Sedap, Jadi Ikon Melawan Pelecehan Seksual

Ain Husniza Siswi yang Curhat Guru Penjas Bilang Pemerkosaan Itu Sedap, Jadi Ikon Melawan Pelecehan Seksual

Global
Tahun Ini, Lebih dari 260 Kali Penembakan Massal Terjadi di AS

Tahun Ini, Lebih dari 260 Kali Penembakan Massal Terjadi di AS

Global
Kisah Aksi Panggung Tak Lazim: Ozzy Ousborne Gigit Kepala Kelelawar

Kisah Aksi Panggung Tak Lazim: Ozzy Ousborne Gigit Kepala Kelelawar

Global
Samudra Selatan Diklaim Layak Masuk Jajaran Samudra Dunia, Kenapa?

Samudra Selatan Diklaim Layak Masuk Jajaran Samudra Dunia, Kenapa?

Global
China Sindir Anggota G7: Masa 'Grup Kecil' Kuasai Dunia Sudah Berakhir

China Sindir Anggota G7: Masa "Grup Kecil" Kuasai Dunia Sudah Berakhir

Global
Video Aneh Binaragawan yang Menikahi Boneka Seks Pakai Masker Wajah Bersama

Video Aneh Binaragawan yang Menikahi Boneka Seks Pakai Masker Wajah Bersama

Global
3 Juta Data Pribadi Konsumen Volkswagen Diduga Dicuri

3 Juta Data Pribadi Konsumen Volkswagen Diduga Dicuri

Global
komentar
Close Ads X