Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 02/12/2022, 09:39 WIB
Penulis Dian Ihsan
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Kepala Badan Standarisasi Kurikulum Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikbud Ristek, Anindito Aditomo (Nino) mengungkap alasan perubahan mekanisme seleksi masuk perguruan tinggi negeri (PTN) pada 2023.

Saat ini, masuk PTN di bawah naungan tim Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB). Sebelumnya dikerjakan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT).

Baca juga: Calon Mahasiswa, Ini Biaya Ikuti Seleksi UTBK-SNBT 2023

Pelaksanaan SNPMB, kata dia, sebagai dorongan atas upaya transformasi pembelajaran yang selaras dengan pendidikan dasar dan menengah.

Pendidikan dasar dan menengah sendiri berorientasi pada kecakapan dasar yang berpusat pada literasi, numerasi, dan daya nalar.

"Jadi ini relevan dengan kesiapan belajar di semua program studi (Prodi) di pendidikan tinggi," ucap dia di Gedung Kemendikbud Ristek, seperti diberitakan Jumat (2/12/2022).

Dia menekankan, pembelajaran di tingkat menengah harus holistik.

Maka dari itu, skema seleksi masuk PTN yang baru di jalur prestasi semua nilai mata pelajaran diberikan penilaian.

Dia berharap siswa mengerti bahwa semua mata pelajaran itu penting.

"Ini juga memberi pesan ada mata pelajaran yang harus didalami khusus oleh tiap calon mahasiswa," jelas pria yang akrab disapa Nino ini.

Tak lupa transformasi seleksi masuk PTN yang baru ini juga memiliki tujuan, agar calon mahasiswa bisa mencium minat bakat yang mereka miliki.

Baca juga: SNPMB 2023, Siswa dari IPA, IPS, dan Bahasa Bebas Pilih Prodi PTN

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+