Kompas.com - 25/08/2020, 14:42 WIB
Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo Twitter/@11MaretUnivUniversitas Sebelas Maret (UNS) Solo
|

KOMPAS.com - Pola pikir seorang mahasiswa baru (maba) harus berbeda. Terlebih pada maba Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) UNS.

Para mahasiswa ini tak lain ialah para dokter yang sedang menempuh pendidikan spesialis. Jadi, maba ini harus memiliki kemampuan lebih dalam menghadapi pandemi ini.

Seperti halnya diungkapkan oleh Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Prof. Jamal Wiwoho. Rektor UNS secara khusus berharap pada maba PPDS UNS Periode Pertama Tahun Akademik 2020/2021.

Baca juga: Simak Tips Berwirausaha di Tengah Pandemi dari Akademisi UNS

Berbekal paket komplet

Para maba PPDS itu harus memiliki bekal berupa "Paket Komplet". Paket itu ialah berupa ilmu, nyali dan energi lebih untuk menghadapi pandemi Covid-19.

"Dalam menghadapi wabah Covid-19, para Maba PPDS ini dituntut memiliki bekal berupa 'Paket Komplet'," ujar Prof. Jamal di acara Pelantikan Maba PPDS Periode 1 TA 2020/2021 di Aula Gedung Fakultas Kedokteran (FK) UNS, Senin (24/8/2020).

"Disamping itu, Saudara perlu memiliki informasi yang cukup dan valid mengenai Covid-19, agar tidak berlebihan dalam bertindak dan tidak pula lalai dalam melakukan tindakannya," imbuh Prof. Jamal dikutip dari laman resmi UNS.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Diharapkan, mahasiswa PPDS itu mampu memberikan kontribusi dalam melakukan riset terhadap penemuan obat yang mampu menangkal Covid-19.

"Jadi, mahasiswa PPDS akan memiliki peran ganda, tidak saja menjadi mahasiswa tetapi juga menjadi relawan untuk garda terdepan dalam penanganan Covid-19," jelas Prof. Jamal.

Transfer skills dan pengetahuan

Dekan FK UNS, Prof. Reviono menyatakan, poin utama dari PPDS ialah transfer skills dan pengetahuan. Pra pendidikan akan dilakukan di FK UNS dan RSUD dr. Moewardi Surakarta sebagai RS Pendidikan Utama.

Disamping itu, mahasiswa wajib melakukan infection control dimanapun berada, baik ketika menempuh pendidikan atau usai melakukan praktik dari RS.

"Sesuai dengan yang disampaikan oleh Pak Rektor bahwa Anda ini nantinya akan melakukan pelayanan. Karena masyarakat membutuhkan pelayanan kesehatan yang tidak bisa ditunda," terang Prof. Reviono.

Sehingga ketika memberikan pelayanan tentunya harus menerapkan protokol kesehatan dengan mengenakan APD level pelayanan kesehatan.

Baca juga: Akademisi UNS Bagikan Tips Bangun Industri Kreatif

Pada acara itu, sebanyak 84 maba PPDS UNS dilantik. Penyematan kartu mahasiswa secara simbolik diwakili oleh 2 maba yaitu dr. Muhammad Apri Rajab dari Prodi Bedah dan dr. Endang Linawati dari Prodi Radiologi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.