Trump Minta Pelaku Bom Boston Marathon Dihukum Mati

Kompas.com - 03/08/2020, 13:53 WIB
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memakai masker untuk pertama kalinya, saat mengunjungi Rumah Sakit Militer Walter Reed di Bethesda, Maryland, AS, pada 11 Juli 2020. REUTERS/TASOS KATOPODISPresiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memakai masker untuk pertama kalinya, saat mengunjungi Rumah Sakit Militer Walter Reed di Bethesda, Maryland, AS, pada 11 Juli 2020.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden AS Donald Trump menyatakan, dia meminta agar pelaku bom Boston Marathon kembali dijatuhi hukuman mati.

Pernyataan itu dia sampaikan setelah vonis mati yang diterima oleh Dzhokhar Tsarnaev dibatalkan oleh pengadilan banding AS.

"Tentunya tidak ada yang lebih pantas menerima hukuman mati selain pelaku bom Boston Marathon," kata Trump dalam kicauannya di Twitter.

Baca juga: Hukuman Mati Pelaku Bom Boston Marathon Dibatalkan

Presiden 74 tahun itu berkata, karena perbuatan Tsarnaev dan saudaranya, Tamerlan, banyak orang yang menjadi korban baik tewas maupun terluka.

Setidaknya tiga orang tewas dan lebih dari 260 orang terluka setelah Tsarnaev bersaudara menempatkan peledak rakitan di dekat garis finis.

"Pemerintah federal seharusnya kembali menuntut hukuman mati dalam sidang ulang. Negara ini tak boleh membatalkannya," tegasnya dikutip AFP Minggu (2/8/2020).

Dzhokhar Tsarnaev mendapatkan vonis mati pada 2015. Adapun kakaknya tewas ketika terlibat dalam baku tembak dengan polisi empat hari setelah insiden.

Namun pada Jumat (31/7/2020), pengadilan sirkuit banding di Massachusetts membatalkan hampir semua vonis yang diterima oleh Tsarnaev.

Dalam pandangan ketiga hakim panel, kasus tersebut menuai publisitas besar sehingga juri yang dihadirkan tak bisa bersikap netral.

Baca juga: Rp 100 M untuk Para Penolong Korban Bom Boston Marathon

Meski begitu, pengadilan sudha memerintahkan pengadilan distrik untuk menggelar sidang fase vonis untuk menentukan lagi putusan hukuman mati Tsarnaev.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Sumber AFP
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bakteri Penyakit Bocor dari Lab China, Ribuan Orang Terinfeksi

Bakteri Penyakit Bocor dari Lab China, Ribuan Orang Terinfeksi

Global
Seorang Penggemar dan Pekerja Wahana Ekstrem yang Tewas dari 'Swing Ride'

Seorang Penggemar dan Pekerja Wahana Ekstrem yang Tewas dari "Swing Ride"

Global
Pesta Pernikahan jadi Superspreader Virus Corona, 7 Tewas dan 177 Terinfeksi

Pesta Pernikahan jadi Superspreader Virus Corona, 7 Tewas dan 177 Terinfeksi

Global
Jaminan Ditolak, Pahlawan Hotel Rwanda Dijatuhi 13 Dakwaan Termasuk Terorisme

Jaminan Ditolak, Pahlawan Hotel Rwanda Dijatuhi 13 Dakwaan Termasuk Terorisme

Global
Pejabat AS Ini Sebut Hezbollah 'Timbun' Amonium Nitrat di Eropa

Pejabat AS Ini Sebut Hezbollah "Timbun" Amonium Nitrat di Eropa

Global
Pesan Tersembunyi AS, 2 Kali dalam 2 Bulan Kunjungi Taiwan di Tengah Hubungan Memanas dengan China

Pesan Tersembunyi AS, 2 Kali dalam 2 Bulan Kunjungi Taiwan di Tengah Hubungan Memanas dengan China

Global
Diplomat AS Kunjungi Taiwan Lagi, China Gelar Latihan Militer di Dekatnya

Diplomat AS Kunjungi Taiwan Lagi, China Gelar Latihan Militer di Dekatnya

Global
Trump: Hasil Pemilihan Presiden AS 2020 Tidak Akan Akurat

Trump: Hasil Pemilihan Presiden AS 2020 Tidak Akan Akurat

Global
Covid-19 Mereda, Kasus Infeksi Harian di Singapura Sentuh Angka Terendah dalam 6 Bulan

Covid-19 Mereda, Kasus Infeksi Harian di Singapura Sentuh Angka Terendah dalam 6 Bulan

Global
Tim Kampanye Trump Bantah Tuduhan Pelecehan Seksual dari Mantan Model Amy Dorris

Tim Kampanye Trump Bantah Tuduhan Pelecehan Seksual dari Mantan Model Amy Dorris

Global
Eks Asisten Utama Wapres AS Klaim Trump Sebut Wabah Covid-19 'Suatu Hal yang Bagus', Kenapa?

Eks Asisten Utama Wapres AS Klaim Trump Sebut Wabah Covid-19 'Suatu Hal yang Bagus', Kenapa?

Global
Bagaimana 5 Pandemi Terburuk dalam Sejarah Berakhir?

Bagaimana 5 Pandemi Terburuk dalam Sejarah Berakhir?

Global
Kekerasan Seksual di Mesir, Melawan Budaya Diam

Kekerasan Seksual di Mesir, Melawan Budaya Diam

Global
AS Targetkan 100 Juta Tes Covid-19 Antigen yang Murah dan Cepat

AS Targetkan 100 Juta Tes Covid-19 Antigen yang Murah dan Cepat

Global
[POPULER GLOBAL] Negara Kaya Disebut Sudah Borong Lebih dari Setengah Calon Vaksin Covid-19 | 'Nasionalisme Vaksin' Berdampak pada COVAX, Ini Faktanya...

[POPULER GLOBAL] Negara Kaya Disebut Sudah Borong Lebih dari Setengah Calon Vaksin Covid-19 | "Nasionalisme Vaksin" Berdampak pada COVAX, Ini Faktanya...

Global
komentar
Close Ads X