Klan Mafia Italia Manfaatkan Situasi di Tengah Wabah Virus Corona

Kompas.com - 19/04/2020, 19:10 WIB
Antrean pengunjung yang hendak memasuki sebuah supermarket di Milan, Italia, saat lockdown diterapkan. Gambar diambil pada 21 Maret 2020. SERGIO PONTORIERI/EPA-EFEAntrean pengunjung yang hendak memasuki sebuah supermarket di Milan, Italia, saat lockdown diterapkan. Gambar diambil pada 21 Maret 2020.

ROMA, KOMPAS.com - Pada awal April ini, terdapat upacara pemakaman di Messina, kota di Sisilia, dan melanggar aturan lockdown Italia di tengah virus corona.

Tetapi, upacara pemakaman itu tak biasa. Puluhan undangan yang hadir memberikan penghormatan terakhir bagi tokoh Mafia setempat yang meninggal di usia 70 tahun.

Claudio Fava, presiden komite anti- mafia setempat, menyebut kabar itu sebagai "skandal memalukan, dan penghinaan bagi kerabat korban virus corona".

Baca juga: Mafia Italia Bagikan Makanan Gratis ke Keluarga Miskin Saat Lockdown, Pakar: Itu Taktik

Pemakaman dilarang di Italia sejak awal Maret, sebagai bagian dari upaya lockdown pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19.

Tetapi, larangan itu tak berpengaruh bagi mafia yang bercokol di sejumlah kawasan Negeri "Pizza", dilaporkan CNN Minggu (19/4/2020).

Baik pejabat anti-geng kriminal dan peneliti menyatakan, organisasi kejahatan itu memanfaatkan situasi di tengah wabah, terutama di kawasan selatan.

Setiap hari, mereka menyediakan kebutuhan bagi warga miskin, menawarkan kredit untuk usaha yang terancam bangkrut, dan berniat menyedot sebagian miliaran euro untuk paket stimulus.

Cabang mafia Italia paling kuat, 'Ndrangheta yang berbasis di Calabria, diyakini mengontrol 80 persen pasar kokaine di seluruh Eropa.

Bahkan ketika wabah Covid-19 menjangkiti 2,3 juta orang di seluruh dunia dan pengiriman dipersulit, organisasi itu diyakini masih diuntungkan.

Jurnalis Roberto Saviano, penulis Gomorrah: Italy's other Mafia, yang mengekspor mafia Camorra di Napes, memaparkan keuntungan apa yang didapat.

Halaman:
Baca tentang

Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ayah Ini Rekam Ucapan Selamat Tinggal ke Keluarga sebelum Meninggal karena Covid-19

Ayah Ini Rekam Ucapan Selamat Tinggal ke Keluarga sebelum Meninggal karena Covid-19

Global
Kandang Serigala Ternyata Isinya Anjing, Kebun Binatang China Ini Jadi Sorotan

Kandang Serigala Ternyata Isinya Anjing, Kebun Binatang China Ini Jadi Sorotan

Global
Puluhan Polisi Myanmar Kabur ke India Menentang Perintah Tembaki Masyarakat Sipil

Puluhan Polisi Myanmar Kabur ke India Menentang Perintah Tembaki Masyarakat Sipil

Global
Paus Fransiskus Bertemu Ulama Syiah Irak Ayatollah Ali Sistani

Paus Fransiskus Bertemu Ulama Syiah Irak Ayatollah Ali Sistani

Global
WHO Dorong Pembebasan Sementara Hak Paten Vaksin Covid-19 di Masa Krisis

WHO Dorong Pembebasan Sementara Hak Paten Vaksin Covid-19 di Masa Krisis

Global
Beredar Video Aparat Myanmar Paksa Paramedis Berlutut sebelum Dipukuli

Beredar Video Aparat Myanmar Paksa Paramedis Berlutut sebelum Dipukuli

Global
Pesawat Penumpang Iran Dibajak, Coba Alihkan Penerbangan ke Pantai Selatan Teluk Persia

Pesawat Penumpang Iran Dibajak, Coba Alihkan Penerbangan ke Pantai Selatan Teluk Persia

Global
Genap 100 Hari Berdemo Tolak UU Pertanian, Petani India Blokade Jalan

Genap 100 Hari Berdemo Tolak UU Pertanian, Petani India Blokade Jalan

Global
Wisdom, Burung Tertua di Dunia, Punya Anak di Usia 70 Tahun

Wisdom, Burung Tertua di Dunia, Punya Anak di Usia 70 Tahun

Global
Suntik Otot Palsu agar Mirip Popeye, Pria Ini Menyesal Setelahnya

Suntik Otot Palsu agar Mirip Popeye, Pria Ini Menyesal Setelahnya

Global
Bintang Porno Menari Erotis di Video Musik, Publik Iran Marah

Bintang Porno Menari Erotis di Video Musik, Publik Iran Marah

Global
Suster yang Berlutut di Depan Militer Myanmar Siap Mati demi Lindungi Demonstran

Suster yang Berlutut di Depan Militer Myanmar Siap Mati demi Lindungi Demonstran

Global
Robot Perseverance Berhasil Test Drive di Mars, Kabar Baik buat NASA

Robot Perseverance Berhasil Test Drive di Mars, Kabar Baik buat NASA

Global
Presiden Brasil Perintahkan Rakyatnya Berhenti 'Merengek' di Saat Jumlah Kematian Capai 260.000

Presiden Brasil Perintahkan Rakyatnya Berhenti "Merengek" di Saat Jumlah Kematian Capai 260.000

Global
Kelabui Istri, Pria Ini Samarkan PS5 sebagai WiFi

Kelabui Istri, Pria Ini Samarkan PS5 sebagai WiFi

Global
komentar
Close Ads X