7,63 Juta Siswa Madrasah akan Peroleh Kuota Internet Gratis

Kompas.com - 01/12/2020, 21:44 WIB
Siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) Raudlatul Mutaalim, Kelurahan Baratan, Kecamatan Patrang, Jember Jawa Timur, menyerahkan sampah dalam kegiatan sodaqoh sampah kepada guru mereka, Kamis (2/4/2015). KOMPAS.com/ Ahmad WinarnoSiswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) Raudlatul Mutaalim, Kelurahan Baratan, Kecamatan Patrang, Jember Jawa Timur, menyerahkan sampah dalam kegiatan sodaqoh sampah kepada guru mereka, Kamis (2/4/2015).

KOMPAS.com - Kementerian Agama ( Kemenag) mulai menyalurkan bantuan paket kuota internet gratis untuk pembelajaran jarak jauh ( PJJ) bagi siswa RA dan madrasah.

Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kemenag, Ahmad Umar mengatakan, provider mulai mengirimkan bantuan kuota internet kepada siswa madrasah/RA. Pembagian di mulai hari ini, dan sistemnya akan dilakukan secara bertahap.

Baca juga: Kemenag Salurkan Anggaran PJJ Rp 1,178 Triliun

"Total ada 7.635.376 paket data sebesar 35 GB bagi siswa MI, MTs, dan MA, serta 20GB bagi siswa RA, secara bertahap akan disalurkan," ujar Umar melansir laman Kemenag, Selasa (1/12/2020).

Pemberian paket data internet, kata dia, demi menyukseskan PJJ. Maka dari itu, setiap nomor siswa madrasah/RA akan memperoleh bantuan kuota internet dari pemerintah lewat Kemenag.

Menurut Umar, mereka yang hari ini sudah menerima pemberitahuan akan menerima paket kuota internet, maka akan dikirim pada Rabu, 2 Desember 2020 atau Kamis, 3 Desember 2020.

"Kita lakukan bertahap. Insya Allah kuota internet tersebut besok sudah masuk ke nomor penerima, para siswa RA dan madrasah," tutur Umar.

Umar menegaskan, ada dua jenis bantuan yang diberikan untuk PJJ kepada siswa RA dan madrasah, yaitu paket kuota data dan kartu perdana. Paket kuota diberikan untuk siswa yang sudah memiliki kartu selular yang aktif.

"Kepada mereka tinggal diinjeksi paket datanya," tutur Umar.

Sedangkan kartu perdana, sambung Umar, diberikan kepada siswa yang belum memiliki kartu selular yang aktif. Mereka sudah didata oleh operator RA dan madrasah.

Dia menambahkan, kartu akan diberikan sesuai provider yang mereka pilih. Mulai hari ini, provider mendistribusikan kartu perdananya ke RA dan madrasah.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X