KRI Nanggala-402 Dinyatakan Tenggelam, Turki dan AS Berbelasungkawa

Kompas.com - 25/04/2021, 10:33 WIB
Sejumlah prajurit TNI-AL awak kapal selam KRI Nanggala-402 berada di atas lambung kapal setibanya di Dermaga Koarmatim, Ujung, Surabaya, Jatim, Senin (6/2/2012). Kapal selam tersebut kembali bergabung dengan TNI AL usai menjalani perbaikan menyeluruh di galangan kapal Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering, Okpo, Korea Selatan. ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYATSejumlah prajurit TNI-AL awak kapal selam KRI Nanggala-402 berada di atas lambung kapal setibanya di Dermaga Koarmatim, Ujung, Surabaya, Jatim, Senin (6/2/2012). Kapal selam tersebut kembali bergabung dengan TNI AL usai menjalani perbaikan menyeluruh di galangan kapal Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering, Okpo, Korea Selatan.

JAKARTA, KOMPAS.com – Turki menyampaikan belasungkawa kepada Indonesia setelah kapal selam KRI Nanggala-402 dinyatakan tenggelam.

Ungkapan belasungkawa tersebut disampaikan Kementerian Luar Negeri Turki pada Sabtu (24/4/2021).

Baca juga: KRI Nanggala-402 Tenggelam, AS Tawarkan Bantuan Alat Canggih untuk Angkat ke Permukaan

Kementerian tersebut menambahkan, pihaknya menerima berita ihwal status KRI Nanggala-402 yang dinyatakan tenggelam dengan kesedihan yang mendalam.

Melansir Anadolu Agency, Kementerian Luar Negeri Turki menyampaikan belasungkawa kepada rakyat Indonesia, pemerintah Indonesia, dan TNI Angkatan Laut.

Sementara itu, Amerika Serikat (AS) menyatakan kesedihannya atas status KRI Nanggala-402 yang dinyatakan tenggelam.

Juru Bicara Kementerian Pertahanan AS John Kirby menuturkan, pikiran mereka tercurah kepada para pelaut Indonesia dan keluarga para korban.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Dunia Internasional Turut Mewartakan Kabar Terkini KRI Nanggala-402

"Kami sangat sedih dengan berita kapal selam Indonesia yang hilang, dan pikiran kami tertuju pada para pelaut Indonesia dan keluarga mereka," tulis Kirby di Twitter.

"Atas undangan pemerintah Indonesia, kami mengirimkan aset udara untuk membantu pencarian kapal selam yang hilang,” tambah Kirby sebagaimana dilansir CNN.

Diberitakan Kompas.com sebelumnya, kapal selam KRI Nanggala-402 yang hilang kontak pada Rabu (21/4/2021) di perairan utara Bali, dinyatakan tenggelam pada Sabtu.

Hal tersebut disampaikan oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dalam konferensi pers di Base Ops Lanud I Gusti Ngurah Rai, Sabtu.

Baca juga: Ramai Istilah Eternal Patrol Saat KRI Nanggala-402 Dinyatakan Tenggelam, Apa Itu?

Bukti-bukti kapal tenggelam tersebut berupa temuan benda-benda yang diyakini merupakan bagian dari KRI Nanggala-402.

Kapal selam ini membawa 53 orang yang terdiri dari 49 ABK, seorang komandan satuan, dan tiga personel senjata.

KRI Nanggala-402 hilang kontak saat komandan pelatihan hendak memberikan otoritas penembakan terpedo pada Rabu.

Baca juga: Pakar Asing Perkirakan KRI Nanggala-402 Saat Ini Sudah Kehabisan Oksigen


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aktivitas Gunung La Palma Terus Meningkat, Penerbangan Dihentikan, Tiga Kota Evakuasi

Aktivitas Gunung La Palma Terus Meningkat, Penerbangan Dihentikan, Tiga Kota Evakuasi

Global
Riwayat Pedang Damaskus, Pedang Paling Tajam dalam Sejarah

Riwayat Pedang Damaskus, Pedang Paling Tajam dalam Sejarah

Global
Ini Kata-kata Pertama Putri Pendiri Huawei Meng Wanzhou Usai Dibebaskan Kanada

Ini Kata-kata Pertama Putri Pendiri Huawei Meng Wanzhou Usai Dibebaskan Kanada

Global
Mengenal Deklarasi Balfour, Pemicu Utama Konflik Israel-Palestina

Mengenal Deklarasi Balfour, Pemicu Utama Konflik Israel-Palestina

Global
Palestina Ultimatum Israel untuk Keluar dari Wilayah Pendudukan dalam Waktu Satu Tahun

Palestina Ultimatum Israel untuk Keluar dari Wilayah Pendudukan dalam Waktu Satu Tahun

Global
Berusia 101 Tahun, Penangkap Lobster Tertua di Dunia Ini Belum Mau Pensiun

Berusia 101 Tahun, Penangkap Lobster Tertua di Dunia Ini Belum Mau Pensiun

Global
Lakukan Trik Menelan Ular, Petani Ini Tewas akibat Lidahnya Digigit

Lakukan Trik Menelan Ular, Petani Ini Tewas akibat Lidahnya Digigit

Global
Gadis 15 Tahun Diperkosa di Pantai, di Tengah Kerumunan Orang

Gadis 15 Tahun Diperkosa di Pantai, di Tengah Kerumunan Orang

Global
Beli Boneka Seks Anak “Mirip Mantan Pacar”, Profesor Ini Terciduk Punya Koleksi Mesum Lainnya

Beli Boneka Seks Anak “Mirip Mantan Pacar”, Profesor Ini Terciduk Punya Koleksi Mesum Lainnya

Global
Kisah Onan, Sosok yang Jadi Cikal Bakal Istilah 'Onani'

Kisah Onan, Sosok yang Jadi Cikal Bakal Istilah "Onani"

Global
Kontroversi Dwight D Eisenhower, Presiden AS era Perang Dingin

Kontroversi Dwight D Eisenhower, Presiden AS era Perang Dingin

Global
Presiden AS Eisenhower dan Perannya dalam Huru-Hara 1965 di Indonesia

Presiden AS Eisenhower dan Perannya dalam Huru-Hara 1965 di Indonesia

Global
Disangka Desersi, Polisi yang Koma Berbulan-bulan Ini Dipecat

Disangka Desersi, Polisi yang Koma Berbulan-bulan Ini Dipecat

Global
E-Gate Bandara Heathrow London Error, Ribuan Orang Terjebak 3 Jam di Dalam

E-Gate Bandara Heathrow London Error, Ribuan Orang Terjebak 3 Jam di Dalam

Global
7 Tokoh yang Mati Dipenggal Selama Revolusi Perancis

7 Tokoh yang Mati Dipenggal Selama Revolusi Perancis

Internasional
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.