Kompas.com - 30/09/2022, 13:28 WIB
|

KOMPAS.com - Sekelompok mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta tergabung dalam Kelompok Program Kreativitas Mahasiswa bidang Riset-Eksakta (PKM-RE).

Kelompok tersebut membuat inovasi yakni mengolah logam tanah jarang (LTJ) Zirkon menjadi baterai lithium-ion.

Mereka adalah Putri Lestari, Rhiska Aria Berliani, dan Ridwan Assabila Al-Jannata dari program Studi (Prodi) S1 Fisika serta Erlangga Aria Pratama dari Prodi S1 Teknik Kimia dan Desy Vita Pratiwi dari Prodi S1 Kimia.

Baca juga: UNS Segera Buka Pendaftaran Rektor Periode 2023-2028, Ini 14 Syaratnya

Menurut ketua tim, Putri Lestari mineral logam tanah jarang merupakan sumber daya yang jarang ditemui di Indonesia.

Belum dimanfaatkan maksimal

Salah satu mineral yang mengandung logam tanah jarang yaitu zirkon, tetapi pemanfaatannya masih kurang maksimal dalam bidang elektronika dan energi hijau, seperti anoda baterai lithium-ion.

Hal tersebut yang melatarbelakangi Putri Lestari dan tim di bawah bimbingan Dr. Eng. Hendri Widiyandari membuat inovasi tersebut.

"Baterai lihitum-ion yang kami buat menggunakan anoda bahan silika yang bersumber dari mineral logam tanah jarang zirkon," ujarnya dikutip dari laman UNS, Kamis (29/9/2022).

Ketersediaan zirkon sebagai mineral yang mengandung logam tanah jarang di alam mencapai 58 persen sehingga sangat disayangkan apabila belum banyak dimanfaatkan.

"Oleh karena itu, kami memanfaatkan zirkon sebagai sumber silika untuk anoda baterai lithium-ion," jelasnya.

Adapun baterai lithium-ion yang dihasilkan dari bahan alam ini akan mengoptimalkan pemanfaatan zirkon sebagai logam tanah jarang yang belum dimanfaatkan secara maksimal.

Baca juga: Ini Gejala Kanker Payudara dan Faktor Risikonya dari Dokter RS UNS

Selain itu juga dapat memberi solusi terhadap permintaan masyarakat terhadap baterai lithium-ion.

Terlebih, baterai ini memiliki performa lebih baik dan harga yang cukup terjangkau.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber UNS


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.