FBI Turun Tangan Cegah Penyusup Masuk dalam Garda Nasional untuk Pelantikan Biden

Kompas.com - 19/01/2021, 12:54 WIB
Personel Garda Nasional berjaga di depan Gedung Capitol Hill, Washington DC, pada 17 Januari 2021. Pengamanan diperketat jelang pelantikan Joe Biden pada 20 Desember. AFP PHOTO/ANDREW CABALLERO-REYNOLDSPersonel Garda Nasional berjaga di depan Gedung Capitol Hill, Washington DC, pada 17 Januari 2021. Pengamanan diperketat jelang pelantikan Joe Biden pada 20 Desember.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - FBI akan membantu militer AS dalam pemeriksaan lebih dari 25.000 Garda Nasional yang dikerahkan untuk melindungi keamanan di Gedung Capitol selama pelantikan Joe Biden.

Melansir Reuters pada Selasa (19/1/2021), Menteri Pertahanan Christopher Miller mengatakan pada Senin (18/1/2021) bahwa pemeriksaan adalah "normal untuk dukungan militer dalam peristiwa keamanan besar".

"Meski, kita tidak memiliki indikasi intelijen adanhya ancaman dari orang dalam, kami tidak akan melewatkan kebutuhan dalam mengamankan ibu kota," jelasnya.

Baca juga: Upacara Perpisahan Trump Akan Digelar Meriah Saat Pelantikan Joe Biden

Miller melanjutkan berkata bahwa dia mengapresiasi, "dukungan FBI dalam membantu tugas ini dan untuk semua Garda Nasional yang lebih dari 25.000".

Pemerintah AS telah memberlakukan keamanan yang belum pernah terjadi sebelumnya di sekitar Gedung Capitol, meliputi mengitari gedung dengan pagar berduri dan menjadikan zona keamanan besar yang terlarang bagi publik.

Langkah itu dilakukan setelah terjadi penyerbuan Gedung Capitol pada 6 Januari 2021 oleh massa pendukung Presiden Donald Trump, yang menyebabkan 5 orang tewas dan membuat para anggota parlemen bersembunyi.

Baca juga: Tawa dan Lega, Suasana Transisi Kekuasaan di Gedung Putih Jelang Pelantikan Biden

The Washington Post melaporkan pada Senin (18/1/2021) bahwa FBI dalam sebuah laporan intelijen memperingatkan lembaga penegak hukum bahwa ekstremis sayap kanan telah membahas menyamar sebagai anggota Garda Nasional di Washington.

Disebutkan juga dalam laporan itu bahwa FBI tidak mengidentifikasi adanya plot khusus untuk menyerang acara pelantikan Biden.

Angkatan Darat AS mengatakan pada Selasa (11/1/2021) bahwa pihaknya sedang bekerja dengan FBI, untuk memantau terus apakah ada penyerang yang menyusup menjadi anggota dinas.

Baca juga: Jelang Pelantikan Joe Biden Seluruh Penjara Federal AS Lockdown

Sementara, Secret Service untuk memantau apakah salah satu dari hampir 10.000 pasukan Garda Nasional yang mengamankan pelantikan Biden akan memerlukan sceening tambahan.

Halaman:

Sumber REUTERS
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X