Kompas.com - 21/04/2020, 14:14 WIB
Gambar yang diambil pada 9 Maret 2020, dan dirilis pada 10 Maret 2020 oleh kantor berita Korea Utara KCNA, memperlihatkan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un melihat latihan serangan gabungan di lokasi yang dirahasiakan. AFP/KCNA VIA KNS/STRGambar yang diambil pada 9 Maret 2020, dan dirilis pada 10 Maret 2020 oleh kantor berita Korea Utara KCNA, memperlihatkan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un melihat latihan serangan gabungan di lokasi yang dirahasiakan.

PYONGYANG, KOMPAS.com - Profesor Yang Moo-jin di Universitas Studi Korea Utara mengatakan, negara tersebut akan ditutup jika sesuatu yang buruk terjadi pada Pemimpin Tertinggi Kim Jong Un.

Yang Moo-jin mengaku skeptis orang-orang di sekitar Kim Jong Un berani berbicara tentang kondisi kesehatan Sang Pemimpin Tertinggi.

"Sangat tidak mungkin bahwa tenaga medis atau orang lain di sekitar Kim Jong Un akan berani berbicara tentang kondisi kesehatannya dalam keadaan apa pun," kata Yang dikutip dari South China Morning Post Selasa (21/4/2020).

"Jika sesuatu yang sangat buruk terjadi pada Kim, Korea Utara akan menutup perbatasannya dan para diplomat serta jurnalis asing di Pyongyang akan diawasi dengan ketat."

Baca juga: Intelijen Sebut Kondisi Kim Jong Un Kritis Setelah Operasi Kardiovaskular

"Tetapi kami tidak melihat gerakan semacam itu," ungkap Yang.

Profesor itu juga mencatat rumor yang belum dikonfirmasi tentang kondisi Kim Jong Un tersebar selama pemilihan parlemen Korea Selatan oleh sayap kanan, dalam upaya nyata meningkatkan dukungan untuk oposisi konservatif United Future Party.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Daily NK, harian berbasis di Korea Selatan yang fokus kepada Korea Utara melaporkan, Kim menjalani prosedur operasi kardiovaskular pada 12 April.

Berdasarkan pemberitaan harian itu, Kim harus menjalani prosedur tersebut karena "obesitas, merokok, dan bekerja secara berlebihan".

Baca juga: Kim Jong Un Disebut Jalani Operasi Kardiovaskular, Ini Kata Korea Selatan

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Israel Sebut Presiden Terpilih Iran sebagai Jagal Teheran

Israel Sebut Presiden Terpilih Iran sebagai Jagal Teheran

Global
Dilarang Masuk Venue, Penggemar Foo Fighters yang Belum Vaksin Protes

Dilarang Masuk Venue, Penggemar Foo Fighters yang Belum Vaksin Protes

Global
“Telinga Peri” Ala Legolas Kini Jadi Tren Operasi Plastik Baru di China

“Telinga Peri” Ala Legolas Kini Jadi Tren Operasi Plastik Baru di China

Global
Olimpiade Tokyo Bagikan Banyak Kondom pada Atlet, Tapi Tak Boleh Dipakai

Olimpiade Tokyo Bagikan Banyak Kondom pada Atlet, Tapi Tak Boleh Dipakai

Global
Israel: Palestina Tahu Vaksinnya Hampir Kedaluwarsa dan Mau Menerima

Israel: Palestina Tahu Vaksinnya Hampir Kedaluwarsa dan Mau Menerima

Global
Indonesia Promosikan Pakaian dan Furnitur Ramah Lingkungan di Belgia

Indonesia Promosikan Pakaian dan Furnitur Ramah Lingkungan di Belgia

Global
Perusahaan China Bangun Gedung 10 Lantai dalam Sehari, Ini Videonya

Perusahaan China Bangun Gedung 10 Lantai dalam Sehari, Ini Videonya

Global
Ikhlas Dikritik Metalhead, Babymetal Terus Mainkan 'Metal Imut'

Ikhlas Dikritik Metalhead, Babymetal Terus Mainkan "Metal Imut"

Global
Aksi Panggung Gila Eddie Vedder: Doyan Memanjat Panggung Lalu Loncat

Aksi Panggung Gila Eddie Vedder: Doyan Memanjat Panggung Lalu Loncat

Global
Profesor Inggris Izinkan Taruh Tempat Tidur Bayi di Ruang Kuliah

Profesor Inggris Izinkan Taruh Tempat Tidur Bayi di Ruang Kuliah

Global
Dirawat Setahun Lebih, Pasien Covid-19 Terlama di Inggris Meninggal

Dirawat Setahun Lebih, Pasien Covid-19 Terlama di Inggris Meninggal

Global
Pentagon: AS Tarik Sistem Pertahanan Rudal dari Arab Saudi dan Negara-negara Timur Tengah Lainnya

Pentagon: AS Tarik Sistem Pertahanan Rudal dari Arab Saudi dan Negara-negara Timur Tengah Lainnya

Global
Keluarga Sakit Hati, Bayi Perempuannya Alami Luka Wajah Setelah Operasi Caesar

Keluarga Sakit Hati, Bayi Perempuannya Alami Luka Wajah Setelah Operasi Caesar

Global
Kisah Operasi Delta Force AS yang Tewaskan Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi

Kisah Operasi Delta Force AS yang Tewaskan Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi

Global
Fosil Utuh 'Mamalia Darat Terbesar di Dunia' Ditemukan di China

Fosil Utuh "Mamalia Darat Terbesar di Dunia" Ditemukan di China

Global
komentar
Close Ads X