Prestasi di Tengah Pandemi, Siswa Indonesia Raih 4 Medali Olimpiade Kimia

Kompas.com - 01/08/2020, 11:23 WIB
Empat siswa Indonesia berhasil menorehkan prestasi di ajang 52nd International Chemistry Olympiad (Olimpiade Kimia Internasional ke-52) dengan meraih empat medali. DOK. PUSPRESNASEmpat siswa Indonesia berhasil menorehkan prestasi di ajang 52nd International Chemistry Olympiad (Olimpiade Kimia Internasional ke-52) dengan meraih empat medali.

KOMPAS.com - Kabar baik di tengah pandemi Covid-19 global, empat siswa Indonesia berhasil menorehkan prestasi di ajang "52nd International Chemistry Olympiad" (Olimpiade Kimia Internasional ke-52) dengan meraih empat medali.

Pada tahun ini sebanyak 235 siswa dari 60 negara terdaftar pada IChO 2020, terdapat 8 negara sebagai observer.

Pengumuman juara yang disampaikan panitia di Turki secara daring, 30 Juli 2020, pukul 20.00 wib, menegaskan Indonesia meraih 2 medali perak melalui Mark Susanto dari SMAK BPK Penabur 1 Jakarta dan Ivan Candra Gunawan dari SMAK Petra 2 Surabaya.

Baca juga: Memperkuat Merdeka Belajar dan Prestasi Siswa di Normal Baru Pendidikan

Sedangkan tambahan dua medali perunggu diraih melalui dua siswa, yaitu Rifqi Naufal Abdjul dari SMAN 81 Jakarta dan Steven William dari SMAK Petra 1 Surabaya.

Ini artinya, semua siswa yang mewakili Indonesia dalam Olimpiade Kimia Internasional semuanya berhasil meraih medali.

Awal prestasi dunia lainnya

 

Pusat Prestasi Nasional Kemendikbud turut memberikan dukungan saat pengumuman juara yang disampaikan panitia IoCH di Turki secara daring, 30 Juli 2020, pukul 20.00. DOK. PUSPRESNAS Pusat Prestasi Nasional Kemendikbud turut memberikan dukungan saat pengumuman juara yang disampaikan panitia IoCH di Turki secara daring, 30 Juli 2020, pukul 20.00.

Pelaksana Tugas Kepala Pusat Prestasi Nasional (Plt. Kapuspresnas), Asep Sukmayadi yang turut menyaksikan pengumuman pemenang secara daring menyampaikan optimismenya raihan ini merupakan pemantik dari prestasi dunia siswa Indonesia lain.

“Medali yang diraih siswa pada IChO tahun ini merupakan pencapaian prestasi tingkat internasional yang terkumpul pertama kali yang difasilitasi oleh Kemdikbud sejak Pusat Prestasi Nasional terbentuk," ujar Asep.

Asep melanjutkan, "semoga perolehan medali peserta didik yang berprestasi tingkat internasional di bidang lainnya dapat menyusul, seiring dengan bidang lomba lainnya pada agenda kompetisi tingkat internasional pada tahun ini.” terang Asep.

Baca juga: Pantik Prestasi di Tengah Pandemi, 4 Siswa Wakili Indonesia di Olimpiade Kimia Internasional

Prof. Arif Dasganmen, Ketua Panitia Akademik IChO 2020 menyampaikan, “Kami mencoba yang terbaik untuk melakukan di olimpiade secara on site, tetapi ini tidak mungkin karena pandemi Covid global. Sebenarnya, kami hampir siap untuk menyelenggarakan olimpiade sebenarnya dengan secara normal."

Ia melanjutkan, "kami tidak bisa mengabaikan situasi ini, dan kami memutuskan menyelenggarakan IChO secara online.”

Prof. Arif juga menyampaikan, “Chemistry for a Better Tomorrow" menjadi tema diusung Panitia IChO ke-52 dalam Olimpiade Kimia Internasional yang dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19.

Kegiatan olimpiade kimia tingkat internasional ini diharapkan menjadi wujud penjaringan talenta di bidang kimia, agar memberikan manfaat di masa depan.


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X