Corona India Update: AS Bakal Bantu Pemerintah dan Tenaga Kesehatan

Kompas.com - 25/04/2021, 11:29 WIB
Anggota keluarga berduka setelah Shayam Narayan dinyatakan meninggal dunia di luar bangsal penyakit virus korona (COVID-19) di rumah sakit Guru Teg Bahadur, di tengah penyebaran penyakit tersebut di New Delhi, India, Jumat (23/4/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/DANISH SIDDIQUIAnggota keluarga berduka setelah Shayam Narayan dinyatakan meninggal dunia di luar bangsal penyakit virus korona (COVID-19) di rumah sakit Guru Teg Bahadur, di tengah penyebaran penyakit tersebut di New Delhi, India, Jumat (23/4/2021).

WASHINGTON DC, KOMPAS.com – Amerika Serikat (AS) mengungkapkan keprihatinannya terkait Covid-19 di India yang semakin mengkhawatirkan.

Washington lantas berencana mengerahkan dukungan tambahan kepada pemerintah India dan tenaga kesehatan di sana.

Baca juga: Kematian Covid-19 di India Membludak, Pemerintah Serukan Kremasi di Halaman Rumah

Hal itu diungkapkan oleh Juru Bicara Gedung Putih Jen Psaki pada Sabtu (24/4/2021) sebagaimana dilansir Reuters.

"Kami sedang melakukan percakapan aktif di tingkat tinggi dan berencana untuk segera mengerahkan dukungan tambahan kepada Pemerintah India dan petugas kesehatan India,” kata Psaki.

Kami akan memiliki lebih banyak untuk dibagikan segera," imbuh Psaki kepada Reuters melalui e-mail.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Covid-19 di India dilaporkan sangat parah. Dalam tiga hari terakhir, Kamis (22/4/2021) hingga Sabtu, jumlah kasus harian Covid-19 di India melampaui 300.000 kasus dalam sehari.

Baca juga: Kengerian Corona di India, dalam 2 Minggu Bertambah 3 Juta Kasus

Selain itu, Rumah sakit juga kewalahan dan kehabisan oksigen yang dibutuhkan untuk merawat pasien Covid-19 yang kritis.

Pemerintah India telah mengerahkan pesawat dan kereta militer untuk mendapatkan oksigen dari berbagai negara bagian dan dari luar negeri untuk diterjunkan ke New Delhi.

Sejak awal pandemi, India mencatatkan total kasus Covid-19 sebanyak 16,6 juta kasus dengan 189.544 kematian sebagaimana diwartakan Reuters.

Tetapi para ahli mengatakan, jumlah kasus kemungkinan berkali-kali lebih tinggi dan bisa meningkat lebih lanjut.

Baca juga: Covid-19 di India Mengganas, Pemerintah Bungkam Suara Kritis

Juru Bicara Kedutaan Besar India di Washington mengatakan kepada Reuters bahwa AS dan India terlibat dalam sejumlah pembicaraan.

Pembicaraan yang dimaksud membahas produksi vaksin Covid-19 di India.

"Kami percaya, penting untuk bekerja sama guna mengidentifikasi hambatan dalam rantai pasokan medis dan solusi potensial untuk mengatasi ini,” kata juru bicara itu.

“Dan untuk memerangi pandemi global bersama-sama dan mempercepat upaya vaksinasi yang sedang berlangsung," sambung juru bicara itu.

Baca juga: Krisis Covid-19 India Makin Parah, China dan AS Siap Kirim Bantuan


Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X