Kompas.com - 15/10/2020, 17:22 WIB
Ilustrasi guru dan siswa di sekolah Dok. Ditjen GTK KemdikbudIlustrasi guru dan siswa di sekolah

KOMPAS.com - Guru adalah kunci kesuksesan proses belajar mengajar. Semakin baik kualitas seorang guru, maka akan semakin besar dampak yang diberikan terhadap pencapaian belajar murid.

Direktur Program Pendidikan Dasar Tanoto Foundation M. Ari Widowati mengatakan, peranan guru sangat penting untuk meningkatkan prestasi siswa.

"Ada surveinya di APC (Asia Philanthropy Circle) yang memang dinyatakan bahwa peranan guru itu sangat penting untuk meningkatkan prestasi siswa," paparnya dalam bincang daring bersama Kompas.com, Rabu (14/10/2020).

Survei mendapati, jika siswa di kelas 8 mendapatkan guru yang baik, maka di kelas 11 atau 3 tahun kemudian, siswa tersebut akan berada dalam 10 persen siswa dengan prestasi terbaik.

Baca juga: Pendaftaran Guru Penggerak Kemendikbud Angkatan 2 Dibuka, Ini Ketentuannya

Jika siswa dengan kualifikasi yang sama namun mendapatkan guru yang berkinerja buruk, maka pada kelas 11, dia akan memiliki prestasi jauh di bawah anak yang didampingi oleh guru berkinerja baik. Bahkan, akan ada kesenjangan 53 poin dan berada di bawah rata-rata.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Anak yang mendapat guru bagus akan berada di top 10 anak berprestasi. Sementara, anak kelas 8 yang dapat gurunya yang pasif tadi, dia hanya akan ada di persentil di bawah 50 persen, bahkan tidak mencapai anak dengan grade yang average, itu yang membuat mengapa guru menjadi penting," tegas Ari.

APC pun menjabarkan empat area untuk meningkatkan pendidikan di Indonesia, yaitu peningkatan kualitas guru, peningkatan kualitas kepemimpinan di sekolah yakni kepala sekolah, kemudian pendidikan anak usia dini dan pendidikan vokasi.

Baca juga: Asesmen Nasional Pengganti UN, Kemendikbud: Tidak Semua Siswa Ikut

Program Pintar dukung transformasi digital

Menyadari pentingnya meningkatkan kualitas guru-guru Indonesia, terlebih di tengah pandemi, Tanoto Foundation terus menggiatkan program Pintar guna meningkatkan kompetensi guru.

Sejak 2010, Tanoto Foundation mendukung peningkatan kualitas pendidikan dasar melalui Program Pelita Pendidikan yang kini bertransformasi menjadi Program PINTAR untuk meningkatkan dampak.

Selama pandemi, program Pintar mendukung transformasi digital melalui pelatihan yang adaptif baik di tingkat fasilitator daerah, sekolah/LPTK serta Pemerintah Kabupaten.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X