Biden Nyatakan “Tidak Takut” Ambil Sumpah Jabatan di Gedung Capitol AS

Kompas.com - 12/01/2021, 18:03 WIB
Presiden terpilih Joe Biden usai kontrol dengan dokter di Rumah Sakit Pennsylvania di Philadelphia, Sabtu, 12 Desember 2020. Biden menjalani perawatan rutin dua minggu pasca cedera pada kakinya yang retak. AP/Susan WalshPresiden terpilih Joe Biden usai kontrol dengan dokter di Rumah Sakit Pennsylvania di Philadelphia, Sabtu, 12 Desember 2020. Biden menjalani perawatan rutin dua minggu pasca cedera pada kakinya yang retak.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Terpilih Amerika Serikat Joe Biden mengatakan dia tidak takut mengambil sumpah jabatannya di Gedung Capitol AS. Meski sebelumnya, serbuan pendukung Presiden Donald Trump menimbulkan kerusuhan mematikan di gedung itu.

"Saya tidak takut mengambil sumpah outdoor (di West Front Capitol), dan kami telah diberi pengarahan," kata Biden kepada wartawan setelah menerima dosis kedua dari vaksin Pfizer/BioNTech di depan kamera pada Senin (11/1/2021) melansir CNN.

"Saya pikir sangat penting bahwa ada fokus yang nyata dan serius untuk menahan orang-orang yang terlibat dalam penghasutan dan mengancam nyawa orang, merusak properti publik, menyebabkan kerusakan besar, bahwa mereka dimintai pertanggungjawaban," kata Biden.

Kerusuhan pekan lalu di Gedung Capitol AS menewaskan lima orang, termasuk seorang petugas Kepolisian Capitol.

Insiden itu telah menimbulkan kekhawatiran akan ada lebih banyak kekerasan dan kerusuhan terkait hasil Pemilihan Presiden 2020.

Baca juga: Pelantikan Joe Biden Dibayangi Peningkatan Kekerasan Saat Plt Menteri Keamanan Dalam Negeri Angkat Kaki

Pentagon telah mengizinkan penurunan 15.000 tentara Garda Nasional untuk pelantikan, menurut Jenderal Daniel Hokanson, Kepala Biro Pengawal Nasional.

Anggota DPR Partai Demokrat dari Colorado Jason Crow mengatakan, Departemen Pertahanan menyadari kemungkinan ancaman lebih lanjut, yang ditimbulkan oleh calon teroris di hari-hari jelang pelantikan termasuk pada hari pelantikan.

Presiden Donald Trump, yang menghasut kerusuhan di Capitol, mengatakan dia tidak akan menghadiri pelantikan Biden.

Dia akan menjadi presiden pertama yang melewatkan pelantikan penggantinya dalam lebih dari 150 tahun.

Sementara Wakil Presiden AS Mike Pence, dikabarkan tetap akan menghadiri pelantikan, menurut sumber yang mengetahui rencana tersebut.

Halaman:

Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dipindah dari Penjara Moskwa, Dibawa ke Mana Alexei Navalny?

Dipindah dari Penjara Moskwa, Dibawa ke Mana Alexei Navalny?

Global
Gedung Capitol Kembali Terancam Pendukung Trump Ingin Ledakkan dan Bunuh Anggota Kongres

Gedung Capitol Kembali Terancam Pendukung Trump Ingin Ledakkan dan Bunuh Anggota Kongres

Global
Raja Yordania: Selama Covid 19, Terorisme dan Ekstremisme Kian Subur

Raja Yordania: Selama Covid 19, Terorisme dan Ekstremisme Kian Subur

Global
[POPULER GLOBAL] Dokumen 'Sangat Rahasia' Peran Putra Mahkota Arab Saudi dalam Pembunuhan Khashoggi | Seorang Wanita Singapura Siksa dan Bunuh PRT

[POPULER GLOBAL] Dokumen "Sangat Rahasia" Peran Putra Mahkota Arab Saudi dalam Pembunuhan Khashoggi | Seorang Wanita Singapura Siksa dan Bunuh PRT

Global
Survei Ketakutan Warga Amerika terhadap Risiko Kematian Covid-19 Menurun

Survei Ketakutan Warga Amerika terhadap Risiko Kematian Covid-19 Menurun

Global
5 Destinasi Wisata Thailand Masuk Kelompok Pertama Peneriman Program Vaksin Covid-19

5 Destinasi Wisata Thailand Masuk Kelompok Pertama Peneriman Program Vaksin Covid-19

Global
China Setujui Pemakaian Vaksin Sinopharm dan CanSino

China Setujui Pemakaian Vaksin Sinopharm dan CanSino

Global
China dan India Berebut Pengaruh Politik Lewat Diplomasi Vaksin Covid-19

China dan India Berebut Pengaruh Politik Lewat Diplomasi Vaksin Covid-19

Global
Media Asing Ramai Beritakan Hiu Berwajah Mirip Manusia di NTT

Media Asing Ramai Beritakan Hiu Berwajah Mirip Manusia di NTT

Global
Kisah Desa yang Dihuni 3.000 Janda, Para Suami Tewas Diterkam Harimau

Kisah Desa yang Dihuni 3.000 Janda, Para Suami Tewas Diterkam Harimau

Global
Duterte Sedih atas Baku Tembak Antar-anggota Aparat Penegak Hukum Filipina

Duterte Sedih atas Baku Tembak Antar-anggota Aparat Penegak Hukum Filipina

Global
Kisah Misteri: 8 Pendaki Dilaporkan Hilang, 'Dyatlov Pass' Semakin Misterius

Kisah Misteri: 8 Pendaki Dilaporkan Hilang, "Dyatlov Pass" Semakin Misterius

Global
Diisukan Meninggal, Menteri Ini Tiba-tiba Muncul dengan Napas Terengah-engah

Diisukan Meninggal, Menteri Ini Tiba-tiba Muncul dengan Napas Terengah-engah

Global
14 Jam Mengapung di Samudera Pasifik, Pelaut Setengah Baya Berhasil Selamat

14 Jam Mengapung di Samudera Pasifik, Pelaut Setengah Baya Berhasil Selamat

Global
Pria Ini Tak Sengaja Tembak Mati Tunangan Saat Sedang Pamerkan Senjata ke Teman

Pria Ini Tak Sengaja Tembak Mati Tunangan Saat Sedang Pamerkan Senjata ke Teman

Global
komentar
Close Ads X