Kompas.com - 02/08/2021, 11:21 WIB
Universitas Pertamina Dok. Universitas PertaminaUniversitas Pertamina

KOMPAS.com - Survei Bank Indonesia pada Maret 2021 menemukan bahwa 27,6 persen Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) menunjukkan peningkatan penjualan. Sementara 72,4 persen lainnya mengalami penjualan yang stabil karena adanya strategi pemasaran digital.

Ekonomi digital dinilai menjadi hal penting dalam pembangunan ekonomi yang berkelanjutan di wilayah ASEAN, terutama setelah adanya pandemi.

Dalam E-Conomy SEA 2019 Report yang dirilis Google, Temasek, Bain & Company disebutkan bahwa nilai sektor e-commerce di ASEAN diperkirakan akan terus tumbuh hingga mencapai US$300 miliar pada 2025.

Memahami pentingnya pemasaran digital, mahasiswa Universitas Pertamina merancang ide bisnis "go digital" untuk UMKM di ASEAN berupa pembuatan website.

Baca juga: Cerita Lulusan SMK Buka Bisnis Kuliner Beromzet Rp 150 Juta Per Bulan

“Kami merancang ide bisnis go digital untuk UMKM di ASEAN berupa pembuatan website untuk memasarkan kerajinan tangan masyarakat ASEAN ke seluruh dunia,” ungkap Keista Puti Yesandi, mahasiswa program studi Hubungan Internasional Universitas Pertamina dalam keterangan tertulis yanh diterima Kompas.com.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ide bisnis tersebut, dipresentasikan oleh Keista dan tim pada akhir masa pertukaran pelajarnya di Malaysia Multimedia University (MMU), 17 Juli 2021.

Berkat inovasinya, Keista dan tim meraih juara pertama pada kategori Web/Mobile App for Business, dan juara tiga pada kategori Business Idea.

“Ajang ini dilaksanakan setiap tahun oleh MMU. Tahun ini, temanya Edutourism-Technopreneurship for Tomorrow. Dewan jurinya adalah para dosen dari MMU dan kampus mitra MMU di ASEAN,” pungkas Keista.

Melalui inovasi ini, Keista dan tim berharap bisa membantu meningkatkan pendapatan para pengrajin di wilayah ASEAN. Mengingat, penjualan digital untuk cendera mata khas negara ASEAN masih jarang dijumpai.

Baca juga: Mahasiswa, Ketahui Profesi Paling Bersinar 5 Tahun ke Depan

“Dalam laporan, kami memproyeksikan keuntungan yang didapat berkisar 15 persen bagi masing-masing UMKM. Selain itu, penjualan digital ini juga akan menstimulus perubahan pola bisnis dan perilaku belanja konsumen di bidang kerajinan tangan dari luring ke daring,” lanjut mahasiswa angkatan 2018 tersebut.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.