Warga Singapura Mengaku Siksa dan Bunuh Asisten Rumah Tangganya

Kompas.com - 25/02/2021, 06:21 WIB
Ilustrasi Singapura ThinkstockIlustrasi Singapura

SINGAPURA, KOMPAS.com - Seorang wanita Singapura telah mengaku telah berlaku tidak manusiawi terhadap asisten rumah tangganya (ART).

Pekerja rumah tangganya dari Myanmar itu disebut sengaja dibuat kelaparan. Sementara sang majikan kerap melakukan penyerangan dan akhirnya membunuhnya.

Pusat bisnis yang makmur ini adalah rumah bagi sekitar 250.000 asisten rumah tangga yang sebagian besar berasal dari negara-negara Asia yang lebih miskin. Kisah penganiayaan disebut telah sering terjadi.

Tetapi pelecehan yang dilakukan terhadap Piang Ngaih Don sangat mengerikan. Asisten rumah tangga itu diinjak, dicekik, dicekik, dipukul dengan sapu, dan dibakar dengan besi panas.

Melansir Reuters pada Rabu (24/2/2021), Gaiyathiri Murugayan mengaku bersalah pada Selasa atas 28 dakwaan, termasuk pembunuhan bersalah terhadap ART berusia 24 tahun itu.

Dia akan dihukum di kemudian hari dan bisa dipenjara seumur hidup.

Baca juga: China Perintahkan Pria Bayar Rp 109 Juta kepada Istri untuk Pekerjaan Rumah Tangga Setelah Bercerai

"Bahwa satu manusia akan memperlakukan orang lain dengan cara yang jahat dan sama sekali tidak manusiawi ini menyebabkan kemarahan pengadilan, dan hukum harus diberlakukan dengan kekuatan penuh," kata jaksa penuntut.

ART itu dipekerjakan oleh Gaiyathiri dan suaminya, seorang petugas polisi, pada 2015. Dia untuk membantu merawat putri mereka yang berusia empat tahun dan putra mereka yang berusia satu tahun.

Namun wanita 40 tahun itu secara fisik menyerang korban hampir setiap hari. Seringkali beberapa kali sehari. Ibunya yang berusia 61 tahun terkadang juga ikut serta, menurut dokumen pengadilan yang dilihat oleh kantor berita AFP.

Pekerja rumah tangga tersebut meninggal pada Juli 2016 setelah Gaiyathiri berulang kali melakukan penyerangan bertubi-tubi selama beberapa jam.

Baca juga: Cerita Keluarga Indonesia Terinfeksi Covid-19 di Perantauan Tanpa Kerabat dan Asisten Rumah Tangga

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berakhirnya Era Castro Setelah 6 Dekade, Partai Komunis Kuba Tunjuk Pemimpin Baru

Berakhirnya Era Castro Setelah 6 Dekade, Partai Komunis Kuba Tunjuk Pemimpin Baru

Global
Kisah Paus Terapkan Lockdown dan Prokes Ketat, Selamatkan Roma dari Pandemi Abad ke-17

Kisah Paus Terapkan Lockdown dan Prokes Ketat, Selamatkan Roma dari Pandemi Abad ke-17

Global
Putin Sebut Rusia adalah Harimau yang Dikelilingi Hiena

Putin Sebut Rusia adalah Harimau yang Dikelilingi Hiena

Global
Rencana AS Jual Kapal Penjaga Pantai Bersejarah ke Indonesia Ditolak Keras

Rencana AS Jual Kapal Penjaga Pantai Bersejarah ke Indonesia Ditolak Keras

Global
Iran Gembira Ada Ledakan di Israel, Dikira Guncang Pabrik Rudal

Iran Gembira Ada Ledakan di Israel, Dikira Guncang Pabrik Rudal

Global
KRI Nanggala-402 Hilang Turut Diwartakan Media Asing

KRI Nanggala-402 Hilang Turut Diwartakan Media Asing

Global
KRI Nanggala Hilang Kontak, Berikut Insiden Melibatkan Kapal Selam 6 Tahun Terakhir

KRI Nanggala Hilang Kontak, Berikut Insiden Melibatkan Kapal Selam 6 Tahun Terakhir

Global
53 Penumpang dalam Penerbangan dari India ke Hong Kong dinyatakan positif Covid-19

53 Penumpang dalam Penerbangan dari India ke Hong Kong dinyatakan positif Covid-19

Global
Darién Gap, Hutan Paling Berbahaya dan Mematikan di Dunia

Darién Gap, Hutan Paling Berbahaya dan Mematikan di Dunia

Global
Di Tengah Wabah Covid-19, Hukuman Mati di Negara Ini Meroket

Di Tengah Wabah Covid-19, Hukuman Mati di Negara Ini Meroket

Global
Model Ukraina yang Berpose Telanjang di Dubai Dideportasi, Dilarang Kembali selama 5 Tahun

Model Ukraina yang Berpose Telanjang di Dubai Dideportasi, Dilarang Kembali selama 5 Tahun

Global
Caroline Jurie Mundur dari Mrs World Setelah Copot Paksa Mahkota Mrs Sri Lanka

Caroline Jurie Mundur dari Mrs World Setelah Copot Paksa Mahkota Mrs Sri Lanka

Global
Gadis Kulit Hitam Ini Ditembak Mati Beberapa Menit sebelum Pembunuh George Floyd Divonis

Gadis Kulit Hitam Ini Ditembak Mati Beberapa Menit sebelum Pembunuh George Floyd Divonis

Global
Penularan Covid-19 di India Capai Tingkat Harian Tertinggi, Apa yang Bisa Dipelajari?

Penularan Covid-19 di India Capai Tingkat Harian Tertinggi, Apa yang Bisa Dipelajari?

Global
Rusia Pemerkan Pembuatan Awal Stasiun Luar Angkasanya Sendiri, Siap Luncur 2025

Rusia Pemerkan Pembuatan Awal Stasiun Luar Angkasanya Sendiri, Siap Luncur 2025

Global
komentar
Close Ads X