Kompas.com - 22/05/2022, 19:02 WIB

KOMPAS.com - Plating atau seni menata makanan di atas piring terus bertambah kreatif dari hari ke hari.

Beberapa tahun belakangan, komponen kecil berupa bunga dan emas yang bisa dimakan banyak dipakai saat menata makanan.

Sayangnya, penggunaan komponen untuk mempercantik plating, seperti bunga dan emas yang aman dimakan, tidak selalu dipakai pada waktu yang tepat.

"Penggunaan edible flower kan sekarang lagi musim. Itu sebenarnya penting gak penting," ujar Food Consultant sekaligus Chef Tan Leornadi Ali.

"Kalau serasa tanpa bunga sudah cantik, kenapa harus kita bungain? Orang kadang tidak tahu fungsi sebenarnya, buat sekadar cantik aja," tambahnya.

Tan mengatakan, penggunaan bunga yang bisa dimakan sah-sah saja selama rasa dan warnanya cocok dipadukan dengan makanan.

"Biasanya bunga edible warna putih, pink, atau merah itu cantik buat dessert. Kalau biru, kayaknya malah 'membunuh' makanan," kata Tan saat ditemui Kompas.com di acara Chef Expo 2022 di Jakarta International Expo, Jumat (21/5/2022).

Menurutnya, warna bunga biru kurang bagus dipadukan dengan makanan. Sebab kerap diartikan sebagai lambang warna racun.

Beberapa macam bunga edible yang bisa dipakai untuk plating makanan adalah viola, star flower, kamboja, dan mawar organik.

Baca juga:

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.