Kompas.com - 28/10/2021, 18:32 WIB
Ilustrasi penanganan pasien positif Covid-19 KOMPAS.COM/SHUTTERSTOCKIlustrasi penanganan pasien positif Covid-19
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Virus corona membawa dampak berbeda bagi masing-masing orang. Ada yang tanpa gejala tapi ada juga orang mengalami gejala sedang hingga berat.

Bagi penyintas Covid-19 dapat mengalami keluhan berkepanjangan pascaterinfeksi. Kondisi ini kerap disebut sebagai long Covid-19.

Dokter Spesialis Paru Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada (UGM) Siswanto menjelaskan, kondisi ini banyak ditemui pada pasien dengan derajat keparahan sedang, berat, dan kritis.

Baca juga: Webinar Unpar: Praktisi Bagikan Tips Investasi Saham bagi Pemula

Penyintas Covid perlu memantau keluhan

Selain itu long Covid juga bisa dialami pasien dengan komorbid. Bahkan tidak menutup kemungkinan terjadi pada pasien dengan kategori ringan.

"Yang paling berisiko adalah penderita diabetes melitus, gagal jantung, hipertensi, penyakit metabolik, dan penyakit paru kronik. Selain itu, yang membawa risiko juga adalah penyakit koinsiden, misalnya saat terkena Covid bersamaan juga dengan terkena Tuberkulosis atau komplikasi lainnya," kata Siswanto seperti dikutip dari laman UGM, Kamis (28/10/2021).

Menurut Siswanto, penyintas Covid-19 perlu memantau gejala atau keluhan yang terjadi hingga 12 minggu sejak munculnya gejala pertama.

Baca juga: Mahasiswa Wajib Tahu, Ini Tips Menyusun Paper Sebagai Syarat Kelulusan

Siswanto mengungkapkan, pasien yang mendapat perawatan di rumah sakit disarankan untuk melakukan kontrol satu hingga dua minggu setelah keluar dari rumah sakit.

Selanjutnya, kontrol dilakukan kembali pada minggu keenam atau kedelapan sejak gejala pertama muncul.

"Bagi yang ke rumah sakit biasanya kami akan menghitungkan saat ini berada di posisi berapa minggu setelah onset dan kapan sebaiknya datang kembali untuk kontrol," ungkapnya.

Setelah 12 minggu, lanjut Siswanto, pasien bisa dipastikan sudah sembuh secara sempurna atau belum, dilihat dari ada atau tidaknya gejala atau kelainan secara radiologis maupun hasil laboratorium.

Baca juga: Nadiem: Lewat Tangan Pemuda, Indonesia Bisa Jadi Contoh Negara Lain

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.