"Wifi Desa", Praktik Baik Gotong Royong Pendidikan di Tengah Pandemi dari Riau

Kompas.com - 08/08/2020, 14:52 WIB
Beberapa siswa SMPN 4 Bengkalis, Riau, memanfaatkan akses wifi di aula Desa Kelapapati saat belajar daring bersama guru mereka. Dukungan dari pihak desa yang membuka akses wifi, membantu siswa yang kesulitan mengakses internet bisa belajar secara daring. DOK. TANOTO FOUNDATIONBeberapa siswa SMPN 4 Bengkalis, Riau, memanfaatkan akses wifi di aula Desa Kelapapati saat belajar daring bersama guru mereka. Dukungan dari pihak desa yang membuka akses wifi, membantu siswa yang kesulitan mengakses internet bisa belajar secara daring.

KOMPAS.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim (7/8/2020) berharap kerja sama semua pihak dapat terus dilakukan dalam menghadapi normal baru pendidikan yang dilakukan selama masa pandemi.

“Kerja sama secara menyeluruh dari semua pihak sangat diperlukan untuk menyukseskan pembelajaran di masa pandemi Covid-19,” pesan "Mas Menteri" Nadiem Makarim.

Salah satu tantangan belajar dari rumah (BDR) datang dari pelaksanaan pembelajaran jarak jauh ( PJJ) secara daring yang memerlukan jaringan internet.

Sering menjadi kendala, siswa kesulitan akses internet karena keterbatasan jaringan atau biaya untuk membeli kuota data.

Tantangan ini juga dirasakan guru di SMPN 4 Bengkalis, Provinsi Riau. Banyak siswa yang tidak mengikuti pembelajaran karena mereka tidak punya paket internet.

Baca juga: Ini Penjelasan Lengkap Mendikbud Mengenai Kurikulum Darurat

Pakai " wifi desa"

Sekolah saya berada di Desa Kelapapati, Bengkalis, Riau. Siswa yang bersekolah di sekolah kami sebagian besar adalah mereka yang berdomisili di Desa Kelapapati berdasarkan sistem zonasi PBDB tahun 2019/2020 dan 2020/2021,” kata Wan Yusna, Kepala SMPN 4 Bengkalis.

Wan Yusna pun berinisiatif mendatangi Kantor Desa Kelapapati. Ia langsung bertemu Dasril Kepala Desa Kelapati yang ternyata pernah menjadi guru dan juga menjabat sebagai Kepala UPTD Dinas Pendidikan Kecamatan Bengkalis.

Keinginan Wan Yusna disambut baik. Pihak desa mau mendukung sekolah dalam melaksanakan PJJ.

Siswa SMPN 4 Bengkalis kemudian diberikan akses dan dapat memanfaatkan akses wifi desa untuk belajar. Bahkan disediakan aula balai desa untuk siswa belajar bila jaringan internet desa tidak bisa diakses dari rumah siswa.

Dukungan yang diberikan oleh Kepala Desa Kelapapati memberikan angin segar bagi siswa untuk bisa belajar di masa pandemi ini.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X