Kompas.com - 02/08/2021, 13:03 WIB
Webinar Penguatan Ekosistem Wirausaha Vokasi yang digelar Ditjen Pendidikan Vokasi  pada Jumat (28/7/2021). DOK. DITJEN VOKASIWebinar Penguatan Ekosistem Wirausaha Vokasi yang digelar Ditjen Pendidikan Vokasi pada Jumat (28/7/2021).

KOMPAS.com - Jumlah entrepreneur atau wirausahawan Indonesia dinilai masih minim jika dibandingkan dengan negara lain di Asia. Padahal generasi muda Indonesia diyakini menjadi pondasi wirausaha masa depan dengan menguatnya digitalisasi.

Eka Sri Dana Afriza, Tim Program Penguatan Ekosistem Kewirausahaan Perguruan Tinggi Penyelenggara Pendidikan Vokasi (PTPPV) mengungkapkan saat ini jumlah wirausahawan di Indonesia masih di bawah minimal 4 persen atau tepatnya hanya 3,4 persen.

Jumlah ini, tambah Dana, jika dibandingkan dengan negara Asia lain selisihnya cukup jauh, seperti Singapura sudah sekitar 8 persen dan Jepang sudah lebih dari 11 persen.

Angka ini sejalan dengan data survei nasional yang dilakukan Direktorat Kemitraan dan Penyelerasan Dunia Usaha dan Dunia Industri (Ditjen Mitras DUDI) Kemendikbud Ristek.

Survei ini memperlihatkan fakta, mahasiswa tingkat awal dan akhir memiliki persepsi kampus vokasi tempat mereka menimba ilmu belum memenuhi ilmu dalam mengembangkan kewirausahaan.

Oleh karena itu, lanjut Dana, Ditjen Pendidikan Vokasi Kemendikbud Ristek membentuk program penguatan ekosistem kewirausahaan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Program ini bersifat kompetisi bagi perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan vokasi, didasarkan atas kemampuan dalam membangun ekosistem kewirausahaan,” jelas Dana pada webinar, Rabu (28/7/2021).

Baca juga: Dorong Riset Terapan Berdampak Nyata, Ditjen Vokasi Luncurkan Beasiswa Riset Dosen Vokasi

 

Penguatan ekosistem wirausaha vokasi

Ruang lingkup pelaksanaan program penguatan ekosistem wirausahaan PTPPV meliputi pertanian, teknologi pertanian, perikanan, perkebunan, dan bidang lainnya, juga manufaktur, konstruksi, dan teknologi informasi.

Lalu, ada juga industri, barang konsumsi seperti makanan, minuman, farmasi, peralatan rumah tangga, tekstil, kemudian termasuk bidang kesehatan, pariwisata, dan jasa lainnya.

Penguatan ekosistem kewirausahaan dilaksanakan melalui kegiatan seperti peningkatan kemampuan kewirausahaan mahasiswa yang terintegrasi dengan proses pembelajaran.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.