China Minta AS Berhenti Menyalahkan Mereka atas Wabah Virus Corona

Kompas.com - 21/04/2020, 16:17 WIB
Ilustrasi Virus Corona Stocktrek Images/Getty Images Ilustrasi Virus Corona

BEIJING, KOMPAS.com - China meminta AS untuk berhenti menyalahkan mereka atas wabah virus corona, seraya menyebut mereka juga adalah korban.

Juru bicara kementerian luar negeri Geng Shuang menyatakan, saat ini dunia harusnya bersatu, bukan malah menyalahkan atau meminta ganti rugi.

Geng mengatakan, komunitas internasional bisa mengatasi virus corona jika menyatukan tangan dan bekerja sama untuk membuat kebijakan.

Baca juga: Setelah China, 15 Negara Ini Juga Mulai Longgarkan Lockdown

"Menyerang dan mendiskreditkan negara lain hanya membuang waktu dan tidak akan menyelamatkan nyawa," kata dia dalam jumpa pers di Beijing.

Dia menyatakan dikutip SCMP Senin (20/4/2020), warga AS harus memahami bahwa musuh sebenarnya yang tengah mereka hadapi adalah Covid-19, bukan Beijing.

"China sudah diserang dan menjadi korban virus itu. Kami bukanlah penjahat, atau bertanggung jawab atas wabah ini," tutur Geng.

Komentar Geng terjadi setelah muncul seruan agar digelar penyelidikan internasional bagaimana penanganan Negeri "Panda" atas wabah.

Pertama kali merebak di Wuhan pada akhir Desember 2019, Covid-19 sudah menjangkiti lebih dari 2,4 juta dan membunuh 170.000 orang di seluruh dunia.

Baca juga: Di Tengah Sengketa, China Bangun 2 Distrik Baru di Laut China Selatan

Dalam konferensi pers Minggu (19/4/2020), Presiden AS Donald Trump menuturkan, dia sudah berbicara kepada Beijing terkait pengiriman tim pakar untuk menggelar penyelidikan.

Sehari sebelumnya (18/4/2020), dia memperingatkan Negeri "Panda" bisa menghadapi konsekuensi serius jika terbukti bertanggung jawab.

Halaman:
Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Istri Dubes Belgia Akan Pakai Hak Kebal Hukum Usai Tampar Staf Toko di Korsel

Istri Dubes Belgia Akan Pakai Hak Kebal Hukum Usai Tampar Staf Toko di Korsel

Global
Cerita Sopir Taksi Penuhi Mobilnya dengan 100 Jimat, Berharap “Perlindungan” dari Covid-19

Cerita Sopir Taksi Penuhi Mobilnya dengan 100 Jimat, Berharap “Perlindungan” dari Covid-19

Global
Mengapa Israel Menyerang Palestina?

Mengapa Israel Menyerang Palestina?

Internasional
Serangan Udara Israel Hancurkan Rumah Pemimpin De Facto Hamas di Gaza

Serangan Udara Israel Hancurkan Rumah Pemimpin De Facto Hamas di Gaza

Global
Menlu Retno Marsudi: Palestina Satu-satunya Negara yang Masih Dijajah

Menlu Retno Marsudi: Palestina Satu-satunya Negara yang Masih Dijajah

Global
Covid-19 Nepal Makin Mengkhawatirkan, China Hentikan Pendakian ke Gunung Everest

Covid-19 Nepal Makin Mengkhawatirkan, China Hentikan Pendakian ke Gunung Everest

Global
Israel Terus Gempur Gaza, Serangan Masuki Pekan Kedua

Israel Terus Gempur Gaza, Serangan Masuki Pekan Kedua

Global
Inspirasi Energi: Berapa Lama Minyak Bumi Terbentuk?

Inspirasi Energi: Berapa Lama Minyak Bumi Terbentuk?

Internasional
Gedung 12 Lantai di Gaza Ini Dihancurkan Israel, Sebelumnya Minta Penghuni Mengungsi

Gedung 12 Lantai di Gaza Ini Dihancurkan Israel, Sebelumnya Minta Penghuni Mengungsi

Global
Perang Sipil dan Militer Myanmar Pecah di Mindat, Total 750 Tewas Sejak Kudeta

Perang Sipil dan Militer Myanmar Pecah di Mindat, Total 750 Tewas Sejak Kudeta

Global
Polisi India Pukuli Warganya yang Melanggar Aturan Covid-19

Polisi India Pukuli Warganya yang Melanggar Aturan Covid-19

Global
Kontestan Miss Universe dari Myanmar: Rakyat Kami Ditembak Militer Setiap Hari

Kontestan Miss Universe dari Myanmar: Rakyat Kami Ditembak Militer Setiap Hari

Global
42 Orang di Gaza Tewas dalam Serangan Udara Terbaru Israel, Terparah dalam Sepekan Terakhir

42 Orang di Gaza Tewas dalam Serangan Udara Terbaru Israel, Terparah dalam Sepekan Terakhir

Global
Ikut Aksi Bela Palestina, Supermodel Bella Hadid Dikecam Israel

Ikut Aksi Bela Palestina, Supermodel Bella Hadid Dikecam Israel

Global
Tribune Sinagoge Dekat Yerusalem Runtuh, 1 Pria dan 1 Anak-anak Tewas

Tribune Sinagoge Dekat Yerusalem Runtuh, 1 Pria dan 1 Anak-anak Tewas

Global
komentar
Close Ads X