Gajah Hamil di India Mati akibat Makan Nanas yang Diisi Petasan

Kompas.com - 04/06/2020, 12:37 WIB

KERALA, KOMPAS.com - Seekor gajah betina yang tengah hamil mati akibat memakan buah nanas yang mengandung petasan dan meledak di mulutnya pada 30 Mei lalu. Peristiwa tragis itu terjadi di Palakkad, Negara bagian Kerala, India Selatan.

Dilansir Reuters, kematian salah satu mamalia besar di darat itu mengundang penyelidikan atas tindakan kriminal yang diduga dilakukan untuk menyiksa hewan itu menurut pejabat kehutanan setempat pada Rabu (3/6/2020).

Baca juga: Warga Namibia Bunuh 10 Gajah karena Ladangnya Diinjak-injak

Pejabat kehutanan, Mohan Krishnan mengunggah ungkapan pernyataan dukacita di media sosial atas kematian gajah tersebut.

Gajah itu dilaporkan mati karena mengonsumsi buah nanas dan buah lain yang diisi petasan.

Peristiwa itu terjadi pada 23 Mei silam di Palakkad, di sebuah lahan pertanian di mana penduduk setempat kadang menyebar buah-buahan yang telah diisi petasan untuk mencegah binatang merusak tanaman.

Baca juga: Saat Sirami Sayuran, Seorang Petani Terinjak Gajah dan Tewas

"Kami hanya mengetahui luka yang dialami gajah disebabkan oleh beberapa bahan peledak," ujar pejabat Kehutanan, Sunil Kumar.

Pelakunya dapat dikenai denda dan bahkan hukuman penjara.

India merupakan negara dengan populasi gajah terbesar di Asia namun satwa itu tergolong dalam spesies yang terancam punah.

Baca juga: Lockdown karena Virus Corona, Monyet dan Gajah Masuk ke Jalanan India

Insiden konflik manusia-hewan tidak jarang terjadi karena gajah seringkali tersesat jalannya ke pemukiman warga dan berburu makanan di sana.

Seperti yang dialami gajah betina yang tengah hamil itu. Dia diketahui tengah berkeliaran di Taman Nasional Silent Valley untuk mencari makanan ketika insiden itu terjadi, sebagaimana dilaporkan pejabat kehutanan.

Baca juga: Viral Berita Gajah Mabuk Minum Anggur, Ini Fakta Sebenarnya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perdana Menteri Mengaku Sri Lanka Bangkrut, Peringatkan Krisis Akan Terus Berlanjut hingga 2023

Perdana Menteri Mengaku Sri Lanka Bangkrut, Peringatkan Krisis Akan Terus Berlanjut hingga 2023

Global
Bagaimana Awal Mula Terciptanya Bikini?

Bagaimana Awal Mula Terciptanya Bikini?

Internasional
Bocah Penderita Diabetis Diberi Ritual Doa Tanpa Insulin hingga Tewas, 12 Anggota Kultus Ekstrem Ditangkap

Bocah Penderita Diabetis Diberi Ritual Doa Tanpa Insulin hingga Tewas, 12 Anggota Kultus Ekstrem Ditangkap

Global
Utusan Vatikan di Hong Kong Peringatkan Soal Ancaman akan Kebebasan Beragama oleh China

Utusan Vatikan di Hong Kong Peringatkan Soal Ancaman akan Kebebasan Beragama oleh China

Global
10.000 Warga Mariupol Ukraina Minum Air Hujan, Tak Ada Listrik dan Makanan

10.000 Warga Mariupol Ukraina Minum Air Hujan, Tak Ada Listrik dan Makanan

Global
Krisis Sri Lanka Diyakini Bisa Membaik dalam 18 Bulan, Ini Rencana Pemerintahnya

Krisis Sri Lanka Diyakini Bisa Membaik dalam 18 Bulan, Ini Rencana Pemerintahnya

Global
Anggota Parlemen Rusia: Pindahkan Rudal Hipersonik dalam Jarak Menyerang ke AS!

Anggota Parlemen Rusia: Pindahkan Rudal Hipersonik dalam Jarak Menyerang ke AS!

Global
Saksi Penembakan Massal pada Hari Kemerdekaan AS: Ada 200 Tembakan, Saya Kira Kembang Api

Saksi Penembakan Massal pada Hari Kemerdekaan AS: Ada 200 Tembakan, Saya Kira Kembang Api

Global
Dubes Hamianin Jelaskan 3 Alasan Ukraina Tak Bisa Ekspor Biji-bijian, Tuding Rusia Mencuri

Dubes Hamianin Jelaskan 3 Alasan Ukraina Tak Bisa Ekspor Biji-bijian, Tuding Rusia Mencuri

Global
Beijing Tanggapi Tuduhan NASA Soal Rencana China untuk Mengambil Alih Bulan

Beijing Tanggapi Tuduhan NASA Soal Rencana China untuk Mengambil Alih Bulan

Global
Bantah Rumor Pensiun, Paus Fransiskus Ingin Kunjungi Moskwa dan Kyiv

Bantah Rumor Pensiun, Paus Fransiskus Ingin Kunjungi Moskwa dan Kyiv

Global
Korea Utara Diduga Lepas Air Bendungan Tiba-tiba, Korea Selatan Desak Warga Mengungsi dari Perbatasan

Korea Utara Diduga Lepas Air Bendungan Tiba-tiba, Korea Selatan Desak Warga Mengungsi dari Perbatasan

Global
Pria Ini Marah Dapati Ada Pria Lain Intip Dirinya di Toilet Umum

Pria Ini Marah Dapati Ada Pria Lain Intip Dirinya di Toilet Umum

Global
Jawaban Rusia Saat Ditanya Keterlibatan dalam Kerusuhan di Uzbekistan

Jawaban Rusia Saat Ditanya Keterlibatan dalam Kerusuhan di Uzbekistan

Global
Dubes Hamianin: Jokowi ke Ukraina Contoh yang Sangat Baik bagi Dunia

Dubes Hamianin: Jokowi ke Ukraina Contoh yang Sangat Baik bagi Dunia

Global
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.