Kompas.com - 14/09/2021, 13:10 WIB
Ilustrasi pasar tradisional shutterstock.comIlustrasi pasar tradisional
Penulis Dian Ihsan
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Pemerintah telah melarang adanya praktik kartel melalui Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999.

Meski demikian, praktik kartel masih banyak terjadi di Indonesia, bahkan setelah UU tersebut dikeluarkan.

Baca juga: Kemendikbud Ristek: Kuota Gratis Internet Tak Bisa Akses 39 Situs dan Aplikasi Ini

Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran (Unpad), Prof. Maman Setiawan menjelaskan, kartel berdampak besar pada kenaikan harga suatu produk di pasar.

Kenaikan harga ini, bahkan dapat terjadi untuk jangka waktu yang panjang.

"Dari kasus pada beberapa tahun terakhir, terbukti kartel ini ada di berbagai sektor," kata dia melansir laman Unpad, Selasa (14/9/2021).

Dia mengaku, praktik tersebut terjadi adanya kesepakatan kolusif antar perusahaan untuk membatasi persaingan ataupun menciptakan situasi tidak adanya persaingan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kesepakatan yang dilakukan, sebut dia, salah satunya pada aspek penetapan harga.

Dia mengatakan, pembatasan persaingan akan menghambat produk serupa dari perusahaan di luar kartel tidak bisa bersaing.

Akibatnya, selain berdampak pada kenaikan harga, kartel bisa menurunkan variasi, kualitas, hingga kuantitas dari suatu jenis produk.

Baca juga: Nadiem Makarim Tekankan 3 Hal dalam Pelaksanaan PTM Terbatas

Hal ini membuat konsumen “dipaksa” untuk membeli produk yang ada di pasar tanpa ada ragam pilihan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.