Kompas.com - 07/08/2021, 11:34 WIB
Astronaut, platform rekrutmen mobile-first yang berbasis di Indonesia dan Singapura, telah mengakuisisi POPSkul, platform yang menyediakan uji kompetensi serta sertifikat keterampilan on-demand. DOK. ASTRONAUTAstronaut, platform rekrutmen mobile-first yang berbasis di Indonesia dan Singapura, telah mengakuisisi POPSkul, platform yang menyediakan uji kompetensi serta sertifikat keterampilan on-demand.

KOMPAS.com - Astronaut, platform rekrutmen mobile-first yang berbasis di Indonesia dan Singapura, telah mengakuisisi POPSkul, platform yang menyediakan uji kompetensi serta sertifikat keterampilan on-demand.

Meskipun pandemi menimbulkan berbagai tantangan, namun ekosistem rekrutmen di Asia Tenggara dapat beradaptasi dengan baik.

Berbagai universitas dan pusat assessment lebih membuka diri dan mengapresiasi kehadiran sistem digital yang handal dan hemat biaya, yang digunakan untuk penilaian keterampilan, wawancara, pelatihan, ujian, dan proses rekrutmen lainnya.

Adaptasi ini membawa disrupsi signifikan dalam ekosistem tenaga kerja. Pemain tradisional 'dipaksa' mengadopsi alat digital untuk menjalankan divisi personalia mereka, dengan mengandalkan platform dan tools seperti Astronaut dan POPSkul.

“Kami sangat berdedikasi untuk membuka akses pada layanan rekrutmen tenaga kerja secara online, apalagi karena kehadiran data akan menghasilkan keputusan perekrutan yang lebih baik dan lebih cepat," ungkap Nigel Hembrow, CEO dan Co-founder Astronaut melalui rilis resmi (5/8/2021).

Baca juga: Kemendikbud Ristek Buka Rekrutmen Peneliti Lapangan, Ini Syaratnya

Kemudahan akses sertifikasi dan rekrutmen

Akuisisi ini bertujuan meningkatkan kapabilitas Astronaut dalam meningkatkan kualitas lamaran tenaga kerja.

Dengan akuisisi perdana ini, Astronaut akan terus berinvestasi mengembangkan platform POPSkul, dan mengintegrasikan sertifikat kompetensi ke dalam profil kandidat tenaga kerja di platform Astronaut.

Di pasar tenaga kerja saat ini, memiliki sertifikasi resmi adalah indikator terbaik yang banyak dicari oleh perusahaan pemberi kerja.

Di sini, Lembaga Sertifikasi Kompetensi atau LSK berperan sangat penting dalam peningkatan kualitas SDM. Namun, akses sertifikasi ini banyak terhalang faktor logistik, terutama di daerah kepulauan seperti Indonesia.

Untuk orang yang tinggal di Indonesia Timur, misalnya, mereka harus menghabiskan banyak investasi dan waktu, hanya untuk mendapatkan sertifikasi.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.