Kompas.com - 22/09/2021, 19:00 WIB
Banjir di sekitar Stasiun Pasar Senen merepotkan pengguna jalan, terutama penumpang yang hendak bepergian atau datang menggunakan kereta api. Sebuah bajaj hari Selasa (29/3/1994) berusaha menerobos genangan air mengantar penumpang ke stasiun KA. Kompas/Eddy Hasby (ED)Banjir di sekitar Stasiun Pasar Senen merepotkan pengguna jalan, terutama penumpang yang hendak bepergian atau datang menggunakan kereta api. Sebuah bajaj hari Selasa (29/3/1994) berusaha menerobos genangan air mengantar penumpang ke stasiun KA.

KOMPAS.com - Pidato Presiden Amerika Serikat, Joe Biden yang menyatakan bahwa dalam 10 tahun Ibu Kota Jakarta akan tenggelam sempat membuat masyarakat geger.

Adanya pernyataan ini, membuat masyarakat sempat berpikiran akankah Jakarta benar-benar tenggelam?

Dosen Program Studi Teknik Geodesi dan Geomatika Institut Teknologi Bandung (ITB), Heri Andreas mengatakan bahwa sebenarnya Jakarta tidak akan tenggelam.

“Kata Jakarta tenggelam itu hanya clickbait untuk meningkatkan awareness masyarakat,” ujarnya dilansir dari laman ITB saat menjadi pemateri webinar.

Baca juga: 5 Negara Paling Santai di Dunia, Indonesia Peringkat Pertama

Dosen dari kelompok keahlian geodesi tersebut, menambahkan bahwa masyarakat harus kritis dalam menanggapi isu ini.

Ia menjelaskan bahwa penurunan muka tanah di Kota Jakarta sudah terjadi sejak 1997. Hasil ini didapat dengan melakukan pemodelan penurunan muka tanah menggunakan teknologi LIDAR (Light Detection and Ranging).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain LIDAR ada juga data dari tahun 2007-2018 yang disajikan melalui fleet InSAR, terlihat memang ada penurunan tanah di beberapa daerah.

“Ada yang mencapai 20 cm per tahun,” tuturnya. Namun, dalam beberapa tahun terakhir terlihat pengurangan laju penurunan muka tanah.

Ia menjelaskan dengan menambahkan kenaikan muka laut dan penurunan muka tanah terhadap topografi, kita bisa mengetahui wilayah mana yang berpotensi berada di bawah permukaan laut per satuan waktu.

Pada tahun 2012 dibuat skenario penurunan muka tanah dan didapat bahwa potensi tenggelamnya Jakarta mencapai 31 persen. Setelah skenario tersebut diperbarui terdapat penurunan potensi menjadi 28 persen.

Baca juga: 5 Negara dengan Populasi Terbanyak di Dunia, Indonesia Nomor Berapa?

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.