Kim Yo Jong, Adik Kim Jong Un, Ancam Batalkan Perjanjian Militer dengan Korsel

Kompas.com - 04/06/2020, 13:36 WIB
Kim Yo Jong adik perempuan Kim Jong Un, saat menghadiri upacara peletakan karangan bunga di Ho Chi Minh Mausoleum di Hanoi, Vietnam, pada 2 Maret 2019. Jorge Silva/REUTERSKim Yo Jong adik perempuan Kim Jong Un, saat menghadiri upacara peletakan karangan bunga di Ho Chi Minh Mausoleum di Hanoi, Vietnam, pada 2 Maret 2019.

PYONGYANG, KOMPAS.com - Korea Utara pada Kamis (4/6/2020) mengancam akan membatalkan perjanjian militer dengan Korea Selatan.

Selain itu, Korut juga mengancam akan menutup kantor penghubung lintas-perbatasan, kecuali Seoul menghentikan para aktivis mereka yang membagikan selebaran anti-Pyongyang di atas perbatasan dua negara itu.

Pernyataan itu dikeluarkan oleh adik perempuan pemimpin tertinggi Korea Utara Kim Jong Un, yakni Kim Yo Jong, sebagaimana dilansir media Perancis AFP.

Baca juga: Seberapa Kuat Kekuasaan Kim Yo Jong jika Kim Jong Un Meninggal?

Pernyataan itu hadir di tengah hubungan beku mendalam antara Korea Utara dan Korea Selatan meski tiga pertemuan antara Kim Jong Un dan Presiden Korea Selatan Moon Jae In pernah berlangsung pada 2018.

Para pembelot Kora Utara dan aktivis lainnya telah lama membagikan selebaran yang mengkritik Kim Jong Un atas pelanggaran hak asasi manusia dan ambisi nuklirnya.

"Pihak berwenang Korea Selatan akan dipaksa untuk membayar mahal jika mereka membiarkan situasi ini berlanjut sambil membuat berbagai alasan," kata Kim Yo Jong dalam sebuah pernyataan yang dilaporkan oleh kantor berita resmi KCNA.

Baca juga: Kim Jong Un Pimpin Rapat Peningkatan Pencegahan Perang Nuklir

Kim Yo Jong menyebutkan, para pembelot itu "sampah manusia" dan "anjing sampah" yang mengkhianati tanah air mereka.

Dia juga mengatakan sudah waktunya meminta pertanggung jawaban pemerintah Korea Selatan.

Kim Yo Jong mengancam akan membatalkan perjanjian militer dan menutup kantor perbatasan yang ditandatangani Moon Jae In ketika hadir di Pyongyang pada 2018 dalam rangka menghapus tensi perbatasan.

Baca juga: Seoul: Kim Jong Un Menghilang Lagi...

Namun, kebanyakan kesepakatan yang disetujui dari rapat kedua belah pihak masih belum dilaksanakan, dengan Pyongyang yang memutuskan hubungan dengan Seoul menyusul runtuhnya pertemuan antara Kim dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Hanoi, Vietnam, tahun lalu untuk membicarakan diskusi tentang nuklir yang terhenti.

Operasional di kantor perbatasan juga ditangguhkan karena wabah virus corona dan Korea Utara telah melakukan puluhan tes senjata sejak perjanjian militer ditandatangani.

Baca juga: Terus Bekerja Keras, Kim Jong Un Tak Liburan dan Tidak Tidur

Kim Yo Jong juga mengancam akan menarik diri secara permanen dari proyek-proyek gabungan dengan Korea Selatan, termasuk proyek Taman Industri Kaesong dan wisata Gunung Kumgang.

Kedua proyek itu merupakan pundi-pundi uang untuk Korea Utara yang telah ditangguhkan bertahun-tahun karena adanya sanksi AS akibat program senjata dan nuklir Korut.


Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Presiden Belarus Isyaratkan untuk Mundur

Presiden Belarus Isyaratkan untuk Mundur

Global
Perusahaan Ini Siap Beli “Hak Wajah” Rp 5,4 Juta untuk Dijadikan Topeng Realistis

Perusahaan Ini Siap Beli “Hak Wajah” Rp 5,4 Juta untuk Dijadikan Topeng Realistis

Global
Viral di TikTok, Pengantin Pria Tendang Wajah Istrinya Saat Resepsi Pernikahan

Viral di TikTok, Pengantin Pria Tendang Wajah Istrinya Saat Resepsi Pernikahan

Global
Tentara Korut Tewas Terkena Ranjau Saat Tanam Ranjau untuk Cegah Pembelot

Tentara Korut Tewas Terkena Ranjau Saat Tanam Ranjau untuk Cegah Pembelot

Global
[Cerita Dunia] Konferensi Teheran, Cikal Bakal Sekutu dalam Perang Dunia II

[Cerita Dunia] Konferensi Teheran, Cikal Bakal Sekutu dalam Perang Dunia II

Global
Konflik Etiopia: Roket dari Tigray Hantam Eritrea Lagi

Konflik Etiopia: Roket dari Tigray Hantam Eritrea Lagi

Global
Panjang Rambut Hampir 2 Meter, Wanita Ini Dijuluki Rapunzel dari Jepang

Panjang Rambut Hampir 2 Meter, Wanita Ini Dijuluki Rapunzel dari Jepang

Global
Selain Pukuli Pria Kulit Hitam, Ini 5 Kasus Kontroversi Polisi di Perancis

Selain Pukuli Pria Kulit Hitam, Ini 5 Kasus Kontroversi Polisi di Perancis

Global
Desa Bernama Fucking Ini Ganti Nama karena Sering Diejek

Desa Bernama Fucking Ini Ganti Nama karena Sering Diejek

Global
4 Polisi Perancis Pukuli Pria Kulit Hitam, Diduga Bermotif Rasis

4 Polisi Perancis Pukuli Pria Kulit Hitam, Diduga Bermotif Rasis

Global
Seorang Dokter Gigi Lakukan Operasi Sambil Tunjukkan Alat Kelaminnya

Seorang Dokter Gigi Lakukan Operasi Sambil Tunjukkan Alat Kelaminnya

Global
Keluhkan Gangguan Napas, Ternyata Ada Koin di Dalam Hidung Pria Ini

Keluhkan Gangguan Napas, Ternyata Ada Koin di Dalam Hidung Pria Ini

Global
Israel Dituding Bunuh Ilmuwan Top Iran Mohsen Fakhrizadeh-Mahabadi

Israel Dituding Bunuh Ilmuwan Top Iran Mohsen Fakhrizadeh-Mahabadi

Global
'Monolit' Logam Misterius Ditemukan di Utah, Dikira dari Dunia Lain

"Monolit" Logam Misterius Ditemukan di Utah, Dikira dari Dunia Lain

Global
[POPULER GLOBAL] Raja Vajiralongkorn Dituntut Kembalikan Aset ke Negara | Profil Sineenat, Selir Raja Thailand yang Foto Seksualnya Bocor ke Publik

[POPULER GLOBAL] Raja Vajiralongkorn Dituntut Kembalikan Aset ke Negara | Profil Sineenat, Selir Raja Thailand yang Foto Seksualnya Bocor ke Publik

Global
komentar
Close Ads X